Biografi singkat Abdul Haris Nasution

Di Negara kita tentu banyak pahlawan salah satunya yaitu Abdul Haris Nasution nah kalian pasti tidak asing lagi dengan nama itu kan, taukah kalian tentang riwayat hidup atau biografi dari Abdul Haris Nasution! Nah kalu kalian belum tau saya akan memberikan informasinya secara singkat, selamat membaca yah!

Abdul Haris Nasution merupakan tokoh yang berjuang untuk mempertahankan keutuhan negara dan bangsa indonesia pada masa 1948-1965 tepat pada tanggal 3 Desember 1918 bertempat di hutan pungut, Kota Nopan, Tapanalu Selatan lahir seorang pahlawan indonesia yang bernama Abdul Haris Nasution

Beliau terlahir dari keluarga Batak muslim, ia adalah anak kedua dan juga merupakan putra tertua dalam keluarganya, ia di besarkan oleh ayah dan ibunya yang bernama H.A. Nasution dan ibunya yang bernama Zahra Lubis keluarga Nasution merupakan seorang petani yang menghasilkan kopi,tekstil,dan karet.

Abdul Haris Nasution menikah dengan sunanti putri dari Gondokusumo pada 30 mei 1947 dan di karunia 2 orang anak bernama Hendriyanti Saharah dan Ade Irma Suryani. Pada tahun 1932 ia tamat dari HIS, setelah itu ia di beri beasiswa untuk melanjutkan ke Hollands Inlandsche Kweek School di Bukittinggi. Pada tahun 1935 Nasution kemudian melanjutkan studinya di Bandung selama tiga tahun.

Pada tahun 1940 Nasution bergabung dengan corps yang di bentuk oleh Belanda yang bernama Corps Opleiding Reserve Offocieren(CORO), lalu setelah kemerdekaan Nasution bergabung dengan TKR. Sejak itulah banyak posisi  Di emban Nasution seperti kepala staf Komandemen TKR Jawa Bara, Komando Divisi lll, Panglima Divisi Siliwangi, wakil Panglima Besar Angkatan perang, Panglima tentara dan Teritorial Djawa. Nasution merupakan salah satu dari sasaran peristiwa G-30-S/PKI, tetapi beliau berhasil meloloskan diri dalam peristiwa itu, tetapi anaknya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya Lettu Pierre Tendean menjadi korban.

Pada masa order baru Nasution pernah menjabat sebagai ketua MPRS, pada waktu memasuki usia pensiun tahun 1972, pangkat beliau naik menjadi Jenderal Besar TNI. Nasution meninggal pada tanggal 5 September 2000 dan di makamkan di tanah makam pahlawan Kalibata, Jakarta. Oleh pemerintah Nasution di anugrahi gelar Pahlawan Nasional melalui SK Presiden No.073/TK/2002. Demikianlah informasi tentang Biografi atau Riwayat hidup dari Abdul Haris Nasution Semoga bermanfaat bagi siapapun yang membaca artikel ini.

Join The Discussion

loading...