8 Perbedaan antara Sol dan Gel

Sol, Gel, dan Emulsi adalah berbagai kondisi larutan koloid. Sol adalah Keadaan cair dari larutan koloid disebut sol.Gel adalah Tahap padat atau semi-padat (seperti Jelly) dari larutan koloid disebut gel.

Pengertian sol

Sol adalah koloid yang terbuat dari partikel padat yang sangat kecil dalam media cair kontinu. Sol cukup stabil dan menunjukkan efek Tyndall. Contohnya termasuk darah, tinta berpigmen, cairan sel, cat, dan lumpur.

Sol buatan dapat dibuat dengan dispersi atau kondensasi. Teknik dispersi meliputi penggilingan padatan ke dimensi koloid dengan ball milling dan metode busur Bredig. Stabilitas sol dapat dipertahankan dengan menggunakan zat pendispersi.

Sol biasanya digunakan sebagai bagian dari proses sol-gel. Sol umumnya memiliki cairan sebagai media pendispersi dan padatan sebagai fase terdispersi.

Pengertian gel

Gel adalah cairan kompleks yang terdiri dari dua fase atau lebih yang biasanya terdiri dari padatan yang didispersikan dalam cairan. Mayoritas massa mereka adalah cairan, namun mereka menunjukkan sifat-sifat padatan, seperti tegangan leleh bukan nol. Ciri-ciri luar biasa ini dapat dikaitkan dengan pembentukan ruang yang merentang atau jaringan meresap yang dibangun dari komponen padat dan saling mempengaruhi antara struktur ini dan fluida. Karena sifatnya yang unik, bahan-bahan ini memiliki signifikansi komersial dan minat akademis.

Sifat-sifat Koloid (berlaku untuk sol)

  1.      Campuran heterogen
  2.      Ukuran koloid bervariasi dari 1 nm – 100 nm
  3.      Mereka menunjukkan efek Tyndall
  4.      Mereka cukup stabil dan karenanya mereka tidak menetap ketika dibiarkan tidak terganggu

Perbedaan antara Sol dan GelPosting ini membahas tentang Perbedaan antara Sol dan Gel.

Tabel Perbedaan antara Sol dan Gel

No. Sol Gel
1 Definisi: Keadaan cair dari larutan koloid disebut sol. Definisi: Tahap padat atau semi-padat (seperti Jelly) dari larutan koloid disebut gel.
2 Sol tidak memiliki struktur yang pasti. Gel memiliki struktur seperti sarang lebah.
3 Media dispersi sol dapat berupa air (hidrosol) atau alkohol (alcosol). Media dispersi gel akan menjadi partikel koloid terhidrasi.
4 Sol dapat dikonversi menjadi gel dengan mendinginkan. Gel dapat dikonversi menjadi sol dengan memanaskan.
5 Sol dapat dengan mudah mengalami dehidrasi. Gel tidak dapat didehidrasi.
6 Viskositas sol sangat rendah. Viskositas gel sangat tinggi.
7 Sol dikategorikan ke dalam sol lyophobic dan lyophilic. Tidak ada klasifikasi gel seperti itu.
8 Contoh: Darah Contoh: Jelly buah, agar-agar yang dimasak

8 Perbedaan antara Sol dan Gel

Sol, Gel, dan Emulsi adalah berbagai kondisi larutan koloid. Sol adalah Keadaan cair dari larutan koloid disebut sol.Gel adalah Tahap padat atau semi-padat

Editor's Rating:
5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *