Iman kepada hari akhir 

Iman kepada hari akhir adalah meyakini dan mempercayai dengan sepenuh hati bahwa seluruh alam semesta akan hancur dan allah merahasiakan waktunya kapan akan datangnya hari akhir itu.

Tanda tandanya adalah manusia sudah hilang akal dan tidak mempunyai rasa malu sama sekali, kesibukan urusan duniawi membuat melupakan allah swt, saling membu.nuh perbuatan jinah sangat merajarela, saling fitnah dan bermusuhan, datangnya yakjuj makjuj, munculnya dajal, lenyapnya al quran, turunnya nabi isa a.s, rusaknya kakbah.

Setelah terjadinya kehancuran alam semesta beserta isinya manusia dan makhluk lainnya sudah mati akan tetapi mereka akan dibangkitkan kembali di akhirat kelak.Hidup didunia untuk sementara tapi hidup di akhirat itu kekal perbanyaklah alam disunia sebelum menjelang hari akhir allah akan membalas makhluknya jika perbuatannya didunianya untuk beribadah dan beramal maka allah akan membalasnya dengan dimasukan ke surga tapi jika sebaliknya akan di masukan ke dalam nereka.

Alam barzakh yaitu batasan antara dunia dan akhirat,manusia akan merasakan balasan atas apa yang perbuat selama di dunia yang akan di pertanggung jawabkan adalah amal baik dan amal buruk manusia apakah akan mendapatkan balasan siksa kubur atau kenikmatan di alam kubur.

Yaumulbaas adalah hari kebangkitan yaitu manusia yang akan di bangkitkan untuk di minta pertanyaan dan pertanggung jawaban atas perbuatannya.

Yaumulmahsyar adalah hari berkumpulnya di padang mahsyar setelah di bangkitkan di alam kubur.

Kiamat di bagi menjadi dua bagian yaitu:

Loading...

Kiamat kubra adalah kiamat besar yang contohnya adalah kehancuran alam semeata beaerta isinya

Sedangkan kiamat sugra adalah kiamat kecil yang contohnya kematian seseorang dan gempa bumi atau bencana alam.

Amal baik dan buruknya amal manusia akan dimintakan pertanggung jawabannya sama allah swt sekecil kecilnya amal baik pasti allah akan membalasnya dan sekecil kecilnya amal buruk yang di perbuat manusia pasti allahpun akan membalasnya.

Hikmahnya supaya manusia dapat memahaminya dan menyadari bahwa hidup di dunia itu sementara tidak seperti hidup di akhirat akan abadi di dunia cuma merasakan kenikmatan yang sementara sesudahnya dirasakan lalu hilang sekejap tapi kenikmatan yang akan abadi itu akan di rasakan di akhirat nanti itu juga kalau ditempatkan di surganya allah pasti akan  merasakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *