Apa yang dimaksud dengan meniskus cembung

SRIDIANTI.COM

Pada kali ini sridianti.com akan membahas tentang topik Apa yang dimaksud dengan meniskus cembung untuk para pembaha sekalian. Tentunya pembaca sebelumnya telah membaca Apa yang dimaksud dengan meniskus cembung disini kami akan menambah pengetahuan sedikit. Silahkan simak Apa yang dimaksud dengan meniskus cembung dibawah ini.

Meniskus cembung adalah peristiwa melengkungnya permukaan zat cair yang tinggi di bagian tengan dan turun di tepi karena pengaruh gaya adhesi dan kohesi. Ketika zat berada dalam tabung atau celah yang sempit. Adhesi sendiri adalah gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang tidak sejenis.

Gaya adhesi akan mengakibatkan dua zat akan saling melekat jika dicampurkan. Contohnya adalah bercampurnya air dengan teh/kopi, melekatnya air pada pipa kapiler, melekatnya tinta pada kertas, dan lain-lain.

Sementara kohesi adalah gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis. Gaya kohesi mengakibatkan dua zat bila dicampurkan tidak akan saling melekat. Kohesi antara lain dipengaruhi oleh kerapatan dan jarak antarpartikel dalam zat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya kohesi zat padat lebih besar dibandingkan dengan zat cair dan gas. Contoh dari peristiwa kohesi antara lain tidak bercampurnya air dengan minyak, tidak melekatnya raksa pada dinding pipa kapiler, air pada daun talas, dan lain sebagainya.

Jenis Meniskus

Meniskus terbagi menjadi dua jenis, yaitu meniskus cembung dan meniskus cekung. Adapun penjelasan dari kedua jenis meniskus adalah sebagai berikut:

Meniskus Cekung

Meniskus cekung merupakan meniskus yang mempunyai bentuk permukaan zat cair yang cekung. Contoh meniskus cekung adalah seperti permukaan air pada pipa kapiler. Penyebab kecekungan ini adalah gaya kohesi yang lebih kecil daripada gaya adhesi. Akibat lainnya yaitu zat dapat membasahi dinding wadahnya dan tetesan airnya tidak membentuk bangun seperti bola. Adapun bentuk dari meniskus cekung bisa dilihat pada gambar 1.

Gambar 1. Meniskus Cekung
Gambar 1. Meniskus Cekung

Meniskus Cembung

Meniskus cembung merupakan meniskus yang mempunyai bentuk permukaan zat cair dalam bejana yang berbentuk cembung. Contoh meniskus cembung adalah seperti permukaan air raksa pada pipa kapiler. Penyebab kecembungan ini adalah gaya kohesi yang lebih besar daripada gaya adhesi. Akibat lainnya yaitu zat tidak dapat membasahi wadahnya dan tetesan membentuk bangun seperti bola. Adapun bentuk dari meniskus cembung bisa dilihat pada gambar 2.

 Gambar 2. Meniskus Cembung
 Gambar 2. Meniskus Cembung

Kohesi

Kohesi adalah gaya tarik menarik antara partikel partikel yang sejenis. Kohesi dipengaruhi oleh kerapatan dan jarak antarpartikel dalam zat. Dengan demikian, kamu pasti tahu bahwa gaya kohesi zat padat lebih besar dibandingkan dengan zat cair dan gas (hayo…coba ingat kembali susunan partikel pada zat padat, cair, dan gas pada artikel sebelumnya). Gaya kohesi mengakibatkan dua zat bila dicampurkan tidak akan saling melekat. Contoh peristiwa kohesi adalah : Tidak bercampurnya air dengan minyak, tidak melekatnya air raksa pada dinding pipa kapiler, dan air pada daun talas.

Adhesi

Adhesi adalah gaya tarik menarik antara partikel partikel yang tidak sejenis. Gaya adhesi akan mengakibatkan dua zat akan saling melekat bila dicampurkan. Contohnya : Bercampurnya air dengan teh/kopi, melekatnya air pada dinding pipa kapiler, melekatnya tinta pada kertas, dll. (Coba kalian cari tahu contoh yang lainnya dalam kehidupan sehari hari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *