Perbedaan Proyeksi Peta Konformal dan Ekuivalensi

Dua faktor penting dari proyeksi peta yaitu menggambarkan bentuk yang akurat dan menggambarkan ukuran skala yang akurat sesuai dengan bentuk aslinya. Proyeksi diartikan sebagai metoda/cara dalam usaha mendapatkan bentuk ubahan dari dimensi tertentu menjadi bentuk dimensi yang sistematik. Berikut adalah dua proyeksi peta

  1. Proyeksi Konform artinya bentuk-bentuk atau sudut-sudut pada peta dipertahankan sama dengan bentuk aslinya.
  2. Proyeksi Ekuivalen adalah luas daerah dipertahankan sama, artinya luas di atas peta sama dengan luas di atas muka bumi setelah dikalikan skala.

Perbedaan antara Peta Konformal dengan Peta Ekuivalensi (Peta Setara)

Sebuah peta yang menggambarkan bentuk akurat disebut peta konformal. Peta konformal berguna bahwa peta membantu kepada kita memahami bentuk sebenarnya dari item pada peta. Namun, peta ini memiliki banyak kelemahan. Sebuah peta konformal cenderung untuk mendapatkan cukup menyimpang, terutama ke arah atas dan bawah dari peta. Ini menciptakan masalah dengan skala. Skala mungkin akurat dekat khatulistiwa, tetapi lebih satu perjalanan membentuk khatulistiwa, skala yang menjadi kurang akurat.

Sebuah peta yang menggambarkan ukuran akurat disebut sebagai peta setara. Peta Setara (Ekuvalensi) sangat berguna. Mereka secara akurat menunjukkan ukuran objek pada peta. Ini berarti bahwa tidak peduli apa bagian dari peta kita kaji, skala akan tetap akurat. Namun, peta setara juga memiliki kelemahan. Terutama bentuk benda mengalami penyimpangan.

Banyak peta yang tidak sepenuhnya konformal atau seluruhnya setara. Dengan pencampuran kedua Konformal dan kesetaraan, kita dapat membuat peta yang menyeimbangkan peyimpangan antara  ukuran dan bentuk.

Loading...

Dengan demikian, beberapa proyeksi peta sepenuhnya konformal, sementara yang lain sepenuhnya setara. Tidak mungkin untuk peta untuk menjadi konformal dan setara. Namun, banyak peta adalah hibrida antara konformal dan setara.

Loading...