50 Contoh virus (biologi)

Virus adalah mikroorganisme yang menyebabkan berbagai penyakit. Virus ditandai dengan terbentuknya bahan genetik di dalam dan ditutupi oleh senyawa protein.

Karakteristik virus adalah mereka memasuki pusat sel dan kemudian mereproduksi di dalamnya. Ukuran virus bervariasi antara 20 dan 500 milimicras.Contoh virus

Ada sekitar 5.000 virus yang diidentifikasi. Namun, virus dapat mengubah (bermutasi) materi genetiknya menghasilkan virus baru atau virus yang lebih tahan dari pendahulunya. Ini berarti bahwa setiap virus menyebar atau bereproduksi di hadapan sel yang telah diserbunya, sehingga virus yang diisolasi tidak dapat bereproduksi dan dapat mati.

Beberapa virus hanya mempengaruhi satu spesies, sementara yang lain berhasil mempengaruhi beberapa. Tingkat keparahan (tingkat kematian) virus akan terkait tergantung pada kesembuhan (ditemukan atau tidak) virus. Dengan demikian ada virus yang tidak dapat dianggap mematikan hari ini, seperti virus gondong, sementara yang lain masih tanpa penyembuhan yang jelas, dianggap mematikan, seperti HIV (virus AIDS).

Di sisi lain, penting untuk mengklarifikasi bahwa setiap organisme melawan virus yang melalui sel-selnya telah terinfeksi. Keadaan sistem kekebalan tubuh makhluk hidup yang terkena dampak akan melawan virus tersebut. Semakin baik keadaan sistem kekebalan, semakin banyak alat yang Anda miliki untuk melawan (dengan antibodi) virus. Antibodi ini ditemukan dalam darah dan disebut limfosit.

Contoh virus adalah sebagai berikut:

  • Adenovirus
  • Arbovirus (ensefalitis)
  • Arenaviridae
  • Baculoviridae
  • Kompleks virus LCM-Lassa (Arenavirus di Benua Lama)
  • Kompleks virus Tacaribe (arenavirus di benua baru)
  • Sitomegalovirus
  • Yellow Flavivirus (Demam Kuning)
  • Influenza A
  • H1N2, endemik pada manusia dan babi.
  • H2N2, bertanggung jawab atas flu Asia pada tahun 1957.
  • H3N2, yang menyebabkan flu Hongkong pada tahun 1968.
  • H5N1, yang bertanggung jawab atas ancaman pandemi pada 2007-08.
  • H7N7, yang memiliki potensi zoonosis yang tidak biasa33.
  • Hantaan (demam berdarah Korea)
  • Hepatitis A, B, C
  • Herpes simplex (herpes simplex)
  • Virus herpes simpleks tipe 1 dan 2
  • Human herpesvirus 7
  • Human herpesvirus 8 (VHH-8)
  • Herpesvirus simiae (virus B)
  • Herpesvirus varicella-zoster
  • Megavirus chilensis
  • Myxovirus Mumps (Mumps)
  • Kompleks virus lainnya LCM-Lassa
  • Papillomaviridae (Papillomas)
  • Papovavirus (human papillomavirus)
  • Paramyxoviridae:
  • Gondong
  • Parvovirus (Canine Parvovirus)
  • Human Parvovirus (B 19)
  • Picornaviridae
  • Virus polio (Poliomielitis)
  • Poxvirus (Virus Penyakit Moluskum Kontagiosum)
  • Virus badak
  • Rotavirus
  • SARS
  • Virus variola (cacar)
  • HIV (Human Immunodeficiency Virus)
  • Virus Beograd (atau Dobrava)
  • Virus Bhanja
  • Virus BK dan JC
  • Virus Bunyamwera
  • Virus Coxsackie
  • Virus Epstein-Barr
  • Virus konjungtivitis hemoragik (AHC)
  • Virus limfositik koriomeningitis (jenis lain)
  • Virus limfositik koriomeningitis (strain neurotropik)
  • Virus ensefalitis California
  • Virus penyakit Newcastle
  • Virus influenza (influenza) tipe A, B dan C
  • Virus hepatitis A (tipe enterovirus manusia 72)
  • Virus parainfluenza tipe 1 hingga 4
  • Virus Varicella Zoster (Cacar Air)
  • Virus gondong
  • Virus lassa
  • Virus campak
  • Virus Dhori dan Thogoto
  • Virus gema
  • Virus lentur
  • Virus Germiston
  • Virus Guanarito
  • Virus Junin
  • Human B lymphotropic virus (HBLV-HHV6)
  • Virus Machupo
  • Virus Mopeia
  • Virus Oropouche
  • Virus Prospect Hill
  • Virus puumala
  • Virus Sinkronisasi Pernafasan
  • Virus bijak
  • Virus Seoul
  • Virus yang tidak disebutkan namanya (sebelumnya Dead Canyon)
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *