Apa Contoh porifera? hewan memiliki pori-pori di tubuhnya

Porifera adalah hewan kelompok kuno dan sangat sukses yang memiliki pori-pori di tubuhnya. Contoh porifera adalah Demospongiae, Calcarea, Hexactinellida, Homoscleromorpha, Stromatoporen. Klasifikasi yang lebih tinggi dari Porifera cukup membingungkan para ahli yang berbeda lebih memilih skema yang berbeda. Yang terbaik bisa saya lakukan adalah untuk menawarkan dua skema yang berbeda untuk memberikan beberapa gagasan tentang masalah ini, salah satu lebih memuaskan untuk siswa sekolah menengah dan lebih dari itu Anda harus berkonsultasi dengan guru atau dosen kecuali Anda akan menjadi ahli taksonomi Porifera.

filum Porifera

kelas Calcarea Orde Calcinia
Orde Calcaronia
kelas Hexactinellida Orde Amphidiscophora
Orde Hexasterophora
kelas Demospongiae Orde Homoscleromorpha
Orde Tetractinomorpha
Orde Ceractinomorpha

 

filum Porifera

kelas Calcarea Orde Clathrinida
Orde Leucosoleniida
Orde Sycettida
Orde Leucettida
kelas Hexactinellida
kelas Demospongiae Orde Haplosclerida
Orde Poecilosclerida
kelas Sclerospongiae

Terdapat sekitar 10.000 spesies Porifera yang sudah diidentifikasi. Porifera dikelompokkan menjadi empat kelas berdasarkan penyusun kerangka tubuhnya, yaitu sebagai berikut.

a. Calcarea (Calcispongiae)

Calcarea atau Calcispongiae (Latin, calcare = kapur, calsi = kapur, spongia = spons) memiliki rangka dari zat kapur atau kalsium karbonat. Calcarea berwarna pucat dan memiliki tinggi kurang dan 15 cm serta permukaan tubuh berbulu. Calcarea memiliki tipe saluran air askonoid, sikonoid, dan leukonoid. Contohnya Leucosolenia, Clathrina, dan Sycon ciliatum.

Leucosolenia merupakan contoh kelas Calcarea

Gambar Leucosolenia merupakan contoh kelas Calcarea

b. Hexactinellida (Hyalospongiae)

Hexactinellida atau Hyalospongiae (Yunani, hexa = enam, hyalo transparan atau kaca, spongia = spons). Kerangka tubuh Hexactinellida tersusun atas silika (kaca) dengan bentuk tubuh silindris, datar atau bertangkai. Tinggi tubuh mencapai 90 cm. Tipe saluran air sikonoid. Hexactinellida hidup di laut dengan kedalaman 90 cm – 5.000 m. Hexactinellida biasa disebut sebagai “glass sponge” spikulanya terkadang bersatu dengan struktur jaringan, sehingga membentuk jalinan yang rumit seperti ring basket. Selain itu, ada juga yang berbentuk mangkuk atau vas bunga. Contohnya Euplectella aspergillum dan Hyalonema.

c. Demospongiae

Demospongiae (Yunani, demo = tebal, spongia = spons) memiliki kerangka tubuh yang tersusun dari serabut spongin. Tinggi dan diameter tubuh ada yang mencapai lebih dari 1 m dengan tipe saluran air leukonoid. Pada umumnya Demospongiae berwarna cerah, tetapi ada yang gelap (hitam). Warna tubuh yang cerah diduga untuk melindungi tubuh dari sinar matahari. Demospongiae merupakan kelompok dengan jumlah spesies terbesar, sekitar 90% dari seluruh jenis Porifera. Mereka biasanya hidup di tepi pantai hingga kedalaman 45 m, namun ada pula yang hidup di air tawar.Contohnya Oscarella, Microciona, Halichondria dan Cizona celata.

d. Sclerospongiae

Sclerospongiae atau spons karang (coralinne sponges) menghasilkan rangka yang tersusun atas kalsium karbonat (CaCO3) yang terjalin dalam serat-serat spons, sehingga tampak seperti batu koral. Diameter Sclerospongiae dapat mencapai 1 m. Sclerospongiae banyak ditemukan di daerah terumbu karang di Jamaika. Contohnya Ceratoporella dan Stromatospongia.

Euspongia salah satu contoh kelas Demospongiae

Euspongia salah satu contoh kelas Demospongiae

Loading...