Contoh asam biner dan karakteristiknya

Menurut Anda, apa kesamaan senyawa asam hidroodik, asam fluorida, dan asam hidrobromat? Anda mungkin pernah memperhatikan bahwa setiap senyawa mengandung atom hidrogen, tetapi tahukah Anda bahwa yodium, fluor, dan brom adalah unsur non-logam, yang menjadikan senyawa ini disebut asam biner?

Apa itu Asam biner?

Asam biner adalah asam yang terdiri dari dua atom, satu unsur hidrogen dan satu unsur non-logam. Asam hidroodik, asam fluorida, dan asam hidrobromat merupakan contoh asam biner karena memiliki unsur hidrogen dan unsur non logam (yodium, fluor, dan brom) yang terikat bersama. Tidak seperti logam, yang mengkilap dan ulet, non-logam bersifat buram dan rapuh.

Karakteristik asam biner

Dalam kimia, asam berdisosiasi atau terurai menjadi ion hidrogen, yang bermuatan positif, dan anion, yang bermuatan negatif, ketika dilarutkan dalam air. Sementara asam kuat, seperti asam klorida, terdisosiasi sepenuhnya menjadi ion, kurang dari 10% asam lemah, seperti asam fluorida, terdisosiasi menjadi ion. Kekuatan asam biner bergantung pada beberapa faktor kimia, seperti kekuatan ikatan, konstanta disosiasi (pKa), dan elektronegativitas.

Beberapa asam biner lebih kuat dari yang lain. Misalnya, asam klorida adalah asam yang lebih kuat daripada asam fluorida. Meskipun kuat, HCI memiliki ikatan yang lebih panjang dan lebih lemah yang membuatnya lebih mudah untuk dipisahkan dalam suatu solusi. Sementara asam lebih lemah, HF memiliki ikatan pendek yang membuatnya sulit untuk berdisosiasi. Semakin pendek ikatan yang menghubungkan atom-atom suatu molekul, semakin besar stabilitas ikatan tersebut. Semakin besar stabilitas ikatan, semakin kecil kemungkinan molekul untuk terdisosiasi.

Asam biner atau senyawa biner?

Saat melihat molekul, salah satu cara untuk membedakan antara asam biner dan senyawa biner adalah dengan mempertimbangkan keadaan fisiknya. Molekul berair, seperti yang ditunjukkan oleh simbol ‘aq’, bersifat asam. Ini karena asam ditemukan dalam air atau larutan berair. Jika molekulnya adalah gas atau cairan, seperti yang ditunjukkan oleh simbol ‘g’ atau ‘l’, itu adalah senyawa biner.

Nomenklatur Asam Biner

Dalam kimia, nomenklatur mengacu pada proses pembuatan nama untuk senyawa tertentu. Penamaan asam dan senyawa biner tidak berbeda dengan penamaan senyawa kimia di mana setiap proses mengikuti seperangkat aturan. Saat menamai asam biner, Anda akan menggunakan ‘hidro’ sebagai awalan dan ‘at’ sebagai sufiks. Ingat pembahasan kita tentang unsur non-logam dan bagaimana cara mengidentifikasinya pada tabel periodik? Kata dasar, tempat Anda melampirkan awalan dan sufiks, didasarkan pada nama unsur non-logam.

Saat menamai asam biner, ia akan menempatkan ‘hidro’ di depan akar kata bukan logam dan mengubah akhirannya menjadi ‘at’. Sebagai perbandingan, senyawa biner, seperti yang ditunjukkan oleh ‘g’ atau ‘l’, akan diakhiri dengan ‘-ida’.

Mari kita lihat beberapa contoh.

Contoh 1: HF

HF = hidrogen fluorida atau HF = asam fluorida

Contoh 2: HBr

HBr = hidrogen bromida atau HBr = asam hidrobromat – asam = asam hidrobromat

Dalam setiap contoh, dapatkah Anda mengidentifikasi nama yang sesuai dengan senyawa biner daripada asam biner? Begitu juga! Hidrogen fluorida dan hidrogen bromida adalah senyawa biner. Saat Anda menambahkan awalan ‘hydro’ dan mengubah akhiran ‘ida’ menjadi ‘at’, Anda telah menamai asam biner.

Contoh lainnya asam biner yaitu:

  • asam sulfhidrat
  • Asam selenhydric
  • Asam telurhidrat
  • Asam hidrofluorat
  • Asam hidroklorik

Ringkasan

Asam biner merupakan kelas asam yang ditentukan oleh ikatan atom hidrogen dengan unsur non-logam. Asam ini bisa kuat atau lemah, bergantung pada faktor kimia seperti kekuatan ikatan, konstanta disosiasi, dan elektronegativitas. Asam biner tidak sama dengan senyawa biner, perbedaannya ditentukan oleh keadaan fisiknya. Sementara asam biner berair, senyawa biner adalah gas dan cairan. Saat menamai asam biner, kita menggunakan awalan ‘hidro’ dan akhiran ‘at’. Contoh asam biner antara lain asam hidrobromat (HBr), asam klorida (HCl), asam hidrofluorat (HF), dan asam hidroodat (HI).