Gaya Hidup

Bonus Share dan Stock Split dalam Bisnis, pengertian, perbedaan

Perbedaan Utama – Bagian Bonus & Pemecahan Saham 

Saham bonus dan stock split merupakan dua aksi korporasi yang biasa dilakukan (peristiwa yang mempengaruhi pemegang saham) oleh perusahaan untuk meningkatkan jumlah saham yang diperdagangkan. Perbedaan yang jelas dari mereka, saham bonus dan pemecahan saham, merupakan istilah yang mengacu pada sementara saham bonus ditawarkan tanpa pertimbangan (gratis) kepada pemegang saham yang ada, pemecahan saham disebut membagi saham perusahaan menjadi beberapa saham untuk meningkatkan keterjangkauan.

ISI 1. Ikhtisar dan Perbedaan Utama2.

Apa itu Bagian Bonus3. Apa itu Stock Split4.

Perbandingan Berdampingan – Bagian Bonus & Pemecahan Saham5. Ringkasan

Pengertian Saham Bonus?

Saham Bonus juga disebut sebagai ‘ saham scrip ‘ dan didistribusikan melalui penerbitan bonus.

Saham ini dikeluarkan untuk pemegang saham yang ada secara cuma-cuma sesuai dengan proporsi kepemilikan saham mereka. Misalnya untuk setiap 4 saham yang dimiliki, investor berhak menerima 1 saham Bonus

Saham bonus diterbitkan sebagai alternatif pembayaran dividen.

Misalnya, jika perusahaan mengalami rugi bersih dalam satu tahun buku, tidak akan ada dana yang tersedia untuk membayar dividen. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpuasan di antara para pemegang saham; dengan demikian, untuk mengkompensasi ketidakmampuan membayar dividen, saham bonus dapat ditawarkan.

Pemegang saham dapat menjual saham bonus untuk memenuhi kebutuhan pendapatan mereka.

Keuntungan dan Kerugian Saham Bonus

Keuntungan

  • Perusahaan dengan defisit kas jangka pendek dapat menerbitkan saham bonus alih-alih dividen tunai kepada pemegang saham.
  • Menerbitkan saham bonus meningkatkan persepsi ukuran perusahaan dengan meningkatkan modal saham yang dikeluarkan perusahaan.

Kekurangan

  • Ini bukan alternatif yang berarti untuk dividen tunai bagi pemegang saham karena menjual saham bonus untuk menghasilkan pendapatan akan menurunkan persentase saham mereka di perusahaan.
  • Karena saham bonus meningkatkan modal saham yang diterbitkan perusahaan tanpa pertimbangan tunai kepada perusahaan, hal itu dapat menyebabkan penurunan dividen per saham di masa depan yang mungkin tidak disukai oleh pemegang saham.
  • Masalah bonus tidak menghasilkan uang tunai bagi perusahaan.

Pengertian Pemecahan Saham?

Stock Split, merupakan istilah yang mengacu pada latihan di mana perusahaan membagi saham yang ada menjadi beberapa saham. Akibatnya, jumlah saham yang beredar bertambah; namun, tidak akan ada perubahan nilai total saham karena Pembagian tidak memiliki nilai uang.

Misalnya, jika perusahaan saat ini memiliki total nilai pasar sebesar $3 miliar (30 juta saham diperdagangkan seharga $100) dan perusahaan memutuskan untuk menerapkan Pemecahan Saham berdasarkan 3 untuk 1 basis. Setelah Split, jumlah saham akan meningkat menjadi 60 juta.

Ini menghasilkan pengurangan harga saham menjadi $ 50 per saham. Namun, secara keseluruhan, tidak ada perubahan nilai total pasar sebesar $3 miliar

utama pemecahan saham adalah kemampuannya memfasilitasi peningkatan likuiditas saham.

Setelah pemecahan saham, saham lebih terjangkau bagi investor karena harga saham berkurang. Biasanya, perusahaan membagi saham ketika harga saham sedang naik.

Namun, pemecahan yang terlalu agresif dapat menimbulkan risiko jika harga saham turun terlalu banyak di masa depan. Keputusan pemecahan saham dapat diambil oleh dewan direksi atau dengan suara pemegang saham; dengan demikian, ini bisa menjadi latihan yang memakan waktu dan mahal.

Kebalikan dari stock split disebut sebagai ‘ Reverse Stock Split ‘ dimana jumlah saham yang ada digabungkan untuk mengurangi jumlah saham yang beredar.

Apa perbedaan antara Bonus Share dan Stock Split?

Saham Bonus & Pemecahan Saham

Saham Bonus ditawarkan tanpa pertimbangan (gratis) kepada pemegang saham yang ada.

Pemecahan Saham disebut sebagai membagi saham perusahaan menjadi beberapa saham yang meningkatkan keterjangkauan.

Pemegang saham

Saham Bonus hanya tersedia untuk pemegang saham yang ada.

Baik pemegang saham lama maupun calon investor dapat memperoleh keuntungan dari pemecahan saham tersebut.

Penerimaan Uang Tunai

Saham Bonus tidak menghasilkan penerimaan uang tunai.

Stock Split menghasilkan penerimaan kas.

Ringkasan – Saham Bonus & Pemecahan Saham

Baik saham bonus maupun pemecahan saham menghasilkan penurunan harga per saham dan peningkatan jumlah total saham yang beredar. Perbedaan yang jelas dari mereka, pembagian bonus dan pemecahan saham bergantung pada diterima atau tidaknya imbalan tunai.

Kedua opsi ini sebaiknya tidak sering dilakukan karena penurunan harga saham yang diakibatkannya dapat berdampak negatif di masa mendatang. Referensi: 1.”Masalah Saham Bonus.” Akuntansi untuk Masalah Saham Bonus.

Np, dan Web. 02 Mar.

2017.2.”Masalah Skrip, Bonus & Kapitalisasi.” Masalah Skrip, Bonus & Kapitalisasi – TIMETOTRADE. Np, dan Web.

02 Mar. 2017.

3.”Definisi ‘Stock Split’” The Economic Times. Np, dan Web.

02 Maret 2017.4.Picardo, CFA Elvis. “Membalikkan Pemecahan Saham.” Investasi.

Np, 27 Nov 201 3. Web.

02 Maret 2017. Gambar Courtesy: 1.

“1730089” (Domain Publik) melalui Pixabay