Pengertian epithalamus

Otak manusia terdiri dari empat wilayah utama: batang otak, otak kecil, diencephalon, dan otak besar. Terletak di dekat pusat otak, diecephalon yang terdiri dari hipotalamus, thalamus, dan epithalamus.

Dari tiga bagian yang membentuk diecephalon tersebut, epithalamus adalah bagian dorsal, atau terjauh ke belakang. Dari segi fungsi, epithalamus bertanggung jawab untuk menghubungkan sistem limbic ke seluruh otak, serta mengatur hormon yang disekresikan oleh kelenjar pineal.

Coba kita lihat bagian sisi otak manusia, epithalamus terletak tepat di atas medulla oblongata dan kelenjar pituitari. Mengikuti jalan sumsum tulang belakang ke dalam tengkorak, kabel transisi ke otak melalui medulla oblongata, berakhir di bagian bawah otak tengah.

Tepat di atas dan beberapa sentimeter ke depan, terletak kelenjar pituitari pada sumbu horisontal dengan mata dan telinga. Meluas diatas medulla oblongata dan kelenjar hipofisis adalah epithalamus dan komponen terkait.

Struktur bagian dalam epithalamus ini termasuk habenula, medularis stria dan badan pineal atau kelenjar pineal. Para peneliti tidak sepenuhnya memahami semua fungsi dari berbagai struktur dalam epithalamus, meskipun beberapa fungsi telah jelas. Sebagai contoh, para peneliti mengetahui bahwa kelenjar pineal, terletak di belakang epithalamus tersebut, bertanggung jawab untuk mengatur ritme sirkadian. Melatonin, hormon yang bertanggung jawab untuk mengantuk, disekresikan oleh kelenjar pineal pada manusia dan mamalia untuk menginduksi siklus tidur normal.

Dikenal sebagai “mata ketiga,” badan pineal juga berpartisipasi dalam fungsi tubuh lainnya. Tidak lebih besar dari sebutir beras, produksi melatonin oleh kelenjar pineal yang kecil juga menghambat perkembangan generatif pada manusia dan hewan sampai remaja. Emosi dan jalur motorik tertentu juga dipengaruhi, karena untuk menutup kesamaan antara melatonin dan serotonin.

Sebelah kelenjar pineal adalah habenula, juga dikenal sebagai inti habenular. Para ilmuwan percaya bahwa habenula yang terlibat dalam mengatur asupan tubuh nutrisi dan air. Selain itu, penelitian menunjukkan habenula mengandung affarent, atau masukan sensorik, serat yang menghubungkan medularis stria dengan bagian lain dari otak yang terlibat dalam serotonin, dopamin, dan norepinefrin rilis.

Menjorok mundur menuju inti habenular adalah medularis stria thalamus. Sedikit yang diketahui tentang medularis stria, selain itu adalah bundel eferen, atau output sensorik, serabut saraf terstruktur untuk membentuk punggungan antara thalamus dan epithalamus tersebut.

Pengertian epithalamus

Beberapa database anatomi menulis medularis stria sebagai bagian dari thalamus, sementara yang lain menyebut sebagai bagian dari epithalamus tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *