Apa fungsi Dinding Sel bakteri?

Dinding sel berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel, memberikan perlindungan fisik, dan menjaga sel agar tidak pecah dalam lingkungan yang hipotonis (tekanan osmotik lebih rendah). Akan tetapi, sel bakteri dapat mengalami plasmolisis bila berada dalam lingkungan yang hipertonis (tekanan osmotik lebih tinggi). Hal inilah yang menyebabkan bakteri akan mati bila berada pada larutan yang pekat, misalnya mengandung banyak garam atau banyak gula.

Dinding sel bakteri tersusun dan senyawa peptidoglikan. Peptidoglikan adalah suatu polimer yang terdiri atas gula yang berikatan dengan polipeptida pendek. Ketebalan lapisan peptidoglikan yang dimiliki bakteri bervariasi. Ketebalan lapisan ini berpengaruh terhadap respons pewarnaan, yang dapat digunakan dalam penggolongan bakteri, yaitu bakteri Gram positif dan bakteri Gram negatif. Dinding sel pada Eubacteria mengandung peptidoglikan, sedangkan dinding sel pada Archaebacteria tidak mengandung peptidoglikan.

Loading...