3 Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional

Perjanjian Internasional merupakan suatu perjanjian yang dilakukan oleh beberapa subyek yang aktif dalam hukum internasional. Perjanjian ini tentu saja akan sangat terikat oleh hukum. Sehingga dalam pembuatannya pun harus dilakukan dengan benar. Beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan perjanjian Internasional adalah sebagai berikut :

1. Tahap Perundingan

Tahap perundingan ini merupakan tahapan awal yang harus dilakukan dalam pembuatan perjanjian internasional. Perundingan merupakan pembahasana yang dilakukan oleh beberapa orang yang terlibat dalam pembuatan perjanjian internasional. Biasanya, orang-orang yang melakukan perundingan ini adalah utusan atau wakil dari suatu negara. Sehingga, akan ada beberapa wakil negara yang berkumpul menjadi satu dan melakukan perundingan. Dalam tahap yang pertama ini biasanya dilakukan secara musyawarah. Maka, semua orang yang terlibat dalam perundingan berhak untuk mengeluarkan pendapatnya.

2. Tahap Penandatanganan

Ini adalah tahap kedua yang harus dilakukan. Setelah isi dari perjanjian sudah dibahas pada proses perundingan, maka akan dilakukan proses penandatangan. Namun, perjanjian yang akan ditanda tangani harus sudah sempurna. Isi dari perjanjian itu pun harus sesuai dengan pasal yang berlaku dan tidak boleh ada pelanggaran aturan yang berlaku di dunia Internasional. Biasanya, penandatangan dilakukan oleh wakil-wakil negara. Sehingga, ini berarti semua wakil negara telah menyetujui isi dari perjanjian tersebut.

3. Tahap Pengesahan

Naskah perjanjian yang sudah dibuat dan kemudian dibawa oleh wakil negara untuk kembali ke negara masing-masing. Setelah itu, naskah tersebut akan disahkan di negara masing-masing. Itu artinya, perjanjian yang ada dalam naskah sudah berlaku.

Dalam pembuatan perjanjian Internasional tentu harus memperhatikan beberapa ketentuan yang akan menyebabkan perjanjian tersebut tidak sah. Ini bertujuan agar dalam pembuatan perjanjian Internasional tidak melakukan kesalahan. Beberapa hal yang menyebabkan perjanjian Internasional tidak sah adalah tidak mampu dalam membuat traktat,  terdapat kesalahan, perjanjian mengandung tipu muslihat yang akan merugikan dunia Internasional,  isi perjanjian mengandung kecurangan dan paksaan, kemudian yang paling fatal adalah isi dalam perjanjian tersebut tidak sesuai norma atau bahkan sampai melanggar norma yang berlaku di dunia Internasional.

Incoming search terms:

  • sebutkan dan jelaskan pembuatan perjanjian internasional
  • Sebutkan tahap2 pembuatan perjanjian internasional

Artikel terkait lainnya