Apa Perbedaan Hard Copy dan Soft Copy

Perbedaan Hard Copy dan Soft Copy yaitu:

  1. Memproduksi soft copy lebih murah daripada memproduksi hard copy. Mengompilasi satu buku dalam format keras akan lebih mahal daripada menghasilkan eBuku pada perangkat lunak pengolah kata apa pun.
  2. Soft copy tidak memiliki bobot. Berat hanya dari media di mana ia disimpan. Hard copy memiliki bobot. Memiliki sebagian besar halaman hard copy berarti jumlah yang besar juga.
  3. Soft copy tidak memerlukan ruang fisik dibandingkan dengan hard copy. Kadang-kadang hard copy membutuhkan ruang rekaman khusus atau bagian dari kabinet.
  4. SHard Copy tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama. Peluang rayap menjadi semakin tinggi jika ada file dan dokumen lama.
  5. Hard copy bermanfaat dalam arti bahwa itu dapat disentuh dan dapat dibaca dengan mudah. Sementara soft copy kadang-kadang membutuhkan perangkat lunak khusus untuk membaca dan mengakses.
  6. Soft copy bermanfaat bagi lingkungan karena menghemat biaya kertas, tinta, dan pencetakan. Hard Copy membutuhkan semua bahan ini untuk mendapatkan bentuk.
  7. Meskipun soft copy menjadi lebih populer daripada hard copy tetapi masih hard copy digunakan sebagai media bukti jika terjadi perselisihan hukum.
  8. Memanipulasi dengan bahan soft copy lebih mudah daripada hard copy.
  9. Soft copy adalah bentuk materi digital dan elektronik sedangkan hard copy adalah bentuk materi fisik dan berwujud.
  10. Listrik atau jenis daya apa pun diperlukan untuk soft copy, yang tidak diperlukan dalam hal hard copy.
  11. Hard copy adalah dokumen cetak sedangkan soft copy adalah dokumen digital yang belum dicetak.
  12. Hard Copy  dapat dibagikan dengan orang lain dengan cara mentransfer melalui USB atau drive disk eksternal atau melampirkan melalui email atau dengan cara berbagi cloud. Hard copy dapat dibagikan kepada orang lain dengan cara mendapatkan fotokopi lainnya.
  13. Anda dapat membuat salinan soft copy sebanyak mungkin. Ini membutuhkan salin dan tempel yang sederhana dan memerlukan biaya tambahan. Salinan hard copy berarti cetakan lain dari dokumen yang sama yang memerlukan biaya tambahan.
  14. Hard Copy memerlukan gadget tambahan untuk tujuan membaca kecuali kertas yang dicetak saat soft copy tidak dapat dibaca tanpa pengolah kata, database, atau program presentasi dengan format file atau data.
  15. Mengirim hard copy ke negara lain membutuhkan waktu dan biaya sementara soft copy dapat dibagikan dengan mudah hanya dengan melampirkan email atau melalui cloud sharing. Hard copy juga dapat dibagikan melalui faks tetapi ini juga memerlukan beberapa metode pemrosesan soft copy.
  16. Halaman Teleprinter, buku, cetakan komputer dan juga halaman dan cetakan adalah contoh terbaik dari hard copy. Sementara PDF, file doc, file xlx, file presentasi, dll. Adalah contoh terbaik dari soft copy.
  17. Meskipun sistem tanda tangan digital untuk soft copy telah diperkenalkan tetapi tanda tangan pada hard copy masih diterima sebagai sumber asli.
  18. Hard copy memberikan lebih banyak keaslian dibandingkan dengan soft copy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *