5 Penyebab runtuhnya kerajaan majapahit

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan indianisasi terakhir di Indonesia; yang berbasis di Jawa Timur, itu berdiri antara abad 13 dan 16. Pendiri kekaisaran majapahit adalah Wijaya, seorang pangeran dari Singhasari, yang melarikan diri ketika Jayakatwang, penguasa Kediri, mengambil alih istana. Di tahun 1292 tentara Mongol datang ke Jawa untuk membalas penghinaan terhadap kaisar Cina, Kubilai Khan, oleh Kertanegara, raja Singhasari, yang telah digantikan oleh Jayakatwang. Wijaya berkolaborasi dengan pasukan Mongol mengalahkan Jayakatwang; Wijaya kemudian berbalik melawan Mongol dan mengusir mereka dari Jawa.

Faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha secara umum sebagai berikut.

Tidak adanya pembentukan pimpinan yang baru (kaderisasi), seperti yang terajdi pada masa Kerajaan Majapahit. Gajah Mada sebagai Patih Amangkubhumi memegang segala jabatan yang penting, ia tidak memberi kesempatan kepada generasi penerus untuk tampil, sehingga setelah meninggal Gajah Mada tidak ada penggantinya yang cakap dan berpengalaman.

Kelemahan pemerintahan pusat sebagai akibat berlangsungnya perang saudara seperti Perang Paregregyang justru melemahkan kekuasaan kerajaan seperti Bre Wirabhumi dengan Wikrama Wardhana.

Terdesaknya kerajaan sebagai akibat munculnya kerajaan yang lebih besar dan kuat. Contohnya kerajaan Majapahit diserang kerajaan Demak.

Berlangsungnya perang saudara seperti Perang Paregreg  yang justru melemahkan kekuasaan kerajaan seperti Bre Wirabumi dengan Wikrama Wardhana.

Banyaknya daerah yang melepaskan diri akibat lemahnya pengawasan pemerintahan pusat dan kerajaan-kerajaan bawahanya membuat kerajaan yang merdeka serta tidak terikat lagi oleh pemerintahan pusat

Kemunduran ekonomi dan perdagangan.

Masyarakat mulai tertarik dengan agama Islam yang disebarkan dari Malaka, Gresik dan Tuban.

Kerajaan Majapahit Runtuh pada tahun 1500 Masehi. Faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Kerajaan Majapahit adalah sebagai berikut:

  1. Tidak ada pembentukan pimpinan baru (tidak ada kaderisasi).
  2. Gajah Mada sebagai Patih Amangkubumi memegang segala jabatan yang penting. Ia tidak memberi kesempatan generasi penerus untuk tampil, sehingga setelah meninggalnya Gajah Mada tidak ada penggantinya yang cakap dan berpengalaman.
  3. Perang saudara melemahkan kekuatan. Perang Paregreg menimbulkan malapetaka bagi rakyat dan kaum bangsawan, sehingga melemahkan kekuatan dan tidak ada persatuan. Daerah-daerah melepaskan diri, karena pemerintaahan pusat Kerajaan Majapahit Iemah dan kacau, para adipati di Jawa dan kerajaan-kerajaan di luar Jawa melepaskan diri5 Penyebab runtuhnya kerajaan majapahit
  4. Kelemahan pemerintahan pusat akibat perang saudara mengakibatkan kemunduran ekonomi Majapahit. Perdagangan di Kepulauan Nusantara diambil alih oleh pedagang-pedangan Melayu dan Islam.
  5. Masuk dan tersiarnya agama Islam. Adipati dan daerah pesisir pantai daerah pedalaman yang beragama Islam merasa tidak terikat oleh kekuasaari Kerajaan Majapahit, sehingga mereka tidak taat dan setia kepada penguasa yang beragama Hindu.

One Response

  1. tips cara 24/09/2016

Join The Discussion

loading...