Berikut ini Ciri-Ciri Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah

Tumbuhan paku (fern) atau Pteridophyta (Yunani, pteron = bulu, phyton = tumbuhan) merupakan kelompok Plantae yang tubuhnya sudah berbentuk kormus atau sudah memiliki bagian akar, batang, dan daun sejati. Susunan daun seperti bulu (menyirip).

Tumbuhan paku dapat bereproduksi dengan spora sehingga disebut Cormophyta berspora. Berbeda dengan lumut, Pteridophyta merupakan tumbuhan vaskuler (Tracheophyta) karena sudah memiliki pembuluh angkut xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). Masyarakat juga mengenal tumbuhan paku dengan istilah pakis. Kajian evolusi menyatakan bahwa tumbuhan vaskuler berspora (tumbuhan paku) diperkirakan sudah ada dan mendominasi hutan selama masa Karboniferus; sekitar 360 juta tahun silam.

Ciri-Ciri Tumbuhan paku atau Pteridophyta adalah sebagai berikut:

  • 1. Berbeda dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Oleh karena itu, tumbuhan paku termasuk kormophyta berspora.
  • 2. Memiliki berkas pembuluh angkut. Baik pada akar, batang, dan daun, secara anatomi sudah memiliki berkas pembuluh angkut, yaitu xilem yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun untuk proses fotosintesis, dan floem yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
  • 3. Terdiri atas dua fase generasi, yaitu sporofit (menghasilkan spora) dan gametofit (menghasilkan sel kela-min).
  • 4. Fase sporofit memiliki sifat lebih dominan dari fase gametofit.
  • 5. Berdasarkan fungsinya, daun tumbuhan paku dibedakan menjadi daun tropofil (untuk fotosintesis) dan daun sporofil (penghasil spora).
  • 6. Berdasarkan bentuknya, daun tumbuhan paku dibedakan menjadi daun mikofil (daun kecil) dan daun makrofil (daun besar)
  • 7. Habitat tumbuhan paku ada yang di darat dan ada pula yang di perairan serta ada yang hidupnya menempel.
  • 8. Pada waktu masih muda, biasanya daun tumbuhan paku menggulung dan bersisik.
  • 9. Tumbuhan paku dalam hidupnya dapat bereproduksi secara vegetatif dengan pembentukan gemmae dan reproduksi generatif dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.
  • 10. Dalam siklus hidup (metagenesis) terdapat fase sporofit, yaitu tumbuhan paku sendiri.
  • 11. Fase sporofit pada metagenesis tumbuhan paku memiliki sifat lebih dominan daripada fase gametofitnya.
  • 12. Memiliki klorofil sehingga cara hidupnya hidupnya fotoautotrof.

Cara Hidup dan Habitat Pteridophyta

Cara Hidup dan Habitat Pteridophyta

1. Bentuk dan Ukuran Tubuh Pteridophyta

Bentuk dan Ukuran Tubuh tumbuhan paku (Pteridophyta)

2. Struktur dan Fungsi Tubuh Pteridophyta Berbentuk Sporofit

Struktur Tubuh tumbuhan paku fase Sporofit

3. Struktur dan Fungsi Tubuh Pteridophyta Bentuk Gametofit

Struktur Tubuh tumbuhan paku fase Gametofit

2 comments on “Berikut ini Ciri-Ciri Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah

  1. Intan Virditasari

    Mengapa ukuran tumbuhan berbeda-beda , meskipun jenis tumbuhan tersebut sama?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *