Apa Itu Titik Balik Matahari Solstice

Setiap hari matahari tampak bergerak seperti mengelilingi bumi itulah gerak semu yang terlihat, padahal sejatinya bumilah yang bergeraka mengelilingi matahari. Antara 23 September – 20 Juni gerak semu tahunan matahari merupakan titik balik matahari atau Solstice dimana pada saat itu matahari berada pada posisi titik terjauhnya di atas khatulistiwa yakni lintang 23º 27’ LU.

Titik Balik Matahari atau disebut juga dengan istilah Solstice adalah sebuah fenomena alam yang terjadi dua kali dalam setahun, yaitu saat garis axis (sumbu/poros) matahari bergerak menjauhi bumi yang menyebabkan posisi matahari akan bergerak condong ekstrem ke Selatan atau Utara.

Pada tanggal 21 Juni, matahari akan terbit di koordinat 23,5 derajat, atau sejauh 23,5 derajat arah utara dari khatulistiwa. Sebaliknya di bulan Desember tanggal 22, matahari terbit di -23,5 derajat, atau sejauh 23,5 derajat arah selatan khatulistiwa.

Seperti yang telah disebutkan diatas, Titik balik Matahari terjadi saat bumi amat miring (bergerak condong ekstrem ke Selatan atau Utara). Titik balik di bulan Juni terjadi bila Hemisfer Utara Bumi miring ke arah matahari dan Hemisfer Selatan Bumi miring menjauhi Matahari. Di Hemisfer Utara disebut Titik Balik Musim Panas. Titik Balik Juni biasanya pada 21 Juni.

Titik Balik Desember terjadi saat Hemisfer Selatan Bumi condong ke arah Matahari dan Hemisfer Utara condong menjauhi Matahari. Di Hemisfer Utara disebut Titik Balik Musim Dingin. Titik Balik Desember biasa terjadi pada 21 Desember.

Karena penyebab pastinya tak diketahui, pengaruhnya (hingga ada hari yang panjang maupun pendek) dikenal di banyak budaya kuno. Banyak budaya pra-Kristen, seperti kepercayaan Druid, Jermanik, dan Norman memperingati peristiwa-peristiwa sebagai hari besar.

Saat budaya-budaya seperti itu musnah, Kristen mengambil alih beberapa perayaan itu, yang kemudian dipakai untuk para santo mereka. Tanggal Natal dalam kepercayaan Katolik dan Kristen hanya 3 hari dari titik balik Desember.

Kini, banyak orang memperingati titik balik sebagai hari libur.

Jadi, berdasarkan informasi diatas, Matahari sepanjang tahun mengalami pergeseran ke utara dan ke selatan, yakni pada tanggal :

  1. 21 Maret, tepat beredar di khatulistiwa. Matahari terbit dan terbenam tepat di titik timur dan barat.
  2. 21 Juni, Matahari tepat berada di lintang pada kisaran 23.5° LU.
  3. 23 September, tepat berada di khatulistiwa lagi, Matahari terbit dan terbenam tepat di titik timur dan barat.
  4. 22 Desember, Matahari tepat berada di lintang pada kisaran sudut 23.5° LS.

Pergeseran matahari seperti ini, merupakan akibat bumi berevolusi mengelilingi matahari dan sumbu rotasinya membentuk sudut 47° terhadap bidang ekliptika dengan kemiringan tetap. Akibat revolusi bumi antara lain, pada setiap tanggal 21 Juni, matahari akan berada di garis balik utara yakni lintang 23.5° utara khatulistiwa.

Dan menurut Kalender Astronomi Tahun 2013, Titik balik Matahari Juni 2013, akan terjadi pada tanggal 21 Juni jam 05:04 UTC (12:04 WIB). Kutub Utara bumi akan miring ke arah Matahari, yang akan telah mencapai posisi paling utara di langit dan akan langsung di atas Tropic of Cancer pada 23,44 derajat lintang utara. Ini adalah hari pertama musim panas (summer solstice) di belahan bumi utara dan hari pertama musim dingin (winter solstice) di belahan bumi selatan.

Loading...

Artikel terkait lainnya