Perbedaan Genotip dengan Fenotip

  • Genotip mengacu pada susunan genetik sel. Untuk setiap sifat individu (seperti rambut atau warna mata), sel berisi instruksi pada dua alel, yang merupakan bentuk alternatif gen yang diperoleh dari ibu dan ayah. Genotip individu mengacu pada kombinasi kedua alel ini, dan bisa berupa homozigot (alelnya sama) atau heterozigot (alelnya berbeda).
  • Fenotip mengacu pada sifat yang dapat diamati, seperti morfologi atau perilaku.
  • Genotip adalah Riasan genetik seorang individu. Mengacu pada informasi yang terdapat pada dua alel di sel. Sedangkan fenotip adalah Ekspresi genotipe yang terdeteksi. Sifat yang diungkapkan dan dapat diamati. misalnya warna rambut.
  • Contoh Genotif : DNA, rentan terhadap penyakit. Sedangkan contoh fenotif: Warna rambut, warna mata, berat badan, kemampuan menggulung lidah seseorang.
  • Genotip tergantung pada informasi turun temurun yang diberikan kepada individu oleh orang tua mereka, sedangkan fenotif tergantung pada genotip dan pengaruh lingkungan.
  • Dalam pewarisan genotip sebagian diwarisi oleh keturunan, sebagaimana salah satu dari dua alel diberikan saat reproduksi. Sedangkan fenotip tidak bisa diwariskan.
  • Genotip mengandung semua informasi turun temurun dari seorang individu, bahkan jika gen tersebut tidak diungkapkan. Sedangkan fenotif hanya gen yang diungkapkan.
  • Genotip bisa ditentukan oleh tes biologis, seperti PCR, untuk mengetahui gen apa yang ada pada alel. (Di dalam tubuh) Sedangkan fenotip melalui pengamatan individu. (Di luar tubuh)

Related Posts