Cara Menentukan Tata Nama Alkuna

Mempelajari kimia dengan berbagai reaksi dan ikatan pada setiap unsur senyawa tentunya akan menjadi tambahan pengetahuan untuk Anda. Selain itu hal ini juga akan memudahkan Anda dalam memahami sekaligus mengaplikasikan berbagai senyawa untuk memudahkan anda dalam memenuhi kebutuhan Anda. Dari berbagai jenis unsur senyawa yang ada, salah satu yang tak boleh luput dari perhatian Anda adalah senyawa hidrokarbon alkuna.

Sifat Istimewa Alkuna

Sebagai salah satu senyawa hindrokarbon, alkuna ini termasuk unsur senyawa yang juga penting untuk dipelajari. Apalagi mengingat alkuna ini memiliki berbagai sifat yang istimewa yang akan sangat berfungsi untuk kehidupan Anda. Selain itu alkuna juga memiliki susunan tata nama yang pastinya harus anda pelajari. Dengan begitu harapannya Anda akan lebih memahami karakteristik dari senyawa hidrokarbon alkuna ini.

Alkuna yang merupakan senyawa hidrokarbon tidak jenuh dengan satu ikatan rangkap tiga ini pastinya memiliki keistimewaan. Selain mudah bereaksi dibandingkan dnegan senaywa hidrokarbon lain, alkuna ini juga memiliki titik didih yang tinggi.

Tata Nama Alkuna

Untuk tata nama alkuna sendiri sebenarnya tak jauh berbeda dengan tata penamaan unsur senyawa lainnya. Dimana langkah pertama Anda harus menganalisis terlebih dahulu jenis ikatan yang ada. Jika ikatan memiliki rangkap tiga maka bisa dipastikan bahwa senyawa tersebut merupakan senyawa alkuna. Yang kedua Anda perlu menghitung jumlah karbon atau atom C pada ikatan tersebut.

Untuk langkah yang ketiga Anda bisa mulai menulis awalan ikatan senyawa yang didasarkan pada jumlah atom karbonnya dan kemudian diakhiri dengan akhiran “una”. Untuk yang keempat apabila jumlah atom karbon pada senyawa alkuna ternyata diketahui terdapat lebih dari 3 buat maka jangan lupa Anda sertakan nomor pada setiap atom dimana nomor terkecil diletakkan pada atom karbon yang terikat dnegan ikatan senyawa rangkap ketiga.

Setelah itu Anda bisa mulai memberikan penamaan senyawa yang diawali dengan nomor atom karbon yang pertama yang terkait dengan ikatan rangkap 2. Selanjutnya diikuti dengan tanda – dan juga nama rantai induk. Itulah aturan tata nama pada senyawa alkuna ini.

Loading...

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *