Pengertian Adaptasi dalam biologi

Suatu adaptasi biologis adalah setiap karakteristik (morfologi atau anatomi), fisiologis, atau perilaku struktural dari suatu organisme atau kelompok organisme (seperti spesies) yang membuatnya lebih cocok dalam lingkungannya dan akibatnya meningkatkan peluangnya untuk bertahan hidup dan keberhasilan reproduksi.

Karena variabilitas individu proses adaptasi ini akan lebih atau kurang berhasil. Beberapa adaptasi dapat meningkatkan keberhasilan reproduksi dari populasi, tetapi tidak untuk individu tertentu.

  • Organisme yang beradaptasi dengan lingkungan mereka mampu:
  • makanan yang aman, air, dan nutrisi
  • memperoleh udara, kehangatan, dan ruang
  • mengatasi kondisi fisik seperti suhu, cahaya, dan panas
  • mempertahankan diri dari musuh alami mereka
  • mereproduksi dan keturunan belakang
  • merespon perubahan di sekitar mereka

Adaptasi terjadi sebagai respons terhadap perubahan lingkungan, gaya hidup, atau hubungan dengan organisme lain. Dinamika lingkungan, terjadi pergeseran habitat baik secara sukarela atau dipaksa , dan aktivitas manusia dapat menempatkan organisme dalam sebuah niche yang baru atau dalam tekanan atau tekanan lingkungan. Dalam keadaan seperti itu, organisme memerlukan karakteristik yang sesuai dengan situasi baru.

Organisme yang tidak sesuai beradaptasi dengan lingkungan mereka akan baik harus keluar dari habitat atau mati. Istilah mati dalam konteks adaptasi berarti bahwa tingkat kematian di seluruh populasi spesies melebihi angka kelahiran untuk jangka waktu cukup lama bagi spesies yang menghilang.

Loading...

Meskipun adaptasi menyediakan tujuan untuk individu organisme-hidup, reproduksi, berkembang, pemeliharaan-karakteristik yang sama memberikan keragaman dan menambah daya tarik pada manusia yang mencari kenikmatan dari alam. Selain itu, ketika adaptasi sering dipandang sebagai satu set statis karakteristik yang cocok, pada kenyataannya proses perkembangan adaptasi adalah proses yang dinamis. Seleksi alam pada tingkat evolusi mikro dan desain untuk perubahan makroevolusi, menjelaskan  bahwa adaptasi baru diperlukan ketika organisme menghadapi lingkungan baru, dan yang telah muncul selama jutaan tahun lalu.

Ada perbedaan besar antara adaptasi dan aklimatisasi atau aklimatisasi. Proses perkembangan adaptasi terjadi selama beberapa generasi, yang merupakan fenomena populasi yang melibatkan genetika dan umumnya merupakan proses yang lambat. Aklimatisasi atau aklimatisasi, di sisi lain, umumnya terjadi dalam seumur hidup tunggal atau langsung dan berhubungan dengan isu-isu yang kurang mengancam. Sebagai contoh, jika seorang manusia adalah untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi, respirasi dan aktivitas fisik akan menjadi masalah.

Namun, setelah menghabiskan beberapa waktu di bawah kondisi tempat yang tinggi, seseorang dapat menyesuaikan diri dengan tekanan yang berkurang, fisiologi seseorang dapat berfungsi secara normal, dan perubahan tidak akan lagi mempengaruhi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *