Pengertian Kotiledon dan Fungsinya

Apakah Anda tahu bahwa benih tanaman terbuat dari beberapa bagian? Dalam artikel ini kita akan mempelajari kotiledon benih untuk memperoleh pemahaman tentang apa itu mereka dan bagaimana mereka berfungsi untuk tanaman baru.

Pengertian kotiledon

Kotiledon adalah bagian dari embrio dalam biji tanaman. Seringkali ketika benih berkecambah atau mulai tumbuh, kotiledon dapat menjadi daun yang pertama dari benih. Ahli botani menggunakan jumlah kotiledon yang ada dalam benih dari tanaman sebagai sarana klasifikasi. Benih yang hanya memiliki satu kotiledon dikenal sebagai monokotil, sedangkan tanaman dengan dua kotiledon dikenal sebagai dikotil. Kotiledon terbentuk selama proses embriogenesis bersama dengan akar dan tunas tanaman sebelum perkecambahan.

Fungsi dan Jenis kotiledon

Pada tumbuhan dikotil kotiledon merupakan fotosintetik dan berfungsi seperti daun. Kotiledon adalah bagian pertama dari tanaman yang akan muncul terbentuk dalam tanah. Beberapa kotiledon hanya hari terakhir setelah tumbuh dari tanah dan memberikan jalan bagi pertumbuhan tanaman lain sementara beberapa kotiledon dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Kotiledon penting untuk tumbuhan baru mulai tumbuh karena mengandung cadangan makanan yang tersimpan dari biji untuk memberikan tumbuhan semburan awal energi untuk tumbuh.

Ahli botani biasanya mengklasifikasikan kotiledon sebagai epigeal atau hipogeal. Kotiledon epigeal berkembang setelah perkecambahan benih, naik di atas tanah dan menjadi fotosintetik. Kotiledon Hipogeal tetap di bawah tanah setelah mereka muncul dari benih dan tidak menjadi fotosintetik. Kotiledon Hipogeal biasanya berfungsi sebagai organ penyimpanan makanan, memberikan makanan bagi tanaman tumbuh.

Kotiledon rumput yang sedikit berbeda. Mereka adalah daun yang sangat dimodifikasi dengan dua bagian yang dikenal sebagai scutellum dan koleoptil. Scutellum adalah jaringan di dalam benih yang khusus untuk menyerap makanan yang tersimpan dari endosperma. Koleoptil berfungsi sebagai topi pelindung yang menutupi bagian yang akan menjadi batang dan daun tanaman.

Gymnosperma merupakan tanaman tidak berbunga. Gymnosperma diketahui memiliki 2-24 kotiledon di tempat yang membentuk pusaran di atas batang embrio benih.

Fungsi kotiledon sebagai bagian pertama yang muncul dari benih dan memberikan jalan bagi pertumbuhan tambahan terlepas dari jenis tanaman.

Ringkasan kotiledon

Kotiledon adalah bagian pertama dari tanaman muncul dari benih. Mereka terbentuk di dalam benih bersama dengan endosperma. Ahli botani mengelompokkan tanaman berdasarkan jumlah kotiledon yang mereka miliki. Kotiledon berfungsi untuk memberikan pertumbuhan awal untuk tanaman tersebut dan sebagai sumber energi. Beberapa kotiledon berakhir selama bertahun-tahun sementara yang lain mati dengan segera.

Loading...

5 thoughts on “Pengertian Kotiledon dan Fungsinya

  1. Bagaimana perkecambahan biji dapat menembus kulit pada kumit yang keras

  2. apakah pengertian kotiledon bisa disederhanakan dengan"biji" saja untuk anak SD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *