Ciri-ciri Ubur-ubur dan klasifikasi ubur-ubur

Ubur-ubur memiliki sel-sel penyengat kecil di tentakel mereka untuk membius atau melumpuhkan mangsa mereka sebelum mereka memakannya. Di dalam tubuh mereka yang berbentuk lonceng adalah lubang yang merupakan mulutnya. Ubur-ubur makan dan membuang sampah dari lubang ini.

Saat ubur-ubur menyemprotkan air dari mulut mereka, mereka didorong ke depan. Tentakel menggantung dari tubuh baglike yang halus dan menyengat mangsa mereka.

Sengatan ubur-ubur bisa menyakitkan bagi manusia dan terkadang sangat berbahaya. Tapi ubur-ubur tidak sengaja menyerang manusia. Sebagian besar sengatan terjadi ketika orang secara tidak sengaja menyentuh ubur-ubur, tetapi jika sengatannya berasal dari spesies yang berbahaya, itu bisa mematikan. Ubur-ubur mencerna makanan mereka dengan sangat cepat. Mereka tidak akan bisa mengapung jika mereka harus membawa makanan besar yang tidak tercerna.

Ubur-ubur makan ikan, udang, kepiting, dan tanaman kecil. Penyu menikmati rasa ubur-ubur. Beberapa ubur-ubur jernih, tetapi yang lain berwarna cerah seperti merah muda, kuning, biru, dan ungu, dan sering bercahaya. Orang Cina telah menangkap ubur-ubur selama 1.700 tahun. Mereka dianggap sebagai kelezatan dan digunakan dalam pengobatan Tiongkok.

Lihat tulisan kami tentang fakta ubur-ubur yang menyenangkan bagi anak-anak. Pelajari tentang ubur-ubur terlihat seperti apa, apa yang mereka makan, di mana mereka tinggal dan banyak lagi.

Fakta singkat ubur-ubur

  • Ubur-ubur hidup di laut dan ditemukan di semua lautan.
  • Beberapa ubur-ubur hidup di air tawar.
  • Ubur-ubur terlihat sedikit seperti payung.
  • Ubur-ubur dapat menjadi besar dan berwarna cerah.
  • Mereka sering dapat transparan (tembus) atau tembus (semi-transparan).
  • Beberapa bisa sangat sulit untuk melihat, hampir tak terlihat oleh mata manusia.
  • Meskipun meskipun mereka tinggal dilautan tapi, ubur-ubur bukan ikan.
  • Sekelompok ubur-ubur ini disebut ‘mekar’, ‘segerombolan’ atau ‘smack’.
  • Mekar besar dapat menampilkan lebih dari 100000 ubur-ubur.
  • Ubur-ubur tidak memiliki otak.
  • Ubur-ubur menggunakan tentakel mereka untuk menyengat. Sebagian besar tidak berbahaya bagi manusia, tetapi sengatan dari beberapa spesies, seperti ubur-ubur kotak, bisa sangat menyakitkan dan kadang-kadang membu.nuh.
  • Ubur-ubur kotak hampir transparan (tembus pandang).
  • Ubur-ubur makan plankton. Beberapa kura-kura laut makan ubur-ubur.

Ciri Ciri Ubur Ubur – Ubur-ubur dalam klasifikasi makhluk hidup termasuk ke dalam kingdom animalia. Ubur-ubur merupakan hewan laut yang tampak cantik namun terkadang dapat menimbulkan kerugian lewat sengatnya yang terkadang dapat menimbulkan gatal-gatal, kejang, hingga keracunan.

Apa itu ubur-ubur?

Ubur-ubur adalah invertebrata, yang bersama-sama dengan karang, gorgonia dan anemon milik kelompok yang disebut cnidaria (knidé = jelatang, dari bahasa Yunani). Kelompok hewan ini memiliki sel penyengat yang mereka gunakan baik untuk menangkap mangsa mereka dan juga sebagai bentuk pertahanan. Sel-sel ini mengandung kapsul di bagian dalam yang ada digulung filamen dan racun. Sebuah hewan mangsa yang bersentuhan dengan permukaan ubur-ubur, kapsul terbuka dan filamen yang dikeluarkan dan menempel ke mangsanya, menyuntikan racun mereka.

Mengapa mereka transparan?

Karena tubuh mereka adalah 95% air, yang berarti mereka sempurna tersamarkan. Tubuh ubur-ubur dibagi menjadi tiga bagian utama, payung, lengan oral (sekitar mulut) dan tentakel sebagai penyengat. Mereka adalah hewan dengan simetri radial. Mereka memiliki rongga internal di mana pencernaan dilakukan, mata rongga gastro-pembuluh darah dan yang memiliki celah tunggal yang melaksanakan fungsi dari baik mulut dan anus.

Mereka menunjukkan dua jenis morfologi: bentuk polip, yang hidup tetap ke substrat, dengan tubuh tubular dan dengan tentakel dan mulutnya diarahkan ke atas, dan bentuk ubur-ubur, hidup bebas dan dengan tentakel dan mulut ke bawah.

Bagaimana mereka berkembang biak?

Ubur-ubur memiliki jenis kelamin terpisah, artinya, ada ubur-ubur jantan dan betina. Dalam rangka untuk mereproduksi, jantan dan betina melepaskan sperma dan telur ke dalam air (reproduksi generatif).

Baca terus dan menikmati berbagai informasi menarik tentang ubur-ubur.

Ciri-ciri Ubur-ubur reproduksi Ubur-ubur

Setelah pembuahan, mereka mengembangkan larva yang menimbulkan ubur-ubur baru atau yang menetap di dasar laut sebagai polip. Dari polip tersebut, dengan cara reproduksi vegetatif, ubur-ubur yang hidup bebas baru dapat berkembang.

Ciri ciri ubur-ubur

Ubur-ubur atau Scyphozoa berdasarkan klasifikasi animalia termasuk ke dalam fillum Cnidaria yang artinya hewan yang memiliki jarum penyengat. Pengelompokan dari filum Cnidaria terbagi menjadi beberapa kelas, yaitu Cubozoa, Hydrozoa, Anthozoa, Staurozoa dan Scyphozoa. Berikut ini ciri-ciri atau karakteristik dari ubur-ubur yaitu:

  • Ubur ubur memiliki bentuk dominan berupa medusa dalam siklus hidupnya.
  • Sistem gerak pada hewan ini adalah pada bentuk medusa yang bergerak menggunakan otot yang menarik tubuhnya, sehingga air yang ada di dalam rongga tubuhnya akan keluar dan mendorongnya, lalu mesoglea pada ubur ubur yang tebal dan elastis digunakan untuk meluncur di air kemudian bentuknya akan kembali seperti semula.
  • Bentuknya seperti mangkuk terbalik, sehingga sering disebut ubur ubur mangkuk terbalik.
  • Ada yang memiliki tentakel dan ada yang tidak memiliki tentakel.
  • Pada tentakel umumnya diselimuti dengan sel sel penyengat (knidosit).
  • Ubur-ubur Scyphozoan kebanyakan pelagis, berenang bebas di laut terbuka.
  • Ubur-ubur ukuran kecil memakan partikel makanan yang terjebak dari air dan bersimbiosis dengan beberapa alga fotosintetik seperti dinofalgellata.
  • Pada ubur-ubur yang bersifat predator, dalam mencari mangsanya menggunakan organel nematosista yang ada di tentakelnya. Nematosista merupakan ciri khas dari filum Cnidaria, berupa sel berbentuk jarum yang fungsinya menusuk dan mengirim racun ke mangsanya.
  • Ubur-ubur adalah binatang diploblastik, dengan kata lain mereka mempunyai dua lapisan sel utama. Dua lapisan sel utama ubur-ubur yaitu eksoderm di bagian luar dan gastroderm ada di dalam, di tengahnya yaitu mesoglea yang berfungsi sebagai rangka.
  • Hewan ini tidak punya kepala dan mulut serta anusnya terletak di lubang yang sama, sisi yang dekat mulut disebut oral dan sebaliknya disebut aboral.
  • Sistem pencernaannya yaitu dengan sistem saluran gastrovaskular yang terdiri dari yaitu mulut, manubrium, perut pusat yang bercabang membentuk empat kantung perut, yang masing masing dibatasi 6 sekat yang disebut dengan septum.
  • Sistem pernafasan hewan invertebrata ini melalui kedua lapisan sel dengan menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida ke sekitarnya.
  • Memiliki sistem saraf yang tersebar ke semua bagian tubuh serta mempunyai cincin otot. Sementara untuk melapisi kubah tubuhnya ada kontraktil yang berguna ketika berenang di dalam air.
  • Perkembangbiakan hewan ini mengalami metagenesis, yaitu perkembangan seksual yang diikuti oleh perkembangbiakan aseksual dalam satu generasi dan memiliki jenis kelamin yang terpisah (dioecious). Spermatozoid keluar dari lubang mulut medusa jantan kemudian masuk ke dalam usus medusa betina untuk membuahi telurnya. Hasil pembuahannya yaitu zigot yang akan berkembang menjadi blastula yang dilanjutkan menjadi larva bersilia disebut planula. Planula larva dibentuk oleh fertilisasi eksternal, mereka menetap di substrat dalam bentuk polypoid yang dikenal dengan scyphistoma. Planula tersebut akan tumbuh menjadi polip. Lalu polip bereproduksi secara aseksual dengan membentuk medusa dan begitu seterusnya.

Klasifikasi Ubur-Ubur

Secara umum klasifikasi pada ubur-ubur (Scyphozoa) berdasarkan pada taksonomi kelasnya yaitu ordo, famili hingga genus. Berikut ini klasifikasi ordo dari ubur ubur (Scyphozoa), yaitu :

1. Coronatae

Ordo jenis ini dikenal dengan istilah Crown Jellyfish, yang memiliki tujuh famili di dalamnya. Jenis ini memiliki pembeda ciri dengan ubur ubur lainnya adalah pada adanya alur yang dalam sepanjang penutup/payung atau mangkoknya, sehingga membentuk seperti mahkota sesuai dengan istilah populernya. Jenis ini biasanya hidup di lautan dalam.

2. Rhizostomae

Termasuk ke dalam subordo Discomedusae. Ciri dari ubur-ubur jenis ini yaitu tidak memiliki tentakel dan struktur lainnya. Sebaliknya, jenis ini memiliki delapan lengan yang bercabang. Hal ini yang membedakan dengan jenis lainnya yang hanya memiliki empat lengan saja.

3. Semaeostomeae

Semaeostomeae yang secara harfiah artinya mulut bendera dan termasuk ordo dengan jenisnya yang terbesar. Jenis ini adalah ubur-ubur yang umum dikenal masyarakat. Ciri khas jenis ini ditandai dengan adanya empat tentakel oral (tentakel panjang yang menempel di mulut), bentuk dari payung ubur ubur jenis ini berbentuk kubah dengan batas yang bergerigi, sistem pencernaan gastrovaskular terdiri dari empat kantung yang tidak bercabang yang menonjol keluar dari perut tengah, tidak memiliki cincin kanal, jenis ini juga memiliki delapan tentakel, empat pada per-radical dan empatnya lagi pada inter-radical, tentakel ini juga memiliki sel penyengat. Ordo ini bisa ditemukan di lautan di seluruh dunia.

Kelompok ini terdiri dari lima ordo yaitu Cyaneidae, Drymonematidae, Pelagiidae, Phacellophoridae, dan Ulmaridae. Untuk membedakan antara Ulmaridae, Cyaneidae dan Pelagiidae yaitu pada Rongga gastrovascular yang terbagi ke dalam radial septa ke dalam rhopalar dan kantung tentakelnya sederhana dan juga tidak bercabang, ini untuk Pelagiidae.

Sedangkan kantung tentakel yang bercabang adalah ciri khas dari Cyaneidae. Untuk Ulmaridae yaitu sistem gastrovaskularnya dalam bentuk kanal yang tidak bercabang dan juga bercabang disebut dengan kanal anastomosing radial. Spesies yang cukup dikenal oleh orodo ulmaridae adalah Aurelia aurita atau yang lebih dikenal sebagai ubur ubur bulan.

Pada jenis ini umumnya hidup secara berkoloni, memiliki ukuran 25 – 40 cm, tidak mampu bergerak bebas, pergerakannya cenderung mengikuti arus, dan merupakan predator bagi medusa ukuran kecil, jenis jenis plankton dan juga moluska.

Itulah pembahasan tentang ciri ciri ubur ubur. Dengan mengetahui ciri cirinya, kita lebih tahu bagaiamana sebenarnya ciri fisik dari ubur ubur. Semoga bermanfaat.

Related Posts