Gaya Hidup

Ketimpangan Sosial dan Stratifikasi Sosial dalam Bisnis, pengertian, perbedaan

Ketimpangan Sosial & Stratifikasi Sosial 

Meskipun konsep ketimpangan sosial dan stratifikasi sosial terdengar serupa, terdapat perbedaan yang jelas antara kedua konsep ini. Namun, penting juga untuk menunjukkan bahwa ini merupakan dua proses yang saling terkait dalam masyarakat mana pun.

Pertama mari kita definisikan kedua konsep ini. Ketimpangan sosial, merupakan istilah yang mengacu pada ketika sumber daya, peluang, dan imbalan tidak terdistribusi secara merata.

Ketika berbicara tentang ketimpangan ada banyak jenis ketimpangan seperti ketimpangan gender, ketimpangan ekonomi, dll. Sedangkan stratifikasi sosial adalah pembagian orang ke dalam kelas yang berbeda berdasarkan berbagai faktor seperti jenis kelamin, pendapatan, status, dll.

Melalui artikel ini mari kita pahami perbedaan antara ketimpangan sosial dan stratifikasi sosial.

Pengertian Ketimpangan Sosial?

Pertama mari kita mulai dengan ketidaksetaraan sosial. Ketimpangan sosial dapat didefinisikan sebagai distribusi sumber daya, peluang, penghargaan masyarakat yang tidak merata.

Ini diikuti oleh perlakuan yang tidak setara terhadap individu karena karakteristik pribadi mereka. Misalnya jika seorang perempuan tidak diberikan promosi dalam organisasi meskipun dia memiliki semua kualifikasi yang diperlukan dan ditekan karena dia perempuan, ini, merupakan istilah yang mengacu pada ketidaksetaraan.

Cabang ketidaksetaraan sosial ini dikenal sebagai ketidaksetaraan gender. Jika Anda mengamati masyarakat modern, Anda akan melihat bahwa ketimpangan terjadi karena berbagai faktor.

Misalnya status, kekuasaan, layanan publik, pendapatan adalah beberapa faktor kunci yang menyebabkan ketimpangan dapat diamati. Sekarang mari kita berkonsentrasi pada mengapa ketimpangan sosial berlaku di masyarakat.

Menurut sosiolog dianggap berasal dan dicapai status memainkan peran penting dalam memahami ketidaksetaraan. Di masa lalu orang memiliki status yang dianggap berasal dari sistem kasta.

Ini memungkinkan beberapa orang untuk menikmati hak istimewa sementara yang lain tidak diberi hak istimewa ini. Dalam status yang dicapai saat ini diakui lebih dari status yang diberikan.

Orang-orang yang berkinerja dan berprestasi lebih baik memiliki peluang lebih baik dan menaiki tangga sosial daripada yang lain. Status sosial ekonomi seseorang juga mempengaruhi cara dia diperlakukan di masyarakat.

Dalam pengertian ini, kedudukan sosial ekonomi seseorang juga menjadi faktor penentu. Dengan pemahaman ini mari kita beralih ke stratifikasi sosial.

Pengertian Stratifikasi Sosial?

Stratifikasi sosial dapat didefinisikan sebagai kategorisasi orang berdasarkan pendapatan, kekuasaan, status dan faktor serupa. Di semua masyarakat, seseorang dapat mengamati sistem stratifikasi sosial.

Menurut model ini, orang dibagi ke dalam kelas yang berbeda. Dalam masyarakat modern, kita dapat mengidentifikasi terutama tiga kelas.

Mereka, merupakan istilah yang mengacu pada ,

  1. Kelas atas
  2. Kelas menengah
  3. Kelas bawah

Jika kita melihat stratifikasi sosial melalui pendekatan sosiologis, pemikiran Karl Marx dan Max Weber memberikan gambaran yang komprehensif tentang konsep ini. Menurut Marx, di setiap masyarakat ada dua kelas orang.

Mereka adalah orang kaya dan orang miskin. Ini adalah ekonomi yang mengarah pada stratifikasi sosial individu.

Namun, Weber percaya bahwa ekonomi tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya penentu dan faktor-faktor lain seperti kelas, kekuasaan, dan status semuanya menentukan kelas sosial seseorang. Ini menyoroti bahwa meskipun keduanya adalah konsep yang berbeda, keduanya saling berhubungan.

Apa Perbedaan Antara Ketimpangan Sosial dan Stratifikasi Sosial?

Definisi Ketimpangan Sosial dan Stratifikasi Sosial:

Ketimpangan Sosial: Ketimpangan sosial dapat didefinisikan sebagai distribusi sumber daya, peluang, penghargaan masyarakat yang tidak merata. Stratifikasi Sosial: Stratifikasi sosial dapat didefinisikan sebagai kategorisasi orang berdasarkan pendapatan, kekuasaan, status, dan faktor serupa.

Ciri-ciri Ketimpangan Sosial dan Stratifikasi Sosial:

Koneksi:

Ketimpangan Sosial: Ketimpangan sosial mengarah pada stratifikasi sosial. Jika ketimpangan sosial tidak ada, stratifikasi sosial tidak dapat dibangun.

Stratifikasi Sosial: Stratifikasi sosial dapat dipahami sebagai bentuk ketidaksetaraan sosial yang dilembagakan. Berfokus pada Hirarki

Ketimpangan Sosial: Konsep hierarki tidak masuk ke dalam ketimpangan sosial.

Stratifikasi Sosial: Stratifikasi sosial berfokus pada hierarki. Kesopanan Gambar:

  1. “8marchrallydhaka (55)” melalui Wikimedia Commons [CC BY 2.5]
  2. “Piramida Sistem Kapitalis” oleh Artis tidak dikreditkan.

    Diterbitkan oleh Pub Internasional. Co., Cleveland, Ohio.

    – Uni Hamburg [Domain Publik] melalui Wikimedia Commons