Macam-Macam Sensus Penduduk

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang banyak. Indonesia bahkan masuk ke dalam lima besar negara dengan jumlah penduduk yang banyak. Informasi akan banyaknya jumlah penduduk yang dimiliki oleh suatu negara dapat dilakukan dengan sensus penduduk. Hasil sensus tersebut nantinya digunakan dalam mendata penduduk yang menetap pada suatu wilayah.

Sensus penduduk di Indonesia sendiri dilakukan setiap 10 tahun. Hingga tahun 2006, Indonesia telah melakukan sensus penduduk sebanyak 6 kali. Sensus penduduk sendiri merupakan proses mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menyajikan data penduduk yang terdiri dari demografi, lingkungan hidup dan keadaan sosial ekonomi warga.

Sensus penduduk sendiri memiliki ruang lingkup yang cukup besar. Umur penduduk menjadi salah satu ruang lingkup yang ada di dalam kegiatan sensus penduduk. Di dalam melaksanakan sensus penduduk, ada 2 jenis sensus penduduk yang dibagi berdasarkan dengan cara dalam melaksanakan sensus, diantaranya:

1. Sensus de jure

Sensus de jure merupakan kegiatan mendata penduduk yang bermukim di suatu wilayah berdasarkan dengan data yang tertera pada KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Penduduk yang didata harus benar-benar tinggal pada lokasi yang tertera pada KTP.

Loading...

2. Sensus de facto

Berbeda dengan sensus de jure yang harus sesuai dengan data di KTP, sensus de facto dilakukan secara acak. Setiap orang yang dilihat oleh petugas sensus, merupakan pihak yang akan didata tanpa harus mencakup data yang sesuai dengan KTP yang dimiliki oleh penduduk tersebut.

Sensus penduduk tidak hanya dibagi menjadi 2 jenis saja yang sesuai dengan cara dalam melaksanakan sensus. Menurut metodenya, sensus dibagi menjadi dua jenis, yakni:

1. Metode canvasser

Dengan metode canvasser, sensus penduduk dilakukan ketika petugas secara langsung berkunjung ke rumah penduduk. Petugas nantinya akan memberikan beberapa pertanyaan untuk mendata penduduk yang disensus. Dengan metode ini, data yang didapat merupakan data yang valid. Meskipun begitu, untuk melaksakan metode ini, petugas membutuhkan waktu yang lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan metode sensus yang lainnya.

2. Metode householder

Metode ini dilakukan ketika penduduk mengisi data secara mandiri. Metode ini merupakan metode yang tidak membutuhkan banyak waktu.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *