Apakah ciri-ciri umum tumbuhan

Tumbuhan adalah kelompok organisme yang mencakup semua tanaman darat: lumut, pakis, tumbuhan runjung, tanaman berbunga, dan sebagainya — beragam bentuk yang menakjubkan. Dengan lebih dari 250.000 spesies, mereka hanya menempati urutan kedua setelah arthropoda.

Tumbuhan sudah ada sejak lama. Tanaman pertama kali muncul di Ordovisium, tetapi tidak mulai menyerupai tanaman modern sampai Silur Akhir. Pada penutupan Devonian, sekitar 360 juta tahun yang lalu, ada berbagai macam bentuk dan ukuran tanaman di sekitar, termasuk tanaman merayap kecil dan pohon-pohon hutan yang tinggi.

Ciri tumbuhan yang khusus dan penting adalah warna hijau mereka, hasil dari pigmen yang disebut klorofil. Tumbuhan menggunakan klorofil untuk menangkap energi cahaya, yang menjadi bahan bakar pembuatan makanan — gula, pati, dan karbohidrat lainnya. Tanpa sumber makanan ini, sebagian besar kehidupan di bumi tidak mungkin. Masih akan ada jamur dan ganggang, tetapi tidak akan ada buah, sayuran, biji-bijian, atau hewan apa pun (yang akhirnya bergantung pada tanaman untuk makanan mereka juga!)

Kontribusi penting lain dari tumbuhan adalah pembentukannya terhadap lingkungan. Pikirkan tempat tanpa tanaman. Satu-satunya tempat di bumi adalah gurun Arktik, gurun yang benar-benar gersang, dan laut dalam. Di tempat lain, dari tundra ke hutan hujan ke padang pasir, dihuni oleh tanaman. Bahkan, ketika kita memikirkan lanskap tertentu, itu adalah tanaman yang pertama kali muncul di pikiran. Coba gambarkan hutan tanpa pohon, atau padang rumput tanpa rumput. Adalah tumbuhan yang menghasilkan dan memelihara lingkungan terestrial seperti yang kita kenal.

Pengertian Tumbuhan

Tumbuhan atau yang lebih dikenal dengan tumbuhan ialah salah satu organisme eukariotik multiseluler yang mempunyai dinding sel dan klorofil. Klorofil yaitu zat hijau daun yang fungsinya untuk fotosintesis yang sehingga tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri atau yang sifatnya autotrof. Inilah yang membedakan antara Tumbuhan dan Kingdom Animalia. Perbedaan lainnya dari Tumbuhan tidak bisa bergerak bebas seperti Kingdom Animalia.

Ciri-Ciri Tumbuhan:

  • Bersifat Multiseluler. Terdiri dari banyak sel
  • Eukariot. Eukariota atau eukarya adalah organisme dengan sel yang memiliki nukleus dan organel bermembran lainnya.
  • Dinding sel. Pada dinding sel yang tersusun oleh selulosa.
  • Klorofil. Mempunyai klorofil yang fungsinya untuk fotosintesis.
  • Autotrof. Karena mempunyai klorofil, oleh karena itu tumbuhan yang bersifat autotrof (bisa membuat makanan sendiri) dengan bantuan cahaya sinar matahari.
  • Pati penyimpanan. Dapat menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati)
  • Adanya siklus hidup. Dapat mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya.

Klasifikasi Tumbuhan

Tumbuhan mempunyai klasifikasinya sendiri. Klasifikasi ini membantu kita untuk bisa membedakan antara spesies yang satu dengan spesies yang lain dalam Tumbuhan.

1. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut yaitu suatu kumpulan tumbuhan kecil, yang hidup di darat dan biasanya tumbuh ditempat lembab, tidak mmepunyai akar, batang dan daun sejati, serta tidak mempunyai pembuluh pengangkut (xilem dan floem), merupakan sebuah tumbuhan peralihan antara tumbuhan ber-talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-kormus (kormofita) dan mengalami suatu pergiliran keturunan

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

  • Talofita yaitu tumbuhan yang tidak bisa dibedakan antara akar, batang dan daun.
  • Kormofita yaitu suatu tumbuhan yang sudah bisa dibedakan antara akar, batang dan daun
  • Tumbuhan lumut disebut juga dengan tumbuhan peralihan karena ada berupa tumbuhan yang masih berupa talus (lembaran, yakni lumut hati), tetapi ada juga yang sudah mempunyai struktur tubuh mirip dengan akar, batang dan daun sejati (lumut daun).
  • tumbuhan lumut juga merupakan suatu tumbuhan pelopor (vegetasi perintis), yang tumbuh disuatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh
  • Tumbuhan ini berukuran : makroskopis 1-2 cm, dan ada juga yang mencapai 40 cm.
  • Tumbuhan ini tubuh nya berbentuk : mempunyai dua bentuk generasi, yakni generasi Gametofit dan generasi Sporofit.

2. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Tumbuhan Paku ialah suatu tumbuhan yang sudah mempunyai akar, batang dan daun sejati, yang berkembang biak dengan spora (kormofita berspora), dan mempunyai pembuluh angkut xilem dan floem, mempunyai klorofil juga, berakar serabut dan mengalami suatu pergiliran keturunan

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

  • Pada akar, batang, dan daun bisa di bedakan
  • Spora yang dihasilkan pada sporofil, terutama pada bawah daunnya
  • Daun muda nya tumbuh menggulung

3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Kata spermatophyta berasal dari bahasa Yunani yaitu sperma=biji , phyton=tumbuhan kelompok tumbuhan yang hidup di darat, mempunyai akar, batang dan daun sejati, tracheophyta, autotrof, serta dapat menghasilkan biji.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

  • Mempunyai bunga/organ biji yang dihasilkan oleh strobilus atau bunga
  • Jika biji tertutup disebut dengan Angiospermae dan yang terbuka disebut dengan Gymnospermae.

Jenis-Jenis Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

  1. Tumbuhan berbiji terbuka (gymnospernae)
    Gymnospernae ialah suatu tumbuhan yang bijinya tidak ditutupi oleh bakal buah.

Ciri-ciri tumbuhan biji terbuka adalah:

  • Pada umumnya perdu atau pohon, tidak ada yang berupa herba Batang dan akar berkambium yang sehingga bisa tumbuh membesar
  • Mempunyai bentuk perakaran tunggang
  • Daunnya sempit, tebal dan kaku
  • Pada tulang daun tidak beraneka ragam
  • Tidak mempunyai bunga sejati
  • Pada Alat perkembangbiakannya yang berbentuk kerucut yang disebut dengan strobilus atau runjung.
  • Pada bakal biji tersusun dalam strobilus
  • Pada Alat kelamin terpisah, serbuk sari terdapat dalam strobilus jantan dan sel telur terdapat dalam strobilus betina.
  • bakal biji nya tidak dilindungi oleh daun buah/berbiji terbuka

Tumbuhan Berbiji Terbuka Dibagi Menjadi 4 Kelas Yaitu :

  • Cycadinae Ciri khasnya yaitu batangnya tidak bercabang, daunnya majemuk, tersusun sebagai tajuk di puncak pohon. Merupakan tumbuhan berumah dua, yang artinya mempunyai strobilus jantan saja atau strobilus betina saja. Contohnya: Zamia furfuracea, Cycas revoluta dan Cycas rumphii (pakis haji)
  • Ginkgoinae Jenis tumbuhan ini merupakan tumbuhan asli dari daratan Cina. Tinggi pohon ini bisa mencapai 30 meter, daun nya berbentuk kipas dan mudah gugur. Serbuk sari dan bakal biji nya dihasilkan oleh individu yang berlainan. Anggota kelompok ini hanya ada satu species yakni Ginkgo biloba.
  • Coniferinae Coniferales yang berarti tumbuhan pembawa kerucut, karena pada alat perkembangbiakan jantan dan betina berupa strobilus yang berbentuk kerucut. Tumbuhan yang termasuk kelompok ini mempunyai ciri selalu hijau sepanjang tahun (evergreen). Contohnya : Agathis alba (damar), Pinus merkusii (pinus), Cupressus sp.,Araucaria sp., Sequoia sp., Juniperus sp. dan Taxus sp.
  • Gnetinae Jenis tumbuhan ini anggota kelompok nya berupa perdu, liana (tumbuhan pemanjat) dan pohon. Daunnya yang berbentuk oval/lonjong dan duduk daun nya berhadapan dengan bentuk urat daun menyirip. Pada xilem ini terdapat trakea dan floem tidak mempunyai sel pengiring. Strobilus tidak berbentuk kerucut, tetapi sudah bisa disebut dengan “bunga”. Contohnya : yang terkenal dari kelompok ini yaitu Gnetum gnemon (melinjo).
  1. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
    Tumbuhan biji tertutup ialah tumbuhan yang bijinya terdapat pada dalam bakal buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)

  • Hidupnya sebagai pohon, perdu, semak, yang merambat atau herba/terna
  • Daunnya berbentuk pipih dan lebar dengan susunan tulang daun menyirip, menjari, melengkung atau sejajar
  • Mempunyai bunga sejati dengan sebuah perhiasan bunga yang berupa kelopak dan mahkota bunga dan pada alat perkembangbiakannya berupa putik dan benang sari

Tumbuhan biji tertutup terbagi menjadi dua kelas yang berdasarkan jumlah keping bijinya, yaitu:

  1. Dikotil
  • Mmepunyai dua daun lembaga ( dikotiledon)
  • Pada batang umumnya bercabang
  • Pada tulang daunnya menjari atau menyirip
  • Mmepunyai kambium sehingga pada akar dan batang bertambah besar, jaringan ikat pembuluh xilem dan floem pada akar dan batang tersususn dalam suatu lingkaran
  • Mempunyai suatu sistem akar tunggang
  • Bunganya mempunyai bagian – bagian dengan kelipatan 4 atau 5, yang bentuknya beraturan dengan bunga yang mencolok

Contoh tumbuhan Dikotil adalah sebagai berikut :

  • Yang pertama Suku getah-getahan (Euhorbiaceae), misalnya: tumbuhan singkong, jarak, karet, dan puring
  • Yang kedua Suku polong-polongan (Leguminosae), misalnya: pada tumbuhan putri malu, petai, flamboyan, kembang merak, kacang kedelai,kacang tanah dan lain sebagainya.
  • Yang ketiga Suku terung-terungan (Solanaceae), misalnya: pada tumbuhan kentang, terong, tomat, cabai, kecubung, dan lain sebagainya.
  • Yang keempat Suku jeruk-jerukan (Rutaceae), misalnya: pada tumbuhan jeruk manis, jeruk bali
  • Yang kelima Suku kapas-kapasan (Malvaceae), misalnya: pada tumbuhan kembang sepatu, kapas
  • Yang keenam Suku jambu-jambuan (Mirtaceae), misalnya: pada tumbuhan cengkih, jambu biji, jambu air, jambu monyet, jamblang, dan lain sebagainya.
  • Dan yang terakhir Suku komposit (Compositae), misalnya: pada tumbuahan bunga matahari, bunga dahlia, bunga krisan
  1. Monokotil
  • Mempunyai satu daun lembaga (kotiledon)
  • Pada batangnya tidak bercabang atau bercabang sedikit, ruas-ruas batang jelas
  • Pada Daunnya biasanya berpelepah dan berupa daun tunggal
  • Mempunyai tulang daun sejajar ataumelengkung
  • Tidak berkambium, pada jaringan xilem dan floem pada akar dan batang tersusun tersebar
  • Mempunyai suatu sistem akar serabut
  • Bunga nya mempunyai bagian-bagian dengan jumlah yang berkelipatan 3, bentuknya tidak beraturan, warna tidak mencolok

Contoh tumbuhan monokotil adalah sebagai berikut :

  • Yang pertama Suku rumput-rumputan (Graminae), misalnya: pada tumbuhan padi, jagung, bambu, rumput, tebu, gandum dan lain sebagainya.
  • Yang kedua Suku pinang-pinangan (Palmae), misalnya: pada tumbuhan kelapa, rotan, kelapa sawit, aren, salak dan lain sebaginya.
  • Yang ketiga Suku jahe-jahean (Zingiberaceae), misalnya: pad atumbuhan kunyit, jahe, lengkuas
  • Yang keempat Suku nanas-nanasan (Bromeliaceae), misalnya: pada tumbuhan nanass
  • Dan yang terakhir Suku anggrek-anggrekan (Orcidaceae), misalnya: pada tumbuhan anggrek bulan, anggrek macan, anggrek yang tumbuh di hutan irian jaya dan lain sebagainya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *