15 Ciri Bakteri yang unik

Bakteri adalah mikroorganisme di bumi dengan fitur unik. Karakteristik eksternal dan internal bakteri agak berbeda dari organisme lain di bumi. Mereka bersifat prokariotik di alam yang berarti mereka adalah bentuk sel paling awal tanpa nukleus. Karakter-karakter ini membuatnya nampak abadi, ada dimana-mana dan juga sangat fleksibel.

Mereka berguna untuk alam, manusia, dan kehidupan di bumi, Meskipun beberapa dari mereka dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

1. Tidak ada nukleus

Tidak seperti sel eukariotik lainnya, sel bakteri adalah satu-satunya sel yang tidak memiliki nukleus yang menonjol di dalamnya. Ciri ini telah memaksa para ilmuwan untuk mempertimbangkan bakteri sebagai organisme primitif, yaitu, bentuk kehidupan paling awal di bumi.

2. Kehadiran dinding Sel:

Bakteri memiliki dinding sel yang berbeda dari sel lain yang memiliki dinding sel. Dindingnya terbuat dari zat yang berbeda seperti glikoprotein, lipopolisakarida dan lipoprotein.

3. Membran sel:

Ini hadir tepat di bawah dinding sel. Ini memiliki variasi kecil dengan membran sel tumbuhan dan hewan. Pada tumbuhan dan hewan, sebagian besar merupakan lipid tunggal atau ganda (bilayer). Tetapi bakteri terutama yang gram negatif memiliki membran ekstra, yaitu membran luar yang disebut periplasma yang terletak di bawah dinding sel tetapi di atas membran sel.

4. Pilli:

Ini adalah juluran kecil dan seperti tabung dari permukaan bakteri. Mereka adalah organel reproduksi generatif dan terlibat dalam pertukaran materi genetik sebagai bagian dari reproduksi antara dua bakteri.

5. Ketergantungan makanan:

Semua organisme dapat hidup dengan sumber dayanya sendiri atau sumber lainnya. Tetapi bakteri memiliki cara pengadaan makanan yang berbeda. Beberapa dari mereka mensintesis makanan mereka seperti tanaman dengan menggunakan sinar matahari. Sumber energi makanan lainnya berasal dari sumber kimia di sekitar mereka (chemotroph) – bakteri sulfur, bakteri hidrogen, bakteri besi, dll.

Beberapa dari mereka adalah parasit yang hidup pada tumbuhan dan hewan hidup. Mereka menyebabkan penyakit bagi tuan rumah. Banyak bakteri adalah saprofit yang artinya, mereka hidup pada benda mati dan membusuk. Sementara yang lainnya simbiotik. Mereka hidup dalam memberi dan menerima hubungan dengan hewan lain. Contoh: rhizobium pada akar, E-coli pada usus.

6. Respirasi:

Bakteri tidak memiliki mitokondria seperti sel hewan dan tumbuhan. Namun, mereka memperoleh energi dengan respirasi aerobik. Pada sel yang lebih tinggi, respirasi aerobik terjadi karena jalur glikolisis dan fosforilasi oksidatif di mitokondria. Menariknya, jalur serupa juga terjadi pada membran sel bakteri dan protoplasma untuk menghasilkan energi dari makanan dengan respirasi aerobik.

7. Reproduksi:

Sebagian besar organisme memiliki satu atau dua metode reproduksi. Tetapi bakteri memiliki banyak.

a) Reproduksi vegetatif : Sel bakteri mengalami untuk menghasilkan dua bakteri oleh fisi biner dan juga oleh endospora.

b) Reproduksi generatif : Ini juga dengan dua metode berbeda seperti transformasi, konjugasi, dan transduksi. Dalam transformasi, satu bakteri melepaskan untai DNA ke lingkungan. Bakteri lain mengambilnya dan memasukkannya ke dalam genomnya. Transduksi terjadi karena virus.

8. Pembentukan spora:

Ketika kondisi lingkungan sekitar keras, bakteri berubah menjadi bentuk spora keras. Spora ini sangat tahan terhadap panas, bahan kimia, dan kondisi kekeringan. Ketika kondisinya baik, spora ini pecah dan melepaskan bakteri.Ciri Bakteri

9. DNA Girase:

Girase adalah enzim yang terlibat dalam transkripsi DNA. Mereka memotong helai, menginduksi gulungan super negatif dan juga bergabung dengan ujung potong setelah proses. Pada Manusia dan mamalia lain, alih-alih DNA girase, ada DNA topoisomerase-II untuk fungsi serupa.

10. Ribosom:

Mesin pembuat protein memiliki ribosom 70S yang terdiri dari dua sub-unit sebagai 50S dan 30S. Sementara pada hewan dan tumbuhan lain, itu adalah ribosom 80S yang terdiri dari dua sub-unit 60S dan 40S.

11. Tidak adanya organel sel:

Organel sel lain seperti mitokondria, badan Golgi, retikulum endoplasma tidak ada dalam sel bakteri.

12. Kehadiran flagela:

Beberapa bakteri bersifat motil. Mereka, terutama jenis basil memiliki flagela. Ini adalah organ penggerak. Mereka adalah organ berserabut panjang yang berasal dari membran sel. Mereka diklasifikasikan berdasarkan jumlah dan pengaturan flagela pada sel.

13. Bentuk bakteri:

Bentuk bakteri sangat khas bagi mereka. Identifikasi bakteri juga mudah dilakukan dengan mengenali bentuk. Struktur bakteri ini memiliki bentuk tertentu seperti tongkat (basil), bulat (cocci), koma (kolera bact.), Spiral (spirochete), dalam banyak atau terisolasi, dll.

14. Distribusi kosmopolitan:

Bakteri adalah satu-satunya organisme yang menunjukkan distribusi kosmopolitan. Mereka hadir di udara, air, tanah, salju, dll. Mereka hadir di daerah suhu yang sangat dingin (minus derajat) dan juga daerah suhu sangat tinggi. Mereka dapat hidup di lingkungan yang asam (Helicobacter pyroli) dan bahkan lingkungan yang bersifat basa (bakteri besi).

15. Resistensi dan toleransi:

Beberapa bakteri sangat tahan terhadap situasi yang merugikan. Bahkan mereka mendapatkan toleransi terhadap bahan kimia keras dan hal-hal lain yang menghancurkan mereka. Karenanya penggunaan antibiotik tidak rasional. Ini telah menjadi begitu parah sehingga Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan maraknya prevalensi bakteri resisten yang dapat disembuhkan dengan obat yang tersedia saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *