Ekspedisi Belanda ke Nusantara

Kesulitan akan rempah-rempah di Eropa yang disebabkan oleh Turki Usmani yang berhasil merebut kota Konstantinopel, sehingga bangsa Eropa mencoba mecari solusi dengan melakukan penjelajahan ke berbagai samudera. Di awali dengan pelaut-pelaut Portugis yang sukses, Belanda pun mencoba peruntungannya dengan melakukan ekspedisi hingga sampai ke bumi nusanatara.

Ekspedisi Belanda ke Nusantara

Maraknya ajaran Copernicus menjadi awal runtuhnya abad kegelapan. Orang berlomba-lomba menaklukan dunia. Spanyol dan portugis tidak takut lagi menjelajah samudra. Portugis melakukan penjelajahan samudra ke arah timur sedangkan Spanyol kearah barat kira-kira begitulah isi perjanjian Tordesillas (1496 Masehi).

Bartholomeus Diaz, Vasco da Gama dan Alfonso d’Albuquerque adalah pelaut pelaut handal bangsa Portugis. Kisah perjalanan Marco Polo, timbulnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pelayaran, dan yang paling penting ialah semangat 3G ( Gold, Glory, dan Gospel) yang membulatkan tekad mereka dalam menjelajah samudra.

Kisah kesuksesan mereka sampai jua kepada bangsa Belanda. berpedoman pada buku Itinerario (garis perjalanan)inilah maka ekspedisi Belanda mulai dijalankan. Cornelis de Houtman dan Jacob van Neck adalah pelaut-pelaut Belanda yang sampai ke Bumi nusantara. Kisah mereka tidak semulus yang di bayangkan, buktinya kedatangan Cornelis de Houtman tahun 1596 Masehi mendapatkan perlawanan dari rakyat Banten (ketajaan Banten). Dan ekspedisi menuai kegagalan.

Berpedoman dari kegagalan inilah maka ekspedisi yang kedua pimpinan Jacob van Neck tahun 1598 Masehi banyak berbenah. mereka tidak lagi datang dengan sikap angkuh dan kasar, namun bersikap sopan dan hormat. sehingga ekspedisi ini menuai keberhasilan yang memuaskan. Keberhasilan ekspedisi ini menjadio gaung tersendiri di negeri Belanda karena keuntunyan yang di perolehnya sangat besar. Johan van Oldenbarnevedt mengusulkan agar masyarakat Belanda membuat kongsi dagang. Pada tahun 1602 berdirilah Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

Loading...