Gaya Hidup

Karamel dan Butterscotch dalam Gaya Hidup, pengertian, perbedaan

Karamel & Butterscotch 

Karamel dan Butterscotch merupakan dua jenis kembang gula yang menunjukkan beberapa perbedaan di antara keduanya dalam hal cara pembuatan dan rasanya. Memang benar bahwa butterscotch dan karamel populer dengan caranya masing-masing.

Permen karamel dibuat dengan menggunakan gula karamel atau sedikit gosong. Di sisi lain, butterscotch, merupakan istilah yang mengacu pada sejenis kembang gula yang sebagian besar menggunakan gula merah dan mentega.

Ini adalah salah satu perbedaan utama antara karamel dan butterscotch. Perbedaan-perbedaan ini serta metode menyiapkan setiap kelezatan akan dibahas dalam artikel ini untuk Anda teliti.

Pengertian Karamel?

Gula pasir putih, merupakan istilah yang mengacu pada bahan utama dalam karamel meskipun Anda juga bisa menggunakan gula merah. Karamel berwarna krem yang dibuat dengan memanaskan berbagai gula hingga menjadi cokelat tua.

Faktanya, karamel digunakan untuk memberi rasa dalam pembuatan puding dan makanan penutup. Kadang-kadang digunakan sebagai topping untuk es krim.

Karamel banyak digunakan sebagai isian cokelat. Gula direbus ke tahap karamel terang ke tahap karamel gelap dalam persiapan karamel.

Ini antara 320 dan 350 derajat Fahrenheit. Dalam Celcius, ini sekitar 170 derajat Celcius.

Warna dan rasa masuk ke dalam persiapan saat gula meleleh. Pemecahan molekul juga terjadi dalam proses tersebut.

Ada berbagai produk karamel seperti apel karamel, kacang karamel, dan custard karamel.

Pengertian Butterscotch?

Meskipun gula merah dan mentega, merupakan istilah yang mengacu pada bahan utama dalam pembuatan butterscotch, ia juga memiliki bahan lain dalam sirup jagung, vanila, krim, dan garam. Sirup jagung membuat butterscotch kenyal.

Krim ditambahkan ke dalam campuran saat Anda ingin membuat saus butterscotch. Padahal, bahan-bahan yang disebutkan di atas juga digunakan dalam pembuatan toffees.

Oleh karena itu, bukan hiperbola bahwa butterscotch dan toffees dibuat dengan cara yang hampir sama. Namun, ada perbedaan antara butterscotch dan toffee meski keduanya menggunakan bahan yang sama.

Butterscotch dibuat dengan merebus mentega dan gula merah hingga tahap soft-crack dari termometer permen. Namun, untuk membuat toffee dari campuran yang sama, Anda harus merebus bahan-bahan tersebut hingga tahap keras termometer permen.

Gula sangat direbus dalam persiapan butterscotch. Faktanya, gula direbus antara 270 dan 288 derajat Fahrenheit.

Itu direbus sampai tahap retak lunak dalam persiapan butterscotch.

Apa perbedaan antara Karamel dan Butterscotch?

  • Bahan utama karamel, merupakan istilah yang mengacu pada gula pasir putih, bisa juga menggunakan gula merah. Bahan utama dalam butterscotch adalah gula merah dan mentega.
  • Untuk membuat butterscotch, butter dan brown sugar direbus hingga soft crack stage.

    Untuk membuat karamel, gula direbus hingga tahap karamel terang dan karamel gelap pada termometer permen.

    Ini juga merupakan perbedaan yang menarik antara karamel dan butterscotch.

  • Dalam derajat, untuk butterscotch, mentega dan gula merah direbus antara 270 dan 288 derajat Fahrenheit dan untuk karamel, gula dididihkan antara 320 dan 350 derajat Fahrenheit.
  • Dengan merebus campuran butterscotch sampai tahap hard-crack di termometer permen kita bisa membuat toffee.

Gambar milik:

  1. Kreme karamel melalui Wikicommons (Domain Publik)
  2. Permen keras Butterscotch oleh Evan-Amos (CC BY-SA 3.0)