Apa fungsi vakuola dan ciri-ciri vakuola

Vakuola adalah organel multifungsi yang ditemukan dalam sel-sel semua tumbuhan dan jamur, serta dalam beberapa sel protista, hewan dan bakteri.

Istilah “vakuola” berasal dari “Latin” “vacuus” yang berarti “kosong”, karena ini terlihat seperti saku kosong ketika dilihat dengan mikroskop.

Memang, vakuola adalah kompartemen kecil dalam sitoplasma sel, namun, tidak seperti apa yang diamati oleh mata manusia, ini tidak kosong, tetapi mengandung bahan kimia dan enzim yang memungkinkan untuk mendegradasi zat (seperti makanan dan senyawa beracun). ).

Ciri-ciri vakuola

1- Vakuola dibuat terutama dari air dan asam amino. Juga, cairan dalam vakuola termasuk enzim, gula, garam mineral (kalium, natrium), oksigen, karbon dioksida dan beberapa pigmen yang bertanggung jawab untuk pewarnaan daun tanaman dan bunga..

2 – Vakuola dikelilingi oleh lapisan lipid, yang memungkinkan untuk menjaga air garam keluar dari sitoplasma. Lapisan ini disebut “tonoplast”.

3- Vakuola terbentuk ketika vesikel dilepaskan oleh retikulum endoplasma dan yang dilepaskan oleh aparat Golgi menyatu dalam organel tunggal..

4- Mereka ditemukan terutama di sel-sel tanaman dan jamur. Namun, beberapa sel hewan, bakteri dan protista memiliki vakuola.

5- Vakuola tidak memiliki ukuran atau bentuk tertentu. Dua karakteristik ini akan tergantung pada kebutuhan individu sel.

6- Sel baru mengandung serangkaian vakuola kecil; Namun, ketika sel matang, organel kecil ini menyatu menjadi vakuola sentral tunggal.

7- Vakuola sentral menempati 90% dari volume sel dan dapat menempati 95% saat ia mengembang dengan penyerapan air..

8- Vakuola dalam tanaman melakukan fungsi yang mirip dengan lisosom dalam sel hewan, karena keduanya adalah kantung yang mengandung enzim pencernaan.

Fungsi vakuola

Vakuola memenuhi berbagai fungsi di dalam sel. Di antara fungsi-fungsi utama, adalah sebagai berikut:

1- Mengatur sifat osmotik sel

Osmosis adalah fenomena yang mengacu pada perjalanan cairan melalui membran semipermeabel, seperti yang terjadi dalam sel, yang membrannya memungkinkan lewatnya air dan zat lain.

Perlu dicatat bahwa vakuola mengatur perjalanan zat-zat ini, mempertahankan zat-zat yang mereka anggap berbahaya dan memetabolisme zat-zat lain..

2- Simpan zat

Vakuola memungkinkan penyimpanan berbagai zat yang penting untuk sel, seperti makanan, air, ion, mineral, nutrisi, enzim, pigmen tumbuhan, dan bakteri menguntungkan bagi sel..

Dengan cara yang sama, vakuola memungkinkan untuk menyimpan sel limbah, serta mengisolasi bahan yang bisa berbahaya..

3- Membantu menjaga tekanan di dalam sel (turgor)

Turgor adalah fenomena yang terjadi ketika sel membengkak karena kekuatan yang diberikan oleh cairan internal.

Fenomena ini menghasilkan tekanan berlebih pada dinding sel. Vakuola melepaskan bagian dari tekanan ini menggunakan air (tekanan hidrostatik), yang membantu menjaga kekakuan sel dan tanaman.

4 – Pertahankan keseimbangan pH di dalam sel

Vakuola menyerap keasaman sitoplasma sel.

5- Ekspor produk keluar dari sel

Tidak seperti hewan, tanaman tidak memiliki sistem ekskresi sendiri, jadi itu tergantung pada metode lain untuk mengeluarkan limbah dan zat beracun.

Sel menggunakan vakuola untuk menyingkirkan molekul yang tidak perlu. Untuk mencapai ini, vakuola menyerap elemen yang tidak diinginkan dan, selanjutnya, bergerak ke arah dinding sel.

Setelah di dinding sel, vakuola menyatu dengan itu, “sampah” dibuka dan dikeluarkan. Kemudian, organel ini menutup dan memisahkan dari dinding sel,

6- Degradasi molekul

Lingkungan asam di dalam vakuola, serta enzim yang ada dalam organel ini membantu menurunkan molekul besar yang dikirim ke vakuola.

Tonoplast mengintervensi pengangkutan ion hidrogen dari sitoplasma ke vakuola, yang meningkatkan keasaman lingkungan. Dalam pengertian ini, vakuola menyerupai lisosom dalam sel hewan.

7- Detoksifikasi

Vakuola melindungi sitosol dari zat beracun, seperti logam berat dan herbisida.

8- Perlindungan

Beberapa vakuola menyimpan dan melepaskan senyawa kimia yang beracun atau memiliki rasa tidak enak. Zat kimia ini menjauhkan pemangsa dari tubuh.

9- Perkecambahan biji

Vakuola adalah sumber nutrisi yang dibutuhkan benih selama perkecambahan, karena organel ini menyimpan karbohidrat, protein, dan lemak yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.

10- Autolisis

Vakuola mengintervensi kematian sel yang diprogram, yang terjadi melalui proses yang disebut “autolisis” (dari diri Yunani, “ke dirinya sendiri”, dan lisis, “kehilangan.” Ini adalah proses alami di mana sel dihancurkan oleh enzimnya sendiri.

Tonoplas yang mengelilingi vakuola rusak melepaskan zat yang disimpannya; Kemudian, enzim pencernaan vakuola menurunkan sel.

Vakuola juga ikut campur dalam aktivitas sel lainnya, seperti:

1- autofagi, (dari auto Yunani, “untuk dirinya sendiri”, dan fagia, “untuk makan”) yang merupakan proses dimana bagian dari sitoplasma sel diserap oleh vakuola untuk dekomposisi.

2 – biogenesis, produksi makhluk hidup dari makhluk hidup lain.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *