Apa itu Stimulus? kemampuan mengenali perubahan lingkungan

Stimulus adalah perubahan yang dapat terdeteksi di lingkungan internal atau eksternal. Kemampuan suatu organisme atau organ untuk merespons stimulus eksternal disebut sensitivitas. Ketika stimulus diterapkan pada reseptor sensorik, biasanya memunculkan atau mempengaruhi refleks melalui transaksi stimulus.

Stimulus eksternal dapat memengaruhi kemampuan dan pilihan seseorang dalam mengambil keputusan. Misalnya, ketika seseorang lapar dan melihat sepotong pizza, rangsangan internal dari dalam tubuh, seperti perut menggeram, mengeluarkan air liur dan rasa lapar, menunjukkan kebutuhan akan makanan; faktor eksternal, irisan pizza yang dilihat seseorang melalui penglihatan, berfungsi sebagai stimulus eksternal.

Contoh lain stimulus eksternal termasuk iklan televisi dan komersial, tampilan jendela di toko pakaian, atau rekomendasi produk. Semua contoh ini memanggil satu atau lebih dari lima indera.

Stimulus eksternal juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk tampil dengan konsentrasi terfokus. Misalnya, ketika bermain olahraga, faktor-faktor seperti hujan atau panas dapat menghambat kemampuan fisik atlet. Kerumunan yang bergemuruh, kondisi lapangan yang buruk dan wasit yang tidak adilĀ  juga berfungsi sebagai rangsangan eksternal yang dapat menurunkan atau memotivasi atlet. Pikiran negatif dan bicara sendiri akan mempengaruhi kinerja adalah contoh stimulus internal.

Loading...