Gaya Hidup

Konvensional dan Tradisional dalam Bahasa, pengertian, perbedaan

Konvensional & Tradisional 

Mengetahui perbedaan antara konvensional dan tradisional itu penting karena ketika berbicara tentang orang dan budaya, kita sering mendengar orang berbicara tentang kepercayaan tradisional dan konvensional, yang mengatur kehidupan sosial masyarakat di semua lapisan masyarakat dan di semua bidang. Ini menetapkan kode etik bagi orang-orang dan memungkinkan mereka untuk berintegrasi dan mempromosikan solidaritas.

Tradisional merupakan menjadi bagian dari tradisi lama sedangkan konvensional, merupakan istilah yang mengacu pada apa yang dapat diterima secara sosial. Ketika kita mengatakan konvensional, sifat yang sudah lama mapan hilang seperti tradisional.

Inilah perbedaan utama antara konvensional dan tradisional. Artikel ini mencoba menyoroti perbedaan yang ada di antara keduanya dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang istilah konvensional dan tradisional.

Apa yang dimaksud dengan Tradisional?

Tradisional, merupakan istilah yang mengacu pada kebiasaan atau kepercayaan yang diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya. Nilai-nilai dan kepercayaan tersebut menjadi kebiasaan karena telah ada sejak lama secara turun-temurun.

Mari kita coba memahami ini melalui sebuah contoh. Di negara-negara Asia, masyarakat desa melakukan ritual khusus yang berkaitan dengan kegiatan pertanian.

Ada beberapa ritual dalam hal membajak, memanen, dll. Ini adalah ritual tradisional yang telah diwariskan oleh satu generasi dan diwariskan ke generasi berikutnya.

Meski waktu telah berlalu, ritual-ritual ini masih utuh. Dalam pengertian ini, kegiatan, kepercayaan, atau ritual tradisional sudah lama terbentuk.

Mereka dianggap sakral oleh masyarakat karena memiliki sejarah panjang dan tujuan yang unik. Namun, pengamalan beberapa tradisi bisa jadi agak sulit karena masyarakatnya telah mengalami banyak perubahan karena selang waktu.

Apa yang dimaksud dengan Konvensional?

Konvensional memberikan gagasan tentang sesuatu yang dilakukan dengan cara tertentu, yang dapat diterima secara sosial. Dalam bahasa sehari-hari, kita sering mendengar orang berkata “mereka sangat konvensional” atau “dia punya ide yang sangat konvensional”.

Ini tidak berarti bahwa orang tersebut tradisional; mungkin saja orang tersebut menjunjung tinggi kepercayaan tradisional tetapi itu juga dapat berarti bahwa individu tersebut sesuai dengan standar perilaku yang diharapkan dari masyarakat tersebut dan menganut nilai dan norma masyarakat tersebut. Namun perlu diingat bahwa ketika suatu kegiatan yang diterima oleh sebagian besar masyarakat berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama, maka tidak tertutup kemungkinan ia bersifat tradisional.

Apa perbedaan antara Konvensional dan Tradisional?

  • Tradisional, merupakan istilah yang mengacu pada menjadi bagian dari kebiasaan atau kepercayaan yang telah lama terbentuk.
  • Ini dapat mengambil banyak bentuk.
  • Tradisional memberikan gagasan tentang sesuatu yang diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya.
  • Dalam semua masyarakat dan budaya, ada tradisi yang dijunjung tinggi oleh komunitas masing-masing.
  • Ini dihargai dan dilindungi oleh masyarakat.
  • Konvensional, di sisi lain, adalah praktek-praktek yang disetujui oleh masyarakat.
  • Ini menyoroti bahwa aktivitas atau perilaku harus dilakukan dengan cara tertentu.
  • Namun tidak harus lama-lama berdiri seperti halnya adat.
  • Ketika suatu kegiatan yang dianggap konvensional berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama, maka menjadi tradisional.