Karakteristik pranata agama dan fungsinya

Pranata agama diartikan sebagai suatu sistem keyakinan yang penting bagi masyarakat yang telah dirumuskan dan diikuti atau dianut secara luas, serta dipandang sebagai hal yang perlu untuk melakukan sesuatu yang dianggap benar. Sebagai sebuah pranata dalam ke hidupan, pranata agama memiliki karakteristik sebagai berikut.

1) Kepercayaan, setiap agama pasti me miliki keyakinan atau kepercayaan terhadap sesuatu, misalnya kepercayan ter hadap sang Pencipta. Umat Islam menganggap Tuhannya adalah Allah swt. Sementara, sebutan bagi Tuhan oleh umat-umat yang lain pun masih banyak.

2) Simbol agama, pada kehidupan beragama sering sekali terdapat hal yang mudah diidentifikasi, sehingga kita bisa mengenal dan menyimpulkan seseorang atau kelompok terhadap agama tertentu.

Misalnya, seorang wanita berjilbab sudah barang tentu dia beragama Islam, jika dilihat dari penampilan. Selain penampilan, ada pula benda atau perilaku yang menjadi simbol keagamaan.

3) Praktik keagamaan, komunitas umat beragama pasti menjalan kan praktik sesuai dengan keyakinan dan peraturan pada agama tertentu. Dengan praktik keagamaan tersebut, setiap orang yang memeluk agama akan merasa lebih yakin dan tangguh terhadap agama yang dianutnya. Paling tidak cara ini bertujuan untuk menghormati sang Pencipta (sembah Hyang), atau dengan kata lain dikenal dengan ibadah. Sebagai contoh, umat Islam melakukan salat, puasa Ramadan, dan umat Kristiani melakukan kebaktian.

4) Umat beragama, setiap agama akan berkembang karena ada pengikutnya. Ketika sekelompok orang menganut sistem keyakinan yang sama, mereka akan memiliki rasa kebersamaan yang tinggi, sehingga tergabung pada sebuah kelompok yang dinamakan dengan umat.

Loading...

Atau istilah kelompok umat beragama ini sering juga disebut dengan jemaah. Dalam satu sistem keyakinan pun terkadang terdapat beberapa kelompok jemaah sesuai dengan organisasi keagamaan yang mereka yakini. Sebenarnya keyakinan mereka sama, tetapi diikuti oleh umat yang berbeda-beda. Contoh pada umat Islam dikenal dengan istilah majelis taklim, atau dalam agama lain seperti Kristen ada keanggotaan bagi suatu gereja tertentu, begitu juga umat-umat beragama yang lainnya.

5) Pengalaman keagamaan, tindakan yang dianggap benar me nurut ke yakinan agamanya dinamakan pengalaman keagamaan, sehingga seseorang akan me rasa ibadahnya sempurna ke tika melewatkan pengalaman tersebut.

Ada beberapa fungsi yang dominan dalam pranata agama, terutama dalam mengatur kehidupan umatnya: membantu pencarian identitas moral dan spiritual; memberikan penafsiran untuk menjelaskan keberadaan manusia dan yang menciptakannya; meningkatkan kehidupan sosial yang harmonis; memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhan; dan memberi contoh pola perilaku yang ajek pada tatanan kehidupan yang layak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *