10 Ciri-ciri legenda dan perbedaan dengan mitos

Legenda adalah narasi populer tentang peristiwa fantastis, yang umumnya ditransmisikan oleh tradisi dari generasi ke generasi. Biasanya menyeimbangkan antara yang benar dan yang tidak nyata, dan inilah yang membuatnya populer dan menarik.

Seperti biasanya ditransmisikan secara lisan, legenda diubah dan dihiasi dengan berlalunya waktu, sehingga menjadi tidak mungkin untuk mengetahui asal-usul aslinya atau alasan sebenarnya akan berakhir, akhirnya, menjadi legenda.

Karakteristik legenda

Ada legenda yang sangat lokal; Dapat dikatakan bahwa setiap kota atau daerah memiliki legenda. Ada yang lain yang menjadi sangat populer sehingga mereka memperluas wilayah mereka, menjadi legenda regional, nasional, dan bahkan universal.

Menurut Kamus Akademi Kerajaan Spanyol, legenda juga disebut cerita berdasarkan fakta atau karakter nyata, tetapi dideformasi atau diperbesar oleh fantasi atau kekaguman. Seseorang yang sangat penting atau sangat dikagumi oleh masyarakat, dan kekaguman ini bertahan lama, juga dianggap sebagai legenda.

Mereka semua memiliki makna berbeda dari istilah tersebut, yang memiliki karakteristik kemegahan dan spektakuler. Ciri-ciri Legenda adalah:

1- Pahlawan

Tokoh-tokoh itu mungkin fiktif atau nyata, tetapi mereka sering kali memiliki ciri-ciri mengagumkan yang berlebihan yang meninggikan mereka dan mengangkatnya ke dalam kategori pahlawan sejati.

2- Aksi hebat

Legenda fokus pada karakter dan kebesaran tindakan mereka. Fitur ini memungkinkan seseorang untuk dengan mudah membedakan antara legenda dan cerita lainnya. Tindakan karakter biasanya sangat unik sehingga tidak dapat diulangi oleh orang lain di waktu atau tempat lain.

3- Ruang waktu

Ruang-waktu di mana cerita itu diungkapkan cukup diketahui, spesifik dan dapat ditemukan. Ini adalah waktu dan tempat yang tidak asing bagi anggota komunitas; Inilah yang membuat sejarah bisa dipercaya, diakui, dan karenanya populer.

4- Realitas cerita

Kisah-kisah yang menceritakan legenda itu nyata atau sebagian nyata di zaman kuno dan, dengan berlalunya waktu, dibawa dengan detail fiktif, atau membesar-besarkan kenyataan sampai ekstrem.

5- Fantasi

Narasi ini mencakup fakta supernatural, magis, atau fantastis, yang memberikan keraguan kepada yang paling skeptis dan mereka yang pada saat yang sama memberi warna kepahlawanan kepada para tokohnya.

6- Karakternya adalah manusia

Legenda adalah manusia yang relevan dalam momen sejarah karena tindakan, pikiran atau prestasi mereka. Ciri ini membedakannya dari mitos, yang merupakan narasi simbolis dan abadi yang dilakukan oleh dewa, dewi, atau karakter yang tidak nyata.

7- Kata dari mulut ke mulut

Penularannya adalah lisan, yaitu disampaikan melalui mulut ke mulut dan dari generasi ke generasi. Dalam beberapa kasus legenda menjadi sangat penting sehingga, setelah tradisi lisan yang panjang, mereka ditulis untuk menjamin validitas dan keabadiannya dalam waktu.

Dengan cara ini, legenda memperoleh nada yang lebih historis, tetapi karakteristik struktural mereka tidak bervariasi.

8- Legenda adalah bagian dari tradisi

Baik lisan maupun tulisan, legenda menjadi bagian dari budaya lokal, regional atau nasional, sesuai dengan tingkat kepentingan yang mereka peroleh, dan bercampur dengan realitas, adat istiadat dan keistimewaan tempat itu.

9- Menjelaskan Sejarah

Legenda berusaha menjelaskan fakta sejarah, momen penting atau elemen budaya untuk membuat dampak pada masyarakat dan menghasilkan sikap, perilaku atau kepercayaan tertentu.

10- Klasifikasi sesuai dengan tema dan asal

Mereka dibagi sesuai dengan tema atau asal. Untuk subjek mungkin: legenda hitam, yang menceritakan kisah-kisah negatif atau tidak menguntungkan; Legenda kekanak-kanakan, legenda teror atau escatológica dan legenda agama yang mencakup orang-orang suci, jiwa, hukuman bagi orang berdosa, ilmu hitam dan perjanjian dengan iblis.

Di dalam klasifikasi menurut asalnya adalah pedesaan, legenda lokal dan legenda Urban yang terkenal, Sebuah nama yang diberikan kepada cerita-cerita cerita rakyat kontemporer yang sering salah tetapi begitu luas dan terkenal sehingga mengaburkan garis tipis antara yang nyata dan yang tidak rasional.

Perbedaan antara mitos dan legenda

Saat ini sudah biasa mendengar mitos dan legenda sebagai sinonim. Meskipun keduanya memiliki beberapa kesamaan (misalnya, yang memadukan kenyataan dengan fantasi, menjelaskan fakta atau fenomena dan ditransmisikan secara lisan), ada beberapa ciri yang membedakannya. Perbedaan-perbedaan ini dapat diringkas sebagai berikut:

  1. Legenda memiliki dasar historis, sedangkan mitos didasarkan pada kepercayaan di luar waktu historis.
  2. Legenda terkait dengan komunitas yang memunculkannya. Mitos adalah pandangan dunia suatu budaya.
  3. Karakter legenda itu tipikal: mereka mewakili tipe pribadi manusia dan bukan makhluk supernatural sebagai dewa, dewi atau pahlawan.
  4. Dalam menjelaskan fakta sejarah, legenda berbeda dari mitos, karena yang terakhir menjelaskan prinsip dan tema yang lebih umum dan lebih luas (seperti yang baik dan jahat, hadiah dan hukuman, asal usul dunia, alam dan benda, dll.).
  5. Legenda berkembang di tempat dan waktu yang ditentukan dan diketahui, sementara mitos mengacu pada waktu yang jauh dan sakral, tidak tepat dan tidak terbatas yang sedikit atau tidak diketahui sama sekali.