Jelaskan perbedaan siring dan sakus pneumatikus burung

Siring merupakan alat suara yang dimiliki oleh burung, di   mana   pada   siring   terdapat   selaput   yang   akan bergetar   sehingga   dapat menghasilkan   bunyi   jika dilewati udara. Adapun sakus pneumatikus merupakan kantong udara yang dimiliki oleh burung, yang berfungsi membantu membesarkan ruang siring, mengatur suhu tubuh, menyelubungi alat-alat dalam untuk mencegah kedinginan, serta untuk memperbesar dan memperkecil berat jenis tubuh pada saat terbang.

Trakea tersusun atas tulang rawan yang berbentuk lingkaran. Trakea ini bercabang menjadi bronkus kanan dan kiri. Bronkus ini kemudian akan menghubungkan siring dengan paru-paru. Siring memiliki selaput yang akan bergetar dan menghasilkan bunyi jika ada udara yang lewat.

Paru-paru dibungkus oleh selaput pleura dan berhubungan dengan kantong udara pada alat dalam. Kantung udara disebut sakus pneumatikus dan terdapat pada pangkal leher, rongga dada, ketiak, dan antartulang korakoid. Kantong udara berfungsi antara lain:

  • untuk bernapas pada saat terbang;
  • membantu memperkeras suara karena dapat memperbesar ruang siring;
  • mencegah kedinginan dengan menyelubungi alat-alat dalam dengan rongga udara;
  • mengurangi panas badan agar tidak banyak yang hilang;
  • pada saat berenang dapat memperbesar dan memperkecil berat jenis tubuhnya.

Kantong udara pada burung berjumlah 9, antara lain:

  • 2 buah kantong udara di leher;
  • 1 buah kantong udara di antara tulang selangka;
  • 2 buah kantong udara di dada depan;
  • 2 buah kantong udara di dada belakang;
  • 2 buah kantong udara di perut.

Baca Juga

© 2022 Sridianti.com