Apa Yang Dimaksud dengan Gerak Peristaltik Pada Kerongkongan ?

Gerakan peristaltik adalah mekanisme yang dikendalikan oleh sistem saraf otonom dan menjamin pergerakan makanan oleh organ sistem pencernaan.

Beberapa dari anda mungkin penasaran dengan sebuah gerakan peristaltik ini. Beberapa informasi mengenai gerakan ini akan dibahas pada ulasan satu ini. Selain di ulasan ini ketika anda membutuhkan informasi yang lebih lanjut anda bisa mendapatkan berbagai informasi lengkap lainnya di beberapa ulasan berikutnya.

Sebelumnya anda juga harus tahu bahwa gerakan peristaltik ini merupakan sebuah gerakan yang dilakukan oleh otot pada sebuah saluran pencernaan yang ada. Nantinya gerakan – gerakan peristaltik ini akan menimbulkan sebuah gerakan seperti adanya gelombang yang nantinya bisa menimbulkan sebuah efek seperti menyedot dan juga bisa menghasilkan efek seperti menelan. Nantinya gerakan ini akan mengarah pada masuknya ke dalam sebuah saluran pencernaan yang ada.

Gerakan peristaltik terjadi sebagai akibat kontraksi otot polos yang menyusun organ saluran pencernaan. Gerakan ini, biasanya disebut gerak peristaltik, sangat penting untuk proses pencernaan, karena menjamin pergerakan makanan di sepanjang sistem pencernaan.

Proses

Gerakan peristaltik adalah gerakan ritmis yang tidak disengaja yang terjadi berkat perintah dari sistem saraf kita, lebih tepatnya sistem saraf otonom. Bagian sistem saraf ini bertanggung jawab untuk mengontrol tindakan internal tubuh kita, seperti detak jantung dan sekresi beberapa kelenjar, selain tentu saja juga untuk mengontrol otot polos.

Gerakan peristaltic ini pada umumnya dilakukan oleh sebuah esophagus maupun kerongkongan. Pergerakan yang terjadi di tempat tersebut akan membuat makanan terdorong dan masuk ke dalam organ pencernaan. Sehingga makanan yang ada bisa tersalurkan ke dalam setiap saluran pencernaan yang ada. Untuk sekarang ini belum ada sebuah enzim yang baru yang bisa membantu proses pengolahan makanan, namun hanya membantu proses pengolahan makanan di mulut saja.

Bagi anda yang merasa penasaran dengan sebuah gerakan peristaltik yang ada pada kerongkongan pada dasarnya anda sudah mendapatkan penjelasan yang ada di atas. Gerakan tersebut timbul karena adanya otot yang bekerja pada saluran pencernaan yang mana gerakan tersebut bisa membuat efek menelan makanan yang ada untuk bisa masuk ke dalam saluran pencernaan yang lainnya. Tentu saja hal ini wajar dan bisa terjadi tanpa disadari oleh manusia.

Gerak Peristaltik
Gerak Peristaltik

Sistem saraf otonom dibagi menjadi dua bagian berbeda: sistem saraf simpatis dan parasimpatis. Biasanya, sementara yang satu merangsang aksi suatu organ, yang lain menyebabkannya terhambat. Dalam kasus gerakan peristaltik, parasimpatis meningkatkan gerakan peristaltik, sedangkan simpatis menyebabkan penghambatan gerakan.

Gerakan peristaltik pada organ sistem pencernaan

Kerongkongan

Di dalam mulut makanan tersebut dikunyah dan dicampur dengan air liur, yang kemudian dikenal sebagai bolus. Bolus ini didorong oleh lidah menuju faring sehingga selanjutnya mencapai kerongkongan. Di organ terakhir ini, gerakan peristaltik membawa makanan ke lambung. Jalur ini berlangsung rata-rata 10 detik.

Gerakan peristaltik di esofagus adalah gerakan bergelombang yang secara harfiah mendorong bolus ke arah lambung. Gerakan ini sangat efisien sehingga menjamin makna makanan meskipun kita tetap terbalik.

Lambung

Di lambung, gerakan peristaltik juga ada dan memastikan bahwa bolus bercampur dengan cairan lambung yang diproduksi oleh organ ini. Campuran yang terbentuk tidak lagi disebut bolus makanan dan sekarang disebut chyme.

Usus

Di usus halus, gerakan peristaltik terutama menjamin pergerakan chyme, tetapi juga membantu homogenisasi dengan enzim pencernaan, sekresi dan empedu, suatu proses di mana chyme diubah menjadi kilo. Gerakan massa makanan terjadi oleh dua jenis gerakan peristaltik, gerakan lambat terbatas pada bagian kecil usus dan gerakan panjang dan cepat yang menjamin gerakan dalam segmen yang panjang.

Di usus besar, lebih tepatnya di kolon, gerakan peristaltik juga terjadi, namun ini disebut gerakan massa. Gerakan ini memastikan persiapan untuk proses buang air besar

Itulah sekilas informasi mengenai gerakan peristaltik yang ada pada sebuah saluran pencernaan yakni kerongkongan yang bisa disampaikan pada ulasan kali ini. Dengan ulasan yang telah dipaparkan tersebut tentu saja anda bisa lebih mudah untuk memahai hal terkait dengan gerakan peristaltic yang ada. Semoga ulasan ini bisa membantu anda, jika anda masih membutuhkan informasi lainnya anda bisa menyimak berbagai ulasan selanjutnya.