Ciri-ciri Orang yang Menderita Tetanus

Definisi Tetanus

Tetanus merupakan suatu penyakit yang muncul karena infeksi dari bakteri yang masuk ke dalam tubuh melalui luka. Bakteri tersebut biasa disebut dengan clostridium tetani. Baketi yang berbentuk spora ini terdapat di sekitar kita, seperti pada tanah, rumput-rumput, dan kotoran hewan maupun manusia. Jenis luka yang sering menyebabkan tetanus adalah luka-luka seperti luka robek, luka tusuk, luka bakar, luka terkontaminasi, dan luka pada tali pusar.

Jika luka-luka tersebut dimasuki oleh bakteri dari penyakit tetanus, maka sistem saraf dan otot akan diserang dan menjadi kaku. Otot yang diserang terutama otot rahang, otot leher, dan juga otot pernapasan. Oleh karena itu, tetanus merupakan penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan penderitanya kesulitan bernapas dan bisa menyebabkan kematian.

Menyadari akan berbahayanya penyakit tetanus, ada baiknya kita mengetahui ciri-ciri atau gejala-gejala yang akan diderita oleh seseorang yang terserang penyakit ini. Dengan demikian, kita dapat berhati-hati dan segera mengambil langkah yang tepat apabila gejala-gejala ini terjadi sehingga bisa mengambil tindakan yang cepat bila menemui gejala-gejala tetanus.

Gejala-gejala Tetanus

Adapun ciri-ciri dan gejala terserang penyakit tetanus, yaitu :

Ciri Tetanus

Ciri Tetanus

  1. Mengalami otot kaku. Gejala otot kaku ini disebabkan oleh sistem saraf yang terganggu akibat racun yang disebarkan oleh bakteri penyebab tetanus. Biasanya dimulai dari kekakuan pada otot rahang, lalu otot leher yang menyebabkan kesulitan menelan, kemudian otot perut juga menjadi kaku.
  2. Kejang tubuh yang memberi rasa sakit sampai tulang punggung melengkung dan berlangsung selama beberapa menit. Kejang-kejang ini biasanya dipicu oleh suara keras, sentuhan fisik atau cahaya.
  3. Gejala berat yang bisa menyebabkan kematian dapat terjadi ketika penderitanya mulai kesulitan bernapas karena otot-otot pernapasan yang tidak berfungsi normal.

Selain gejala-gejala di atas, tanda dan gejala tetanus lainnya yang juga sering dialami penderitanya adalah demam, berkeringat, tekanan darah tinggi, serta denyut nadi atau denyut jantung berdetak dengan cepat. Pengobatan penyakit tetanus dapat dilakukan dengan perawatan luka, penyuntikkan vaksin tetanus bagi pasien yang mengalami luka dalam atau luka kotor, pemberian obat antibiotik untuk mencegah infeksi, obat penenang untuk mengendalikan kejang otot, serta perawatan/terapi suportif.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *