Apakah Fungsi dan Struktur Alveoli ?

Fungsi alveoli adalah untuk mendapatkan oksigen ke dalam aliran darah untuk transportasi ke jaringan, dan untuk menghilangkan karbon dioksida dari aliran darah. Fungsi dasar alveoli adalah pertukaran gas. Strukturnya adalah situs tempat pertukaran gas selama respirasi berlangsung. Struktur ini dikelilingi oleh kapiler yang membawa darah. Pertukaran karbon dioksida dalam darah dari kapiler ini terjadi melalui dinding alveolus.

Alveoli mulai berfungsi ketika kita menghirup udara melalui lubang hidung kita. Udara melewati rute panjang yang terdiri dari berbagai organ sistem pernapasan. Organ-organ ini termasuk saluran hidung, faring, laring, trakea, bronkus utama, tabung bronkial kecil, bronkiolus, dan akhirnya mencapai alveolus melalui kantung udara kecil. Udara mengandung oksigen yang diserap oleh darah yang mengalir melalui kapiler. Oksigen ini kemudian diteruskan ke sistem sirkulasi, sehingga melengkapi siklus pertukaran gas.

Struktur alveoli

Di paru-paru, udara dialihkan menjadi cabang mikroskopis yang lebih kecil dan lebih kecil yang disebut bronkiolus pernapasan, yang terhubung ke saluran alveolar.

Alveoli

Pada akhir setiap saluran ada sekitar 100 kantung alveolar, masing-masing berisi 20 hingga 30 alveoli yang berdiameter 200 hingga 300 μm. Setiap membran alveolar adalah satu sel tebal dan kontak langsung dengan kapiler yang juga satu sel tebal. Ada sekitar 600 juta alveoli di paru-paru, dengan total luas permukaan sekitar 75 m2. Luas permukaan alveolar yang besar, dikombinasikan dengan membran tipis, memungkinkan gas untuk berdifusi dengan mudah melintasi dinding alveolar.

Diameter kapiler yang mengelilingi alveoli sangat kecil sehingga hanya satu sel darah merah yang bisa lewat pada suatu waktu. Ini memperlambat sel-sel darah, sehingga gas memiliki lebih banyak waktu untuk berdifusi melalui kapiler. Ini juga memaksa sel darah merah dekat dengan dinding kapiler, mengurangi jarak difusi.

Mekanisme pertukaran gas

Oksigen dari udara yang dihirup berdifusi melalui dinding alveoli dan kapiler ke dalam sel darah merah, yang membawanya melalui darah ke jaringan tubuh. Karbon dioksida yang dihasilkan oleh jaringan tubuh kembali ke alveoli melalui darah. Kemudian berdifusi melintasi membran kapiler dan pernapasan ke dalam ruang udara untuk dihilangkan dengan ekspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *