Pengertian Pesawat Sederhana dan Jenisnya

Sepanjang sejarah, manusia telah mengembangkan sejumlah perangkat untuk membuat pekerjaan lebih mudah. Yang paling menonjol dari ini dikenal sebagai “mesin sederhana”: roda dan poros, tuas, bidang miring, katrol, sekrup dan baji, meskipun yang terakhir tiga yang sebenarnya hanya ekstensi atau kombinasi dari tiga pertama.

Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya. Secara umum, alat-alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya. Sebuah pesawat sederhana menggunakan satu gaya kerja untuk bekerja melawan satu gaya beban. Dengan mengabaikan gaya gesek yang timbul, maka kerja yang dilakukan oleh beban besarnya akan sama dengan kerja yang dilakukan pada beban.

Kerja yang timbul adalah hasil gaya dan jarak. Jumlah kerja yang dibutuhkan untuk mencapai sesuatu bersifat konstan, walaupun demikian jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mencapai hal ini dapat dikurangi dengan menerapkan gaya yang lebih sedikit terhadap jarak yang lebih jauh. Dengan kata lain, peningkatan jarak akan mengurangi gaya yang dibutuhkan. Rasio antara gaya yang diberikan dengan gaya yang dihasilkan disebut keuntungan mekanik.

Keuntungan mekanik tuas (pengungkit) : -w/f = lk/lb untuk mencari w, jika memang belum ditemukan : w=m.g untuk mencari f, jika belum ditemukan : w*lb = f*lk

  • keuntungan mekanik bidang miring : -s/h
  • keuntungan mekanik katrol : -tetap : lk/lb = 1 -bergerak : lk(2lb)/lb = 2 -majemuk : jumlah tali

untuk roda bergigi, tidak ada keuntungan mekanik, yang ada adalah efisiensi : energi keluaran bermanfaat / energi masukan total. Secara tradisional, pesawat sederhana terdiri dari:

  • Bidang miring
  • Roda dan gandar
  • Tuas
  • Katrol
  • Baji
  • Sekrup
  • Roda Berporos
  • Kerekan

Pesawat sederhana merupakan dasar dari semua mesin-mesin lain yang lebih kompleks.[3][4][5] Sebagai contoh, pada mekanisme sebuah sepeda terdapat roda, pengungkit, serta katrol. Keuntungan mekanik yang didapat oleh pengendaranya merupakan gabungan dari semua pesawat sederhana yang ada dalam sepeda tersebut.

Jenis – Jenisnya :

Pengungkit atau tuas

Pengungkit atau tuas adalah jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk mengungkit, memindahkan atau menggeser kedudukan benda yang berat atau berukuran besar. Contoh pengungkit adalah : gunting, pembuka kaleng, pembuka botol minuman,tang.

Bidang miring

Bidang miring adalah jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk mempermudah memindahkan benda dari bawah ke atas atau sebaliknya. Bidang miring berguna untuk membantu memindahkan benda-benda yang terlalu berat dari bawah ke atas atau sebaliknya.  Contoh bidang miring adalah : tangga, pisau, obeng, jalan berkelok di perbukitan, ulir pada sekrup.

Katrol

Katrol adalah benda berupa kerekan yang digunakan untuk mengangkat benda atau menarik benda. Contoh katrol adalah : kerekan timba, katrol pada ujung tiang bendera.

 Roda berporos

Roda berporos adalah alat yang digunakan untuk mempermudah melakukan perpindahan. Roda dibuat dengan diberi poros. Saat bergerak roda berputar pada porosnya. Dengan roda memungkinkan manusia bergerak lebih cepat.  
Contoh roda berporos adalah : kursi roda, roda mobil,roda motor.

Baca Juga

© 2022 Sridianti.com