Apa itu Biosfer, karakteristik, fungsi, komposisi

Biosfer adalah lapisan planet yang terdiri dari bagian-bagian bumi tempat kehidupan berada. Ini berkisar dari sistem akar pohon yang paling dalam, hingga lingkungan gelap yang dapat kita temukan di laut dalam, hutan tropis yang indah, dan puncak pegunungan yang tinggi. Kehidupan ada di tanah, di udara dan di air dan mereka ditemukan di biosfer.

Meski panjangnya kurang lebih 20 kilometer, biosfer jika dilihat dari atas ke bawah, hampir semua kehidupan ada sekitar 500 meter di bawah permukaan laut dan sekitar 6 kilometer di atas permukaan laut. Biosfer adalah ruang yang penuh dengan materi dan makhluk hidup yang digerakkan dan hidup melalui sinar matahari. Biosfer merupakan lapisan paling luas dari kerak bumi dan di dalamnya terdapat air, udara, tanah dan energi.

Pengertian

Biosfer adalah bidang kehidupan. Ini adalah bagian dari bumi kita di mana kita dapat menemukan kehidupan yang berkembang melalui energi matahari. Semua makhluk hidup, baik yang sederhana maupun yang kompleks, membentuk biosfer dan ditemukan di sekitar dunia bersama dengan lapisan lainnya.

Bumi kita ini tersusun oleh beberapa lapisan, dan diantaranya adalah Biosfer yang merupakan lapisan bumi terluar yang meliputi daratan, air dan udara. Lapisan ini memungkinkan dijadikan tempat untuk mahluk hidup melangsungkan hidupnya.

Yang dimaksud dengan Biosfer adalah biosfer sendiri berasal dari 2 (dua) kata diantaranya kata “bios” yang artinya hidup dan kata “sphaira” yang artinya Lapisan. Jika diartikan secara etimologis, biosfer yaitu lapisan bumi yang dapat dihuni atau ditinggali oleh makhluk hidup.

Untuk kelangsungan hidupnya setiap makhluk hidup yang ada di bumi membutuhkan tempat untuk ditinggali dan tempat untuk hidup inilah yang dinamakan dengan Biosfer. Definisi lain biosfer yaitu bagian luar bumi yang mencangkup daratan, air dan udara yang dapat ditinggali oleh makhluk hidup dan proses biotik berlangsung.

Biosfer merupakan suatu sistem ekologis global yang menyatukan semua makhluk hidup termasuk hubungan antara mereka seperti interaksi dengan unsur litosfer, hidosfer maupun atmosfer bumi. Sampai saat ini bumi merupakan satu-satunya tempat yang diketaui dapat mendukung unsur kehidupan atau dapat ditinggali oleh makhluk hidup. Setiap makhluk hidup mempunyai tempat masing-masing pada biosfer untuk kelangsungan hidupnya dengan caranya masing-masing.

Tempat untuk hidup disebut dengan Habitat, makhluk hidup seperti manausia, hewan dan tumbuh-tumbuhan mempunyai tempat masing-masing untuk kelangsungan hidupnya dalam kondisi tertentu pada lapisan bumi. Contoh biosfer yaitu Planet Bumi, seperti penjelasan diatas tadi bahwa sampai saat ini bumi merupakan satu-satunya tempat yang mendukung unsur kehidupan atau tempat yang dapat di tinggali oleh makhluk hidup.

Karakteristik biosfer

Di antara ciri-ciri dari biosfer yang paling menonjol, kami dapat menyebutkan yang berikut ini:

  • Kehidupan yang ditemukan di dalamnya berkembang terutama di lapisan paling dangkal tanah.
  • Ini menggunakan energi matahari sebagai sumber energi utamanya.
  • Ia bekerja di dalamnya melalui ekosistem.
  • Ini adalah lapisan tipis sekitar 20 kilometer.
  • Ia memiliki sejumlah besar makhluk hidup dan elemen tak hidup lainnya yang merupakan bagian dari ekosistem.
  • Ini adalah satu-satunya lapisan yang memiliki kemampuan untuk melestarikan dan memelihara kehidupan makhluk hidup.
  • Makhluk hidup di biosfer mampu hidup hingga 6 kilometer di atas permukaan laut dan ini berkembang dan menghuni di ketinggian, seperti alpaka dan llama.
  • Beberapa hewan laut bisa hidup hingga kedalaman 7000 meter, seperti krustasea dan belut.
  • Ada interaksi antara semua makhluk hidup yang menghuni biosfer.

Struktur biosfer

Struktur biosfer mempunyai tiga komponen yang berbeda yaitu komponen abiotik, biotik dan energetik.

  • Komponen abiotik: kelompok ini terdiri dari semua unsur tidak hidup yang diperlukan untuk kelangsungan hidup semua organisme hidup, misalnya, air, oksigen dan mineral, yang merupakan kebutuhan dasar kehidupan organik.
  • Komponen biotik: ini termasuk tumbuhan, hewan dan manusia untuk membuat komponen biotik lingkungan. Di dalam komponen biotik kami menemukan tiga subsistem yang berbeda:
  • Tumbuhan: mereka adalah bagian yang sangat penting dari komponen biotik. Mereka adalah penghasil utama makanan melalui proses fotosintesis. Mereka juga dikenal dengan nama autotrof.
  • Hewan: konsumen utama produk tumbuhan adalah hewan, karena dan dikenal sebagai heterotrof. Mereka menggunakan bahan organik yang diproduksi oleh tumbuhan dan mengubah makanan menjadi energi.
  • Mikroorganisme: mereka berfungsi sebagai pengurai tumbuhan dan hewan yang mati.
    Energi: Ini adalah komponen utama biosfer karena sangat penting untuk reproduksi dan generasi semua kehidupan biologis di Bumi.

Lapisan

Lapisan biosfer adalah sebagai berikut:

  • Geosfer: disebut juga litosfer dan merupakan lapisan yang menutupi planet. Ini dibentuk oleh bebatuan dan tergantung padanya, tanah bisa organik, liat, berpasir atau berbatu.
  • Hidrosfer: ini adalah lapisan ketiga dan paling luas yang berisi semua kehidupan akuatik. Ini bisa berupa air asin atau air tawar.
  • Atmosfer: lapisan terakhir dan tempat ditemukannya gas-gas yang melindungi makhluk hidup dari radiasi matahari dan meteorit. Itu terdiri dari oksigen, karbon dioksida, dan nitrogen.

Komponen biosfer

Biosfer pada dasarnya terdiri dari air, tanah dan udara. Ketiga elemen ini diperlukan agar habitat memiliki kehidupan, seperti semua makhluk hidup yang menghuni planet ini. Ini juga terdiri dari karbon oksida, sistem ekologi yang mencakup faktor biotik dan abiotik, ekosistem, tumbuhan dan hewan.

Fungsi

Biosfer adalah bagian yang memuat kehidupan di planet ini. Menjaga keseimbangan atmosfer yang memadai di bumi adalah salah satu fungsi utamanya, selain untuk mendistribusikan kehidupan, karena berkat itu kita memiliki keanekaragaman tumbuhan dan hewan yang terletak di daerah strategis untuk berfungsi dengan baik. Biosfer adalah lapisan di mana kita menemukan rantai makanan, yang sangat penting bagi kelangsungan hidup berbagai spesies yang menghuni planet ini.

Cagar Biosfer

Ini adalah area di mana kami menemukan ekosistem laut atau darat yang telah diakui oleh UNESCO dan berfungsi untuk mengintegrasikan populasi dan alam secara memadai dengan mempromosikan pembangunan berkelanjutan yang memadai, dan di mana solusi dicari untuk melestarikan keanekaragaman hayati, pembangunan ekonomi, penelitian dan pendidikan.

Peranan Biosfer

Fungsinya untuk mempromosikan konservasi lanskap, ekosistem, spesies dan variasi genetik; Biosfer juga memiliki peran pembangunan karena berupaya untuk meningkatkan ekonomi dan pembangunan manusia dengan cara yang berkelanjutan secara sosial budaya dan ekologis, dan akhirnya memainkan fungsi logistik karena membantu dalam penelitian, pendidikan dan pertukaran informasi. terkait dengan masalah konservasi dan pembangunan lokal, nasional dan global.

Pencemaran biosfer dan konsekuensinya

Beberapa aktivitas yang dilakukan oleh manusia mempengaruhi dan merusak biosfer. Pertumbuhan penduduk yang tidak proporsional, perusakan habitat secara masif untuk pertanian dan urbanisasi, pencemaran, kerusakan lingkungan. Konsekuensinya serius, termasuk efek rumah kaca yang menyebabkan suhu dunia terus meningkat; lapisan ozon perlahan-lahan dihancurkan sehingga memberikan jalur bebas ke radiasi ultraviolet yang dapat merusak tumbuhan, hewan dan manusia; Hujan asam yang terjadi ketika beberapa fosil dibakar, hujan ini mengandung asam sulfat dan asam nitrat yang menguap dan kembali ke bumi dalam bentuk hujan.

Contoh

Beberapa contoh cagar biosfer adalah:

  • Cagar Biosfer Bliesgau, Jerman.
  • Cagar Biosfer Gran Arenal di Australia.
  • Fuerteventura Reserve di Spanyol.

Faktor – faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna pada biosfer

Ada 2 (dua) faktor yang dapat mempengaruhi persebaran flora dan fauna yang ada di permukaan bumi, diantaranya sebagai berikut ini:

Faktor Abiotik

Yang termasuk faktor fisik (abiotik) sepert iklim (suhu, kelembaban dari udara dll.), air, keadaan tanah dan juga ketinggian dari permukaan bumi, berikut di bawah ini penjelasannya:

  • Iklim

Iklim merupakan faktor abiotik yang didalamnya terdapat keadaan suhu, kelembaban dari udara dan angin yang memiliki pengaruh pada kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di permukaan bumi. Misalnya seperti faktor suhu yang akan berpengaruh pada proses pertumbuhan flora, karena sinar matahari diperlukan oleh tumbuhan hijau untuk melakukan proses fotosinteris yang akan menubah karbondioksida menjadi oksigen. Kelembaban udara-pun akan berpengaruh pada tumbuhan dan angin akan sangat berguna untuk proses penyerbukan pada bunga tumbuhan serta iklim akan akan berpengaruh pada suatu wilayah yang akan menyebabkan jenis flora dan fauna pada wilayah tersebut berbeda-beda.

  • Keadaan tanah

Keadaan dari tekstur tanah dapat berpengaruh terhadap air tanah, suhu tanah-pun akan berpengaruh terhadap kondisi air yang ada dalam tanah serta akar dari tumbuh-tumbuhan. Seperti pada daerah tropis akan terdapat berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan, sedangkan di daerah gurun hanya akan tumbuh beberapa jenis tumbuhan tertentu saja. Contohnya pada daerah gurun hanya akan hidup tumbuhan kaktus ini membuktikan bahwa perbedaan tanah akan menyebabkan perbedaan jenis-jenis tumbuhan.

  • Air

Air memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan flora dan fauna khususnya bagi kelangsungan kehidupan makhluk hidup. Banyaknya air tergantung dari curah hujan pada suatu wilayah dan curah hujan tergantung pada iklim pada suatu wilayah serta  keadaan tanah akan berpengaruh terhadap daya serap air.

  • Tinggi rendah permukaan bumi

Tinggi rendah permukaan bumi dapat mempengaruhi persebaran flora dan fauna. Seperti misalnya perbedaan tinggi rendah wilayah akan mengakibatkan perbedaan suhu, lalu perbedaan suhu akan mempengaruhi keanekaragaman tumbuhan dan hewan, seperti hutan di daerah pegunungan akan banyak dihuni pada daerah yang suhu udaranya lembab dan basah.

Faktor biotik

Yang termasuk faktor nonfisik (biotik) seperti manusia, hewan, dan juga tumbuh-tumbuhan.

  • Makhluk Hidup (Manusia, tumbuhan dan hewan)

Makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan akan berpengaruh pada persebaran flora dan fauna. Terutama manusia dengan perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologinya, manusia dapat melakukan persebaran tumbuhan dengan sangat cepat serta manusia juga dapat mempengaruhi kehidupan hewan pada suatu wilayah misalnya dengan melakukan perlindungan pada hewan-hewan langka.

Lalu faktor hewan juga dapat berpengaruh terhadap penyebaran tumbu-tumbuhan dan peran dari tumbuh-tumbuhan yaitu menyuburkan tanah lalu tanah yang subur akan mempengaruhi kelangsungan hidup hewan. Misalnya seperti hewan yang memakan buhan-buahan akan menyebarkan biji buah-buahan tersebut dan nantinya akan tumbuh menjadi tumbuhan yang baru.