Enzim yang Menguraikan Makanan pada Usus Kosong

Usus Kosong (Jejunum)

Apakah anda pernah mendengar organ tubuh manusia yang disebut usus kosong? Usus kosong atau dalam istilah medis disebut jejunum adalah bagian kedua dari usus halus, yang terletak di antara usus dua belas jari dan usus penyerapan atau ileum. Ukuran usus kosong dalam tubuh manusia biasanya berkisar antara satu sampai dua meter.

Ukuran ini merupakan bagian terpanjang dari usus kecil, dimana ukurannya merupakan sebagian dari keseluruhan panjang usus kecil. Permukaan dalam usus kosong ini berupa membran mukus dan terdapat jonjot usus didalamnya. Jejunum ini mempunyai pergerakan di dalam rongga perut saat proses pencernaan terjadi.

Perlu diketahui bahwa didalam organ manusia terdapat adanya enzim, tidak terkecuali pada usus kosong. Enzim pada usus ini berfungsi untuk membantu proses pencernaan untuk memecah makanan menjadi bagian-bagian yang dapat diserap oleh usus. Enzim ini berperan sangat besar dalam proses pencernaan karena tanpa enzim pencernaan, usus tidak akan dapat memanfaatkan nutrisi yang terdapat dalam makanan.

Nutrisi ini meliputi protein, asam amino, asam lemak, karbohidrat, vitamin air, elektrolit dan juga mineral untuk disalurkan ke seluruh bagian anggota tubuh yang membutuhkan. Peran lain dari enzim adalah untuk mempercepat reaksi kimia yang terjadi. Reaksi kimia ini sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan hidup suatu organisme, karena reaksi kimia tersebut berhubungan dengan kegiatan kompleks yang ada di dalam tubuh makhluk hidup antara lain dalam proses pertumbuhan, pencernaan, pernafasan, kekebalan tubuh, reproduksi, penyembuhan penyakit dan masih banyak lagi.

Jejunum

Jejunum

Enzim pada Jejunum

Setelah mengetahui pentingnya peran dari suatu enzim, selanjutnya anda perlu mengetahui berbagai jenis enzim khususnya enzim pencernaan yang terdapat pada usus kosong atau jejunum. Enzim-enzim tersebut antara lain:

1) Erepsinogen yang kemudian diaktifkan oleh enterokinase menjadi erepsin yang berfungsi untuk mengubah dipeptida menjadi asam amino.

2) Maltase yang befungsi untuk mengubah maltosa menjadi glukosa.

3) Sakarase yang berfungsi untuk mengubah sakarosa menjadi glukosa dan fruktosa.

4) Laktase yang berfungsi untuk laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.

5) Lipase yang berfungsi untuk mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Incoming search terms:

  • usus kosong