Pengertian Mikrosefalus

Apa itu mikrosefalus? Apa ada yang sudah mengenalnya? Apa mikrosefalus itu termasuk sebuah penyakit yang bisa menyerang tubuh manusia? Mungkin bagi sebagian orang mikrosefalus masih asing didengar di telinga. Namun, mikrosefalus wajib diwaspadai oleh semua orang termasuk bayi. Mari kita pelajari bersama dengan mengulas pengertian, penyebabnya, pencegahan dan cara mengatasi penyakit mikrosefalus.

Pada dasarnya mikrosefalus bukanlah sebuah penyakit yang bisa menyerang manusia dewasa secara mudah. Mikrosefalus termasuk kelainan yang biasa menyerang bayi sejak dilahirkan di dunia. Kelainan mikrosefalus ditandai dengan ukuran kepala yang lebih kecil dibanding milik orang normal. Berarti, seseorang yang menderita kelainan mikrosefalus pasti volume otak lebih kecil di bawah rata-rata pada umumnya.

Bayi yang menderita kelainan mikrosefalus dapat diidentifikasi dengan cara membandingkan ukuran kepala bayi tersebut dengan bayi normal yang sesuai jenis kelamin dan umurnya. Biasanya kelainan mikrosefalus yang diderita oleh bayi sering terjadi sejak masih dalam kandungan. Lalu apa penyebab seorang bayi dapat menderita kelainan mikrosefalus?

Penyebab Kelainan Mikrosefalus

Kelainan mikrosefalus itu dapat menyerang seorang bayi apabila terjadi kegagalan pertumbuhan otak dengan kecepatan normal saat di dalam kandungan. Kegagalan pertumbuhan otak tersebut juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor penyakit maupun infeksi yang dialami oleh bayi saat di dalam kandungan. Beberapa infeksi yang dapat menyerang kinerja pertumbuhan otak sang bayi, ialah meningitis dan meningoensefalitis.

Selain itu, kelainan mikrosefalus juga bisa disebabkan oleh DNA maupun faktor genetik. Penyebab DNA bisa berupa keracunan darah oleh sang janin akibat darah tersebut ikut terserap dan merusak tumbuh kembang sang bayi di dalam rahim. Sedangkan, faktor genetik bisa berasal dari orang tua yang salah satu keluarganya memiliki riwayat berbagai kelainan saraf dan otak.

Kelainan mikrosefalus ini tidak dapat disembuhkan secara total. Seorang bayi yang sudah terlanjur menderita kelainan mikrosefalus hanya dapat dibantu untuk mengaktifkan petumbuhan tubuh maupun sel-sel otak dengan mengikuti beberapa terapi khusus. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semua orang yang sedang membutuhkan informasi terkait mikrosefalus. Selamat membaca!

Loading...
Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *