Penjelasan Pengertian teori dentuman besar (big bang)

Teori Big Bang adalah penjelasan terkemuka tentang bagaimana alam semesta dimulai. Secara sederhana, teori ini berbicara tentang awal alam semesta tempat diam kita sekarang dengan singularitas kecil, kemudian mengembang selama 13,8 miliar tahun sampai seperti kosmos yang kita kenal sekarang.

Karena peralatan saat ini tidak memungkinkan para astronom untuk mengintip kembali saat kelahiran alam semesta, banyak dari apa yang kita mengerti tentang teori Big Bang berasal dari teori dan matematika. Para astronom bisa, melihat ekspansi alam semesta melalui sebuah fenomena yang dikenal sebagai latar belakang gelombang mikro kosmik.

Teori Big Bang dikembangkan berdasarkan pengamatan pada struktur alam semesta beserta pertimbangan teoritisnya Pada tahun 1912, Vesto Slipher berhasil mengukur geseran Doppler “nebula spiral” . Sepuluh tahun kemudian, Alexander Friedmann, seorang kosmologis dan matematikawan rusia, menurunkan persamaan Friedmann dari persamaan relativitas umum Albert Einstein.

Pada tahun 1924, pengukuran Edwin Hubble akan jarak nebula spiral terdekat menunjukkan bahwa ia sebenarnya merupakan galaksi lain. Georges LemaƮtre kemudian secara independen menurunkan persamaan Friedmann pada tahun 1927 dan mengajukan bahwa resesi nebula yang disiratkan oleh persamaan tersebut diakibatkan oleh alam semesta yang mengembang.

Pada tahun 1931 LemaĆ®tre lebih jauh lagi mengajukan bahwa pengembangan alam semesta seiring dengan berjalannya waktu memerlukan syarat bahwa alam semesta mengerut seiring berbaliknya waktu sampai pada suatu titik di mana seluruh massa alam semesta berpusat pada satu titik, yaitu “atom purba” di mana waktu dan ruang bermula. Mulai dari tahun 1924, Hubble mengembangkan sederet indikator jarak yang merupakancikal bakal tangga jarak kosmis menggunakan teleskop Hooker 100-inci (2.500 mm)di Observatorium Mount Wilson.

Loading...

Hal ini mengijinkannya memperkirakan jarak galaksi-galaksi yang geseran merahnya telah diukur. Pada tahun 1929, Hubble menemukankorealsi antara jarak dan kecepatan resesi, yang sekarang dikenal sebagai hukumHubble.Teori Big Bang dalam perspektif ilmu kimia yaitu tentang pertama kalinya atom hidrogen dan helium dihasilkan kira-kira sekitar 15 juta tahun yang lalu.

umur alam semesta
Petaradiasi latar belakang sisa dari Big Bang tahun 2013, yang diambil oleh ESA Planck pesawat ruang angkasa, menangkap cahaya tertua di alam semesta. Informasi ini membantu para astronom menentukan umur alam semesta.

Dengan terbentuknya elemen-elemen tersebut menyebabkan tidak terdapat elektron bebas yang tersisa dan memancarkan foton cahaya sehingga jagat raya ini bersifattransparan terhadap radiasi yang saat ini kita amati sebagai landasan kosmis. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *