Apa itu sistem Metrik? Tujuan dan karakteristik

Sistem satuan metrik distandarisasi pada tahun 1799. Dibuat di Prancis, sistem metrik sekarang merupakan sistem pengukuran internasional. Sistem ini didasarkan pada meter (satuan panjang) dan kilogram (satuan massa). Sistem telah berubah dari waktu ke waktu, namun masih merupakan sistem pengukuran terpopuler yang digunakan di dunia.

Apa itu Sistem Metrik?

Sistem metrik adalah sistem pengukuran yang menggunkan meter dan kilogram sebagai satuan dasar, di mana kelipatan atau subkelipatan dari satuan yang sifatnya sama mengikuti skala desimal. Sistem ini, diperluas dan direformasi, telah memunculkan Sistem Satuan Internasional.

Tujuan dan karakteristik

Tujuan dari sistem metrik adalah penyatuan dan rasionalisasi satuan pengukuran, dan kelipatan dan subkelipatannya. Karakteristik yang harus dimiliki satuan-satuan ini: netralitas, universalitas, praktis dan mudah direproduksi.

Berbagai Satuan Metrik

Gram adalah satuan pertama yang didefinisikan sebagai satuan massa. Sistem metrik mengadopsi kilogram sebagai satuan massa standar (gram berukuran 1 / 1.000 kilogram). Satuan standar volume adalah liter. Satu liter sama dengan 1.000 sentimeter kubik dalam pengukuran volume. Satuan luas adalah are.

Ukuran 10

Sistem metrik didasarkan pada ukuran 10. Hal ini memungkinkan konversi dari satuan yang berbeda lebih mudah – cukup memindahkan tanda desimal ke kiri atau ke kanan. Misalnya, 1 milimeter sama dengan 0,001 meter; sentimeter, yang merupakan satuan 0,1 lebih besar dari milimeter, adalah 0,01 meter.

Sejarah & Evolusi

Setelah diadopsi pada tahun 1799, sistem metrik mulai mengalami beberapa perubahan. Banyak negara pada awalnya menentang terhadap sistem ini; itu adalah Belgia, Luksemburg dan Belanda yang baru menggunakannya pada tahun 1820. Pada tahun 1850, para ilmuwan di seluruh dunia mulai merevolusi sistem metrik. Sejak saat itu sampai tahun 1900, adopsi sistem metrik tumbuh secara eksponensial, termasuk sebagian besar Eropa dan Amerika Latin.

Pada tahun 1875, sebagian besar negara industri – termasuk Amerika Serikat, namun bukan Inggris Raya – menandatangani Perjanjian Meter. Perjanjian ini menciptakan Biro Internasional Bobot dan Ukuran, yang sekarang disebut Sistem Satuan Internasional.

Besaran pokok dan turunan

Sistem metrik asli memiliki dua besaran pokok dan besaran turunan lainnya lahir dari mereka:

  • Satuan pengukuran panjang, meter (dari bahasa Yunani: ukuran) diadopsi, didefinisikan sebagai bagian sepuluh juta dari kuadran meridian bumi, yang polanya direproduksi pada batang platinum.
  • Ukuran massa, kilogram diadopsi, didefinisikan dari berat desimeter kubik (dm³) air murni pada kepadatan maksimumnya13 (sekitar 4 ° C) dan diwujudkan dalam kilogram standar, silinder dan juga platinum.

Dari besaran-besaran dasar ini, yang lain diturunkan, tergantung pada yang pokok:

  • Satuan volume cairan: liter, setara dengan desimeter kubik (1 dm³).
  • Satuan volume benda padat: stereo, sama dengan kubus dengan sisi satu meter (1 m³).
  • Satuan permukaan: luas, setara dengan bujur sangkar dengan sisi sepuluh meter (1 bendungan²).
  • Selain itu, mata uang nasional baru diperkenalkan di Prancis, franc, setara dengan 4,5 g perak murni, yang juga desimal (dibagi menjadi seratus sen).

Sistem Modern

Sistem metrik modern disebut Sistem Satuan Internasional, atau SI, dan dikembangkan oleh para ilmuwan di seluruh dunia. Adopsi baru ini memiliki definisi yang lebih tepat dari masing-masing satuan.

Sistem Pengukuran Lainnya

Sistem pengukuran tambahan telah dikembangkan sebagai hasil penciptaan sistem metrik. Ini termasuk sistem CGS yang didasarkan pada sentimeter untuk panjang, gram untuk massa dan sekon untuk waktu. Ini menggunakan satuan ukuran lebih kecil daripada sistem MKS, yang didasarkan pada meter panjang, kilogram massa dan waktu dalam sekon.

Baca Juga

© 2022 Sridianti.com