Proses Pembentukan Lempeng Samudera

Sejauh ini kita hanya tau di bumi ada dua lempeng, yaitu lempeng benua dan samudera. Tapi apakah kita tau bagaimana lempeng samudera terbentuk? Dan apa persamaan serta perbedaan lempeng benua dan samudera? Berikut ulasannya.

Pembentukan Lempeng Samudera

Tidak seperti lempeng benua, lempeng samudera terus dibuat di beberapa punggung tengah samudera. Pada punggung tengah samudera, magma meletus ke dasar samudera di mana terletak zona retakan. Penambahan batuan baru ini kemudian mendorong secara horizontal lempeng samudera yang terlebih dahulu tercipta menjauh dari retakan.

Karena proses ini, kita menemukan bahwa umur lempeng samudera bertambah ketika kita bergerak menjauh dari zona retakan. Ketika lempeng samudera berjumpa dengan lempeng benua maka akan bertabrakan sebab kepadatannya lebih besar. proses ini menyebabkan lempeng samudera kembali lagi ke mantel dimana kemudian akan dilelehkan kembali ke dalam magma. Proses ini juga menyebabkan gerakan lempeng benua di seluruh permukaan Bumi.

Apa persamaan dan perbedaan lempeng benua dan lempeng samudera? Yuk, simak pembahasannya dalam artikel ini.

Persamaan Lempeng Benua dan Lempang Samudera

Lapisan litosfer dibagi menjadi lempeng-lempeng tektonik (tectonic plates). Di bumi, terdapat tujuh lempeng utama dan banyak lempeng-lempeng yang lebih kecil. Lempeng-lempeng litosfer ini menumpang di atas astenosfer.

Pergerakan lempeng tektonik bisa terjadi karena kepadatan relatif litosfer samudera dan karakter astenosfer yang relatif lemah. Pelepasan panas dari mantel telah didapati sebagai sumber asli dari energi yang menggerakkan lempeng tektonik. Pandangan yang disetujui sekarang, meskipun masih cukup diperdebatkan, adalah bahwa kelebihan kepadatan litosfer samudera yang membuatnya menyusup ke bawah di zona subduksi adalah sumber terkuat pergerakan lempengan.

Perbedaan Lempeng Benua dan Lempang Samudera

Lempeng benua merupakan lempeng bumi yang mempunyai sifat asam dengan berat jenis rendah, disusun oleh jenis batuan yang banyak mengandung potassium dan sodium, lempeng benua adalah lempeng yang menopang daratan, lempeng benua lebih tebal, kira – kira 40 km

Lempeng samudera bersifat basa dengan berat jenis yang tinggi, lempeng samudera lebih cenderung mengandung batuan dengan komposisi utama magnesium dan besi, lempeng samudera adalah lempeng yang ada di bawah samudera, lempeng samudera lebih tipis dengan ketebalan kira–kira 10 km.

Perbedaan antara lempeng benua dengan lempeng samudera juga dapat didasarkan pada kepadatan material pembentuknya.

– Lempeng samudera lebih padat daripada kerak benua dikarenakan perbedaan perbandingan jumlah berbagai elemen, khususnya silikon.

– Lempeng benua lebih padat karena komposisinya yang mengandung lebih sedikit silikon dan lebih banyak materi yang berat.

Dalam hal ini, lempeng samudera dikatakan lebih bersifat mafik ketimbang felsik. Maka, lempeng samudera umumnya berada di bawah permukaan laut seperti sebagian besar Lempeng Pasifik, sedangkan lempeng benua timbul ke atas permukaan laut, mengikuti sebuah prinsip yang dikenal dengan isostasi.

Loading...

Artikel terkait lainnya