8 Sifat membran sel: Pengertian, struktur dan fungsi penting

Setiap sel dalam tubuh kita dikelilingi oleh membran semipermeabel yang melayani beberapa fungsi penting; itu menciptakan penghalang pelindung yang mencegah racun masuk dan mencegah gerakan spontan molekul keluar dari sel. Selain itu, membran sel juga bertindak dalam transduksi sinyal, penyimpanan energi, dan transportasi.

Semua membran sel memiliki sifat penting yang memberikan fungsinya. (1) Membran sel adalah selungkup tipis yang membentuk batas tertutup. (2) Membran sel terdiri dari lipid, protein dan karbohidrat. (3) Membran sel terdiri dari lapisan ganda fosfolipid. (4) Membran sel disatukan oleh interaksi non-kovalen (5) Membran adalah struktur seperti cairan. (6) Keragaman protein fungsi membran sel. (7) Membran memiliki polaritas. (8) Membran adalah struktur asimetris.

Apa itu membran sel?

Lapisan ganda lipid yang mengelilingi dan membatasi sel, memisahkan interior dari luar dan memungkinkan keseimbangan fisik dan kimia antara lingkungan dan sitoplasma sel disebut membran sel, membran plasma, plasmalema atau membran sitoplasma. Ini adalah bagian terluar sel.APa itu membran sel

Membran sel tidak terlihat oleh mikroskop optik (ya, nampak kalau menggunakan mikroskop elektron), karena memiliki ketebalan rata-rata 7,3 nm 3 dan terletak, di sel tumbuhan dan jamur, di bawah dinding sel.

Ciri utama utama membran sel adalah permeabilitas selektifnya, yaitu kemampuannya untuk mengizinkan atau menolak masuknya molekul-molekul tertentu ke dalam sel, sehingga mengatur aliran air, nutrisi atau garam ion, sehingga sitoplasma selalu dalam kondisi optimal potensi elektrokimia (bermuatan negatif), pH atau konsentrasi.

Melalui membran sel, dua proses dasar penyerapan (endositosis) atau pengusiran (eksositosis) zat dari sel dapat terjadi, yang juga memungkinkan pelepasan bahan limbah metabolisme.

Ini terjadi melalui pembentukan vesikel dalam membran sel yang, tergantung pada apakah mereka masuk atau keluar, memungkinkan melarutkan bahan yang diinginkan dalam sitoplasma atau, sebaliknya, di lingkungan.

Yang terakhir sangat penting dalam kasus sel uniseluler tertentu dan organisme yang memfagositosis (membungkus membran mereka) bahan untuk nutrisi mereka atau agen-agen yang harus dikeluarkan dari organisme (seperti dalam kasus limfosit atau sel darah putih).

Fungsi membran sel

Fungsi membran selMembran sel melakukan fungsi-fungsi berikut:

Pembatas, secara mekanis mendefinisikan dan melindungi sel, membedakan bagian luar dengan dalam dan satu sel dari yang lainnya. Selain itu, itu adalah pertahanan pertama melawan agen penyerang lainnya.

Kemampuan selektivitasnya memungkinkannya untuk memberi jalan kepada zat-zat yang diinginkan dalam sel dan menolak masuknya zat-zat yang tidak diinginkan, berfungsi sebagai komunikasi antara bagian luar dan bagian dalam serta jaksa transit yang bersangkutan.

Kestabilan, melalui pertukaran cairan dan zat, membran sel memungkinkan konsentrasi air dan zat terlarut lainnya dalam sitoplasma menjadi stabil, mempertahankan tingkat pH dan muatan elektrokimia yang konstan.

Komunikasi Membran dapat bereaksi terhadap rangsangan dari luar, mentransmisikan informasi di dalam sel dan memulai proses tertentu seperti pembelahan sel, pergerakan sel atau pemisahan zat biokimia.

Struktur membran sel

Struktur membran sel

Struktur membran sel

Membran sel terdiri dari dua lapisan lipid amfipatik, dengan kepala hidrofiliknya polar (afinitas terhadap air) berorientasi masuk dan keluar dari sel, menjaga bagian hidrofobiknya (yang menolak air) saat kontak, terutama kolesterol, tetapi juga fosfogliserida dan sphingolipid.

Membran sel juga memiliki 20% protein integral dan perifer, yang memenuhi fungsi koneksi, transportasi dan katalisis. Berkat mereka, pengenalan sel menjadi mungkin, suatu bentuk komunikasi biokimia.

Dan akhirnya membran sel memiliki komponen karbohidrat (gula), apakah mereka polisakarida atau oligosakarida, yang ditemukan di bagian luar membran membentuk glikokaliks. Gula ini mewakili hanya 8% kering dari total berat membran, dan berfungsi sebagai bahan pendukung dan sebagai pengidentifikasi dalam komunikasi antar sel.

Loading...