Contoh Habitat: Pengertian, Komponen

Habitat adalah jenis lingkungan yang alami yang dihuni spesies organisme tertentu hidup. Habitat spesies adalah tempat-tempat di mana spesies dapat menemukan makanan, tempat tinggal, perlindungan, dan pasangan untuk reproduksi. Ini ditandai oleh fitur fisik dan biologis.

Faktor fisik dapat meliputi (misalnya): tanah, kelembaban, kisaran suhu, dan intensitas cahaya. Faktor biotik akan mencakup ketersediaan makanan dan ada tidaknya predator.

Setiap organisme memiliki kebutuhan habitat tertentu untuk kondisi di mana ia akan berkembang, tetapi beberapa toleran terhadap variasi yang luas sementara yang lain sangat spesifik dalam persyaratan mereka.

Habitat belum tentu merupakan wilayah geografis, dapat berupa bagian dalam batang, batang kayu busuk, batu atau rumpun lumut; karena organisme parasit memiliki tubuh sebagai inangnya, bagian dari tubuh inang (seperti saluran pencernaan), atau sel tunggal di dalam tubuh inang.

Tipe habitat geografis termasuk kutub, subtropis, dan tropis. Jenis vegetasi darat dapat berupa hutan, padang rumput, padang rumput, semi-kering, atau gurun.

Habitat air tawar termasuk rawa-rawa, sungai, sungai, danau, dan kolam; habitat laut termasuk rawa-rawa garam, pantai, zona intertidal, muara, karang, teluk, laut terbuka, dasar laut, perairan dalam dan ventilasi kapal selam.

Habitat dapat berubah seiring waktu. Penyebab perubahan dapat mencakup peristiwa kekerasan (seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan atau perubahan arus laut); atau perubahan dapat terjadi lebih bertahap selama ribuan tahun dengan perubahan iklim, karena lapisan es dan gletser maju dan mundur, dan karena pola cuaca yang berbeda membawa perubahan curah hujan dan radiasi matahari.

Perubahan-perubahan lain terjadi sebagai akibat langsung dari aktivitas manusia, seperti penggundulan hutan, pembajakan rerumputan kuno, pengalihan dan perusakan sungai, pengeringan tanah rawa dan pengerukan dasar laut.

Pengenalan spesies asing dapat memiliki efek yang menghancurkan pada satwa liar asli, melalui peningkatan predasi, melalui persaingan untuk sumber daya atau melalui pengenalan hama dan penyakit yang tidak memiliki kekebalan spesies asli.

Pengertian Habitat

Habitat adalah tempat organisme tinggal nyaman di rumahnya. Habitat memenuhi semua kondisi lingkungan yang dibutuhkan organisme untuk bertahan hidup. Untuk seekor binatang, habitat berarti semua yang dibutuhkannya untuk menemukan dan mengumpulkan makanan, memilih pasangan, dan berhasil bereproduksi.

Menurut Clements serta Shelford di tahun 1939, habitat merupakan lingkungan fisik yang terdapat di sekitar suatu spesies, atau juga populasi spesies, atau pun kelompok spesies, dan/atau komunitas.

Di dalam ilmu ekologi, apabila pada suatu tempat yang sama hidup segala macam kelompok spesies (mereka itu berbagi habitat yang sama) maka habitat itu disebut sebagai dengan biotop.

Untuk tumbuhan, habitat yang baik harus memberikan kombinasi cahaya, udara, air, dan tanah yang tepat. Sebagai contoh habitat tumbuhan, kaktus pir berduri, yang disesuaikan untuk tanah berpasir, iklim kering, dan sinar matahari yang cerah, tumbuh dengan baik di daerah gurun seperti Gurun Sonora di barat laut Meksiko.

Itu tidak akan berkembang di daerah habitat yang basah, dingin dengan sejumlah besar cuaca mendung (teduh), seperti negara bagian Oregon atau Washington di AS.

Terdapat beberapa golongan atau kelompok dari habitat seperti: hutan rimba, hutan kecil, gurun, lereng pegunungan, kolam, sungai, rawa, dan laut. Area pada padang rumput tertentu seperti halnya Pampas di Argentina ialah contoh suatu habitat. Habitat yang lebih luas ialah seperti padang belantara atau juga hutan hujan itu dinamakan Bioma.

Komponen Habitat

Komponen utama habitat adalah tempat berteduh, air, makanan, dan ruang. Habitat dikatakan memiliki pengaturan yang cocok ketika memiliki jumlah yang benar dari semua ini. Terkadang, suatu habitat dapat memenuhi beberapa komponen dari pengaturan yang sesuai, tetapi tidak semua.

Misalnya, habitat hewan puma dapat memiliki jumlah makanan yang tepat (rusa, landak, kelinci, dan tikus), air (danau, sungai, atau mata air), dan tempat berlindung (pohon atau sarang di lantai hutan).

Habitat puma tidak akan memiliki pengaturan yang sesuai, jika tidak memiliki cukup ruang bagi pemangsa besar ini untuk membangun wilayahnya sendiri. Seekor hewan dapat kehilangan komponen habitat ini – ruang – ketika manusia mulai membangun rumah dan bisnis, mendorong seekor binatang ke daerah yang terlalu kecil untuk bisa bertahan hidup.

Komponen Ruang dalam Habitat

Jumlah ruang dalam habitat yang dibutuhkan organisme untuk berkembang sangat bervariasi dari satu spesies ke spesies lainnya.

Misalnya, habitat semut tukang kayu biasa hanya membutuhkan beberapa inci persegi untuk seluruh koloni untuk membangun terowongan, mencari makanan, dan menyelesaikan semua kegiatan yang diperlukan untuk bertahan hidup. Sebaliknya, habitat cougars adalah hewan yang sangat soliter dan teritorial yang membutuhkan ruang yang luas.

Tumbuhan juga membutuhkan ruang dalam habitatnya. Habitat dengan pesisir pohon kayu merah, seperti yang ada di Taman Nasional Redwood di negara bagian California AS, dapat mencapai lebih dari 4,5 meter (15 kaki) dengan diameter dan 106 meter (350 kaki) tingginya.

Ruang dalam habitat tidak sama dengan jarak; kisaran binatang adalah bagian dari dunia yang didudukinya. Padang rumput, misalnya, adalah habitat jerapah, tetapi jangkauan binatang di Afrika tengah, timur, dan selatan.

Komponen Makanan dalam Habitat

Ketersediaan makanan adalah bagian penting dari pengaturan habitat yang sesuai. Misalnya, di bagian utara negara bagian AS di Minnesota, habitat beruang hitam kebanyakan memakan tanaman, seperti semanggi, dandelion, dan blueberry.

Jika ada kekeringan di habitat ini, tanaman akan menjadi langka. Meskipun habitatnya masih memiliki ruang (hutan besar), tempat berlindung (gua, lantai hutan), air (sungai dan danau), dan beberapa makanan, habitat itu tidak akan cukup untuk dimakan. Itu tidak lagi menjadi pengaturan yang cocok.

Terlalu banyak makanan juga dapat mengganggu habitat. Ketika habitat air tawar memiliki peningkatan tajam dalam fosfor, ganggang “mekar,” atau bereproduksi dengan cepat. Alga juga mati sangat cepat, dan alga yang membusuk menghasilkan mekar alga di habitat itu.

Mekar alga dapat menghitamkan habitat air, mengubahnya menjadi hijau, merah, atau coklat. Mekar alga juga dapat menyerap oksigen dari air, menghancurkan habitat organisme seperti ikan dan tanaman. Nutrisi yang berlebih untuk alga dapat menghancurkan rantai makanan habitat.

Komponen Air dalam Habitat

Air adalah komponen habitat yang sangat penting untuk semua bentuk kehidupan. Setiap habitat harus memiliki semacam persediaan air.

Beberapa organisme membutuhkan banyak air di habitatnya, sementara yang lain membutuhkan sangat sedikit. Misalnya, unta dromedari dikenal karena kemampuannya membawa barang dan orang untuk jarak jauh tanpa membutuhkan banyak air di habitatnya.

Typha, di sisi lain, adalah tanaman yang tumbuh paling baik di daerah habitat basah, seperti rawa. Koloni-koloni padat dari tanaman tinggi dan runcing ini tumbuh langsung di habitat dengan lumpur di bawah danau, aliran sungai, dan bahkan kolam di sekitar. Pengaturan habitat cattail yang cocok tergantung pada air.

Komponen Penampungan dalam Habitat

Habitat sebagai tempat perlindungan organisme melindunginya dari pemangsa dan cuaca. Tempat perlindungan dalam habitat datang dalam berbagai bentuk. Satu pohon, misalnya, dapat menyediakan habitat terlindung bagi banyak organisme berbeda.

Untuk habiat ulat bulu, tempat berteduh mungkin bagian bawah daun. Untuk habitat jamur jamur, tempat berteduh mungkin merupakan area sejuk dan lembab di dekat akar pohon. Untuk elang botak, tempat berteduh mungkin tempat yang tinggi untuk membuat sarang dan mengawasi makanan.

Pengelompokan Habitat

Macam – macam atau klasifikasi dari habitat:

  • Padang Rumput. Ini merupakan habitat bagi ekosistem yang terjadi di wilayah padang rumput.
  • Tundra. Tundra merupakan habitat dengan rendahnya suhu lingkungan sekitar.
  • Gurun. Tumbuhan yang hidup di habitat gurun ini biasanya mempunyai daun kecil, tebal serta memiliki akar yang sangat panjang.
  • Hutan Basah. Atau Hutan hujan tropika ini merupakan habitat yang kondisinya itu selalu basah atau juga lembap, yang bisa atau dapat atau bisa ditemui di wilayah sekitar khatulistiwa; yakni kurang lebih pada lintang 0°–10° ke utara serta ke selatan garis khatulistiwa.
  • Hutan Gugur. Ini merupakan habitat yang berupa hutan yang terletak di wilayah yang memiliki iklim tropis sertasubtropis.
  • Hutan Taiga. Habitat ini terletak di antara daerah subtropis serta kutub di belahan bumi bagian utara.
  • Air Tawar. Habitat air tawar ini dapat dibagi menjadi dua jenis, diantaranya perairan mengalir (lotik) serta perairan menggenang (lentik).
  • Habitat Laut. Habitat ini bisa juga disebut sebagai ekosistem bahari ini adalah ekosistem yang ada di perairan laut, yang terdiri dari ekosistem perairan dalam dan ekosistem pantai pasir dangkal atau litoral, serta juga ekosistem pasang surut.

Macam-macam Habitat

Berdasarkan Fungsi Ruang:

  • Habitat yang terputus – putus, kondisi baik serta tidak berselang seling, makhluk hidup itu mudah menyebar dari satu tempat ke tempat lain.
  • Habitat yang berkesinambungan, kondisi yang luas melebihi daerah yang mampu untuk dijajah oleh makhluk hidup.
  • Habitat terisolasi, area yang terbatas dan juga terpisah jauh dengan area lainnya.

Berdasarkan Waktu:

  • Habitat tidak menentu, habitat yang mengalami periode kondisi baik itu dengan lamanya bervariasi serta diselingi oleh adanya periode dengan kondisi kurang baik yang lamanya dan juga bervariasi.
  • Habitat konstan, habitat yang dengan secara terus menerus berada pada keadaan baik maupun kurang baik.
  • Habitat semusim, habitat yang kondisinya itu secara teratur berganti – ganti.
  • Habitat ephemeral, habitat dengan periode kondisi baik itu berlangsung singkat, dan juga diikuti oleh periode dengan kondisi kurang baik serta juga berlangsung sangat lama.

Peran dan Fungsi dari Habitat

Tempat untuk hidup. Fungsi utama dari habitat adalah sebagai tempat hidup makhluk hidup. Dengan habitat yang sesuai tentu suatu spesies makhluk hidup itu bisa atau dapat berkembangbiak, mencari makanan, sampai pada bertahan hidup.

Sebagai tempat perlindungan. Habitat yang cocok unruk suatu makhluk hidup, tentu memiliki kemungkinan besar bisa atau dapat bertahan dari segala macam ancaman, contohnya saja seperti ancaman dari predator (pemangsa).

Peran Habitat secara ringkas sebagai berikut:

  • Tempat tumbuh serta berkembangnya makhluk hidup.
  • Sebagai tempat tinggal untuk seluruh makhluk hidup di bumi.
  • Karena habitat ini terbagi menjadi beberapa macam, oleh sebab itu habitat ini menjadi tempat tinggal yang cocok bagi makhluk hidup tertentu. Seperti contoh ialah tanaman kaktus yang hanya dapat hidup di habitat gurun atau juga padang pasir atau tanaman pohon yang banyak ditemukan pada daerah hutan hujan.

Apa itu Niche

Niche merupakan cara di mana suatu spesies atau juga komunitas organisme ini diposisikan di dalam habitat spesifik ini terhadap kondisi lingkungan (menguntungkan, atau tidak menguntungkan) serta spesies lain yang hidup bersama pada ruang itu (predator, mangsa, pengunjung, dll.). ).

Dengan kata lain, pada saat berbicara mengenai niche dalam sebuah habitat itu dapat dikatakan sebagai tempat bertemunya segala mas suatu spesies, itu disebutkan hubungan spesifiknya itu dengan unsur-unsur lain yang merupakan bagian dari suatu ekosistem.

Contoh Habitat

  • Habitat pohon bakau ialah daerah pasang surut atau daerah pantai.
  • Habitat pohon cemara gunung ialah hutan dataran tinggi.
  • Habitat Notonecta (sejenis hewan air) ini pada daerah danau, kolam, serta perairan yang dangkal yang di tumbuhan oleh adanya vegetasi.
  • Habitat pohon durian ialah tanah daratan dataran rendah.
  • Habitat ikan mas, ikan nila, ikan gurame, ialah perairan tawar.
  • Habitat harimau ialah hutan.
  • Habitat buaya muara ialah di perairan payau.
  • Habitat eceng gondok ini ialah daerah perairan yang terbuka.
  • Habitat hiu, paus, lumba-lumba ialah laut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *