Ciri-ciri Hormon pada manusia

Hormon adalah getah yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang bekerja menggiatkan/merangsang aktivitas metabolisme dalam tubuh. Kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu karena hormon yang dihasilkan tidak dialirkan melalui suatu saluran tetapi langsung masuk kedalam pembuluh darah.

Hormon dari kelenjar endokrin mengikuti peredaran darah ke seluruh organ tertentu. Semua hormon mengadakan kontak dengan semua jaringan dala tubuh. Namun hanya sel atau jaringan yang mengandung reseptor yang spesifik terhadap hormon tertentu yang terpengaruhi hormon tersebut. Hormon mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Diproduksi dan diekskresikan oleh kelenjar endokrin ke dalam darah dalam jumlah sangat sedikit.
  2. Diangkut oleh darah menuju ke sel/jaringan target
  3. Mengadakan interaksi dengan resptor khusus yang terdapat dalam sel target.
  4. Mempunyai pengaruh mengaktifkan enzim khusus.
  5. Mempunyai pengaruh tidak hanya terhadap satu sel target, tetapi dapat juga mempengaruhi beberapa sel target yang berlainan.

Dilihat dari aktivitasnya, kelenjar endokrin dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu kelenjar yang bekerja sepanjang hayat, misalnya hormon yang memegang peranan pada metabolisme, kelenjar yang bekerjanya mulai saat tertentu, misalnya hormon kelamin dan kelenjar yang bekerja hanya sampai saat tertentu saja, misalnya kelenjar timus.

Kelenjar endokrin pada manusia meliputi kelenjar hipofisis, kelenjar gondok, kelenjar kacangan (timus), kelenjar anak gondok, kelenjar kelamin dan kelenjar pencernaan.

Loading...

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan hormon bagi tubuh.

  • membuat orang tumbuh atau berhenti tumbuh,
  • membuat orang merasa senang atau sedih,
  • mempercepat atau memperlambat metabolisme,
  • mulai pubertas,
  • mulai menopause,
  • mengatur naluri Anda, melakukan pertempuran, perkawinan, dan melarikan diri.

Berbagai kelenjar endokrin mensekresi hormon ke dalam darah, yang membawa mereka ke seluruh tubuh. Ketika hormon tiba di organ target atau jaringan menyebabkan tindakan tertentu akan berlangsung.

Hormon dapat dikelompokkan sesuai dengan fungsi yang mereka kontrol. Fungsi ini meliputi cara tubuh menggunakan makanan; pertumbuhan; seks dan reproduksi; pengaturan komposisi darah; reaksi tubuh untuk keadaan darurat; dan kontrol hormon sendiri.

Kebanyakan hormon manusia dapat dibagi menjadi dua kelompok sesuai dengan struktur kimianya – steroid dan hormon berbasis asam amino. Steroid, terdiri dari hormon seks dan hormon dari korteks adrenal. Kebanyakan hormon manusia lainnya mengandung beberapa bentuk asam amino, blok bangunan protein.

Struktur kimia hormon memungkinkan untuk menggabungkan dengan reseptor pada sel-sel target. Persatuan hormon dengan reseptor memicu perubahan dalam proses kimia sel. Perubahan ini, pada gilirannya, memodifikasi banyak ratusan kegiatan kimia sel, menyebabkan target untuk berperilaku dengan cara tertentu.

Loading...