Anatomi Mata bagian luar dan dalam beserta Fungsinya dengan lengkap

Artikel ini membahas anatomi mata dengan melihat struktur yang berbeda dari mata manusia dan fungsi mereka. Mata adalah organ yang bertanggung jawab untuk penglihatan. Penglihatan adalah jendela kita ke dunia luar. Artikel ini membahas anatomi mata dengan melihat struktur yang berbeda dari mata manusia dan fungsi mereka.

Kita akan mengamati dengan seksama struktur yang berbeda di bawah ini, perhatikan diagram untuk dapat cepat mencerna konten. Diagram menunjukkan penampang bola mata manusia. Bola mata adalah organ yang cukup bulat empuk oleh jaringan lemak dan mereka duduk di dua soket tulang dalam tengkorak. Hal ini membantu untuk melindungi mata dari cedera. Anatomi Mata manusia adalah sebagai berikut:

Anatomi Mata Bagian Luar dan Dalam dan Penjelasan Lengkapnya – mata adalah bagian tubuh yang sangat penting. Sehingga perlu merawat agar tetap sehat dan tidak mengganggu fungsi mata. Untuk memaksimalkan fungsi mata, sebaiknya mengkonsumsi cukup vitamin A yang baik untuk mata. Selain itu, anda juga perlu mempelajari Makalah Anatomi Mata Bagian Luar dan Dalam dan Penjelasan Lengkapnya.

Sklera

Sklera adalah lapisan terluar dari bola mata. Sklera adalah bagian putih (dan buram) dari bola mata. Otot bertanggung jawab untuk memindahkan bola mata yang melekat pada bola mata pada sklera.

Selaput bening (kornea)

Pada bagian depan bola mata, sklera berlanjut ke kornea. Kornea adalah bagian transparan berbentuk kubah pada bola mata. Sinar cahaya dari dunia luar pertama melewati kornea sebelum mencapai lensa. Bersama dengan lensa, kornea bertanggung jawab menfokuskan cahaya pada retina.

Yang dimaksud kornea ialah jaringan yang berbentuk kubah transparan serta membentuk bagian mata paling depan ataupun paling luar. Fungsi kornea mata ialah untuk jendela maupun sebagai jalan keluar masuknya cahaya menuju ke mata.

Karena dengan kornea ini mata bisa mengatur masuknya paparan cahaya supaya dapat melihat apapun yang ada di bumi secara jelas. Selain itu, kornea juga berfungsi memberi 65-75 % kekuatan fokus pada mata.
Anda juga harus berhati-hati dalam menjaga kesehatan kornea. Pada kornea mata ada banyak sekali ujung saraf sehingga membuatnya sensitif.

Koroid

Koroid adalah lapisan tengah bola mata yang terletak antara sklera dan retina. Ini memberikan nutrisi dan oksigen ke permukaan luar retina. Koroid yang merupakan bagian mata berbentuk membran berwarna cokelat gelap dan ada banyak sekali pembuluh darah pada koroid ini. Posisi bagian mata ini ada di antara sklera dengan retina.

Fungsi koroid ini ialah untuk memasok darah sekaligus mennutrisi ke retina serta ke seluruh struktur lain mata kita. Sementara konjungtiva ada di depannya, kecuali bagi kornea.

Ruang anterior

Ruang antara kornea dan lensa dikenal sebagai ruang anterior. Itu diisi dengan cairan yang disebut akueous humor. Ruang anterior juga dikenal sebagai rongga anterior.

Akueous humor

Aqueous humor adalah suatu cairan transparan yang beredar di ruang anterior. Ini menyediakan oksigen dan nutrisi ke bagian dalam mata dan memberi tekanan cairan yang membantu mempertahankan bentuk mata. Pada aqueous humor diproduksi oleh badan siliaris.

Organ berikutnya ialah bilik mata bagian depan ialah kantung yang menyerupai jelly di belakang kornea, dan tepat di depan lensa. Kantung maupun yang dikenal sebagai istilah anterior chamber berisi sebuah cairan aqueous humor untuk membantu membawa nutrisi menuju ke jaringan mata kita.

Fungsi lain dari cairan aqueous humor tersebut ialah untuk penyeimbang tekanan dalam mata kita. Kesehatan mata pun bisa dipengaruhi dari proses produksi serta aliran cairan dalam bilik mata bagian depan ini. Bisa ada gangguan, maka hal ini bisa mengakibatkan munculnya masalah dalam tekanan mata, misalnya adanya penyakit glaukoma.

Ruang posterior

Ruang posterior adalah area yang lebih besar daripada ruang anterior. Hal ini terletak berlawanan dengan ruang anterior di belakang lensa. Ruang posterior diisi dengan cairan yang disebut vitreous humor. Ruang posterior juga disebut sebagai badan Vitreous seperti yang ditunjukkan dalam diagram di atas – anatomi mata.

Vitreous humor

vitreous Humor adalah cairan seperti jeli transparan yang mengisi ruang posterior. Tekanan cairannya yang membuat lapisan retina ditekan bersama-sama untuk mempertahankan bentuk mata dan untuk menjaga fokus yang tajam pada gambar retina.

Yang dimaksud dengan vitreous ini ialah zat yang mirip jelly dan mengisi bagian dalam mata bagian belakang. Seiring berjalannya waktu, vitreous pun akan menjadi lebih encer serta dapat terlepas dari mata bagian belakang.

Bila penglihatan mata tampak seperti ada warna awan putih mengambang ataupun cahaya kedipan lampu, secepatnya temui dokter ahli mata. Karena, zat vitreous yang sudah terpisah bisa mengakibatkan lubang (lubang makula) yang berkembang dalam retina mata.

Bagian mata berupa makula ialah area sensitif kecil yang ada di tengahnya retina yang memberi penglihatan sentral. Dalam makula juga terdapat fovea. Letak fovea tersebut ialah ada di pusat macula. Tugasnya ialah memberi penglihatan secara detail yang tertajam pada mata kita.

Iris

Koroid berlanjut di depan bola mata untuk membentuk Iris. Iris adalah struktur datar, tipis,  berbentuk cincin menempel ke ruang anterior. Ini adalah bagian yang mengidentifikasi warna mata seseorang. Iris berisi otot melingkar yang mengelilingi pupil dan otot radial yang memancar ke arah pupil. Ketika kontraksi otot melingkar mereka membuat pupil lebih kecil, ketika kontraksi otot radial, mereka yang membuat pupil lebih luas.

Pupil dan iris merupakan bagian anatomi mata yang ada keterkaitan antara satu dengan lainnya. Iris juga merupakan membran yang bentuknya seperti cincin yang mengelilingi bulatan kecil warnanya lebih gelap ada di tengahnya.

Bulatan kecil yang ada di tengah ini disebut sebagai pupil. Pupil juga merupakan otot di bagian mata yang dapat tertutup maupun terbuka bahkan mengecil serta membesar.

Iris pun berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk pada mata serta menyesuaikan terhadap bukaan pupil. Saat diterpa paparan cahaya terang, maka iris bakal menutup (menyempit) serta membuat pupil menjadi terbuka lebih kecil guna membatasi cahaya masuk pada mata.
Disamping itu, iris juga yang menentukan warna dari mata seseorang. Orang yang memiliki mata cokelat mempunyai iris yang pigmennya banyak. Sedangkan untuk orang yang memiliki mata biru mempunyai iris yang pigmennya sedikit.

Otot siliaris

Otot-otot siliaris terletak di dalam korpus siliaris. Ini adalah otot-otot yang terus-menerus mengubah bentuk lensa untuk penglihatan dekat dan jauh. Lihat diagram anatomi mata atas.

Korpus siliaris

Koroid berlanjut di depan bola mata untuk membentuk badan siliaris. Ini menghasilkan aqueous humor. Korpus siliaris juga berisi otot-otot siliaris berkontraksi atau rileks untuk mengubah bentuk lensa.

Zonules

Ini zonule juga dikenal sebagai ligamen suspensorium adalah sebuah cincin dari serat yang kecil yang memegang lensa tersuspensi di tempat. Ini menghubungkan lensa ke badan siliaris dan memungkinkan lensa untuk berubah bentuk.

Lensa

Lensa adalah piringan transparan cembung ganda yang terbuat dari protein yang disebut crystalline. Hal ini terletak tepat di belakang iris dan memfokuskan cahaya ke retina. Pada manusia, lensa berubah bentuk untuk penglihatan dekat dan jauh.

Selanjutnya adalah lensa merupakan bagian mata berbentuk jaringan transparan namun lentur. Posisinya ada tepat di belakangnya iris serta pupil.

Fungsi dari lensa ini ialah membantu memusatkan cahaya serta gambar pada retina mata. Lensa tersebut memberi 25-35 persen dari kekuatan focus mata kita.

Tekstur lensa mata sangat lentur dan elastis. Sehingga bentukannya dapat berubah menjadi melengkung serta fokus dengan objek yang ada di sekitarnya. Contohnya saja saat melihat orang di dekat kita ataupun dari kejauhan.

Tetapi seiring bertambahnya umur seseorang, salah satu dari bagian penting anatomi mata dapat kehilangan elastisitasnya maupun kemampuan menangkap objek dengan fokus. Masalah ini dinamakan dengan presbiopia ataupun mata tua. Yakni gangguan penglihatan biasa dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut.

Pupil

Pupil adalah lubang di tengah iris yang terletak di depan lensa. Setiap kali perlu memasukkan lebih banyak cahaya ke bola mata, otot-otot akan kontraksi iris seperti diafragma kamera untuk menambah atau mengurangi ukuran pupil.

Retina

Retina adalah lapisan terdalam lapisan bagian belakang bola mata. Ini adalah bagian peka cahaya mata. Retina berisi fotoreseptor agar mendeteksi cahaya. Fotoreseptor ini dikenal sebagai cone (sel berbentuk kerucut) dan rod (sel berbentuk batang). Cone memungkinkan kita untuk mendeteksi warna sementara rod memungkinkan kita untuk melihat dalam cahaya yang kurang. Retina terdiri dari sel-sel saraf agar mengirimkan sinyal dari retina ke otak.

Sementara retina ialah suatu jaringan yang peka dengan cahaya. Retina juga melapisi permukaan mata bagian dalam. Sel pada retina dapat merubah cahaya yang masuk jadi impuls listrik. Sedangkan impuls listrik tadi dibawa saraf optik (mirip kabel pada televisi) menuju ke otak, kemudian menafsirkannya sebagai gambar ataupun objek yang kita lihat.

Fovea

Fovea adalah depresi kecil pada retina dekat disk optik. Fovea memiliki konsentrasi tinggi cone. Ini adalah bagian dari retina di mana ketajaman visual yang terbesar.

Saraf optik

Ini saraf optik terletak di bagian belakang sampai bola mata. Ini berisi akson dari retina sel ganglion (sel-sel saraf retina) dan mengirimkan impuls dari retina ke otak.

Disk optik

Impuls ditransmisikan ke otak dari bagian belakang ke bola mata pada disk optik juga disebut bintik buta. Hal ini disebut titik buta karena tidak mengandung fotoreseptor, maka setiap cahaya yang jatuh di atasnya tidak akan terdeteksi.

Otot mata

Otot-otot mata yang sangat kuat dan efisien, mereka bekerja sama untuk memindahkan bola mata dalam berbagai arah. Otot-otot utama mata adalah rektus lateral, rektus medial, rektus superior dan rektus inferior.

Arteri sentral dan Vena

Arteri sentral dan vena berjalan melalui pusat saraf optik. Arteri retina sentral sebagai pemasok sementara vena sentral mengaliri retina. Dalam diagram di atas – anatomi mata, arteri yang ditampilkan dalam warna merah sementara vena ditunjukkan dengan warna biru.

Saluran air mata

Ini adalah sebuah tabung kecil yang berjalan dari mata ke rongga hidung. Air mata mengalir dari mata ke hidung melalui saluran air mata. Inilah sebabnya mengapa mata berkaca-kaca biasanya disertai dengan hidung meler.

Nah, itulah penjelasan tentang Anatomi Mata Bagian Luar dan Dalam dan Penjelasan Lengkapnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga

© 2022 Sridianti.com