Manfaat Bilberry Bagi Kesehatan

Bilberry, atau Vaccinium myrtillus (Latin), adalah blue berry kecil yang telah digunakan sebagai obat selama ratusan tahun. Seperti kerabat dekat mereka, blueberry dan cranberry, bilberry memiliki kualitas anti-inflamasi dan antioksidan kuat.

Bilberry secara tradisional telah digunakan untuk mengobati diare, varises, radang selaput lendir, dan pengerasan arteri (aterosklerosis). serta telah terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan mata.

Bilberry mengandung flavonoid yang disebut anthocyanosides, yang sebagian besar ditemukan dalam buah-buahan berkulit gelap, dan bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh. Anthocyanosides ini dianggap efektif dalam mengobati gangguan mata seperti degenerasi makula, retinopati diabetes, dan katarak. Dalam satu penelitian di Italia, kombinasi ekstrak bilberry dan vitamin E menghentikan perkembangan katarak di 97 persen dari peserta penelitian.

Di Eropa, ekstrak bilberry disebut Vaccinium myrtillus anthocyanoside (VMA) adalah pengobatan populer untuk insufisiensi vena kronis, sebuah kondisi yang ditandai dengan bengkak, varises, nyeri, gatal, dan borok kulit di kaki. Bilberry juga terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk penyakit Raynaud, suatu kondisi yang menyebabkan mati rasa dan rasa sakit di kaki bagian luar (jari, jari kaki, hidung) setelah terkena dingin. sifat anti-inflamasi dari bilberry membantu mengurangi stres pada kapiler, dan rileks pembuluh darah kecil, yang membantu menjaga darah mengalir ke seluruh bagian tubuh. Karena bilberry memperkuat kapiler, juga digunakan untuk mencegah memar.

Bilberry meningkatkan sirkulasi yang baik dan memperkuat dinding arteri, dengan demikian dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk aterosklerosis, suatu kondisi di mana plak terbentuk di dinding arteri dan menghambat aliran darah yang mengandung oksigen ke jantung. Sifat anti-inflamasi Bilberry juga bekerja untuk mengurangi peradangan secara keseluruhan, termasuk radang gusi, yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung.

Bilberry telah lama digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan. Selama abad ke-16 masyarakat Inggris, mengkonsumsi bilberry dicampur dengan madu adalah obat populer untuk diare. juga dimerekomendasikan bilberry untuk pengobatan luka mulut. bilberry dianggap memiliki kualitas antiseptik yang kuat, dan penelitian awal menunjukkan bahwa hal itu mungkin merupakan pengobatan yang efektif untuk tukak lambung juga. Bilberry juga telah digunakan secara tradisional dalam pengobatan diabetes, penyakit pay udara fibrokistik, dan nyeri haid.

Bilberry tersedia dalam tincture dan kapsul. setiap 80-160 miligram ekstrak kapsul standar untuk 25 persen anthocyanidin, diminum tiga kali per hari, adalah dosis yang biasa. Anda juga dapat makan bilberry segar atau kering.

Loading...

Bilberry dapat menyebabkan gangguan pencernaan, pusing, atau sakit kepala, namun kasus seperti itu jarang terjadi. Juga, orang yang memakai obat-obatan atau jamu untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan gula darah, penyebab diare, atau mengencerkan darah, harus hati-hati dalam mengkonsumsi bilberry karena bisa meningkatkan efek dari herbal dan obat-obatan ini.

Loading...