Health

Meristem – Pengertian, Fungsi, Penjelasan, Kuis

Meristem adalah jaringan tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk terus-menerus membelah dan menghasilkan sel-sel baru. Jaringan ini terletak di ujung akar dan batang tumbuhan, serta pada daun muda dan bunga. Meristem merupakan jaringan yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

Secara morfologi, meristem terdiri dari sel-sel kecil yang aktif membelah. Sel-sel ini memiliki dinding sel tipis dan inti yang besar. Ada beberapa jenis meristem yang berbeda, yaitu meristem apikal, meristem lateral, dan meristem interkalar.

Meristem apikal terletak di ujung pucuk akar dan batang. Meristem ini bertanggung jawab untuk pertumbuhan panjang tumbuhan. Sel-sel meristem apikal membelah secara terus-menerus untuk menghasilkan sel-sel baru yang akan menjadi berbagai jenis jaringan seperti kulit batang, daun, dan akar.

Meristem lateral, juga dikenal sebagai kambium, terletak di antara kayu dan kulit batang serta akar. Meristem ini bertanggung jawab untuk pertumbuhan tebal tumbuhan. Sel-sel meristem lateral membelah secara radial, menghasilkan sel-sel baru yang membentuk lapisan kayu di dalam dan lapisan kulit di luar.

Meristem interkalar terletak pada bagian pangkal daun atau di antara dua daun. Meristem ini mengatur pertumbuhan panjang daun dan memungkinkan daun untuk berkembang secara proporsional dengan pertumbuhan batang.

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, meristem dapat menghasilkan berbagai jenis jaringan. Sel-sel yang dihasilkan dapat berdiferensiasi menjadi jaringan pembuluh, jaringan epidermis, jaringan parenkim, dan jaringan lainnya yang membentuk struktur tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, dan buah.

Meristem juga berperan dalam perbaikan dan regenerasi tumbuhan. Jika tumbuhan mengalami kerusakan, meristem akan membelah dan menghasilkan sel-sel baru untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Kemampuan regenerasi meristem ini menjadi penting dalam perbanyakan tumbuhan secara vegetatif, seperti stek dan kultur jaringan.

Studi tentang meristem sangat penting untuk pemahaman lebih lanjut tentang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Melalui penelitian ini, ilmuwan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas meristem dan mengembangkan teknik untuk mengoptimalkan pertumbuhan tumbuhan, seperti peningkatan hasil tanamandan perbaikan tanaman yang terkena gangguan atau kerusakan. Pemahaman lebih lanjut tentang meristem juga dapat memberikan wawasan bagi pengembangan varietas tanaman yang lebih produktif, tahan terhadap penyakit, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan.

Dalam bidang pertanian, meristem juga digunakan dalam teknik reproduksi tanaman secara in vitro, seperti kultur jaringan dan mikropropagasi. Melalui teknik ini, meristem dapat diperbanyak secara massal dan digunakan untuk menghasilkan tanaman yang seragam dan bebas dari penyakit.

Selain itu, meristem juga memiliki peran penting dalam studi evolusi tumbuhan. Perubahan dalam aktivitas meristem dapat menghasilkan variasi dalam bentuk, ukuran, dan struktur tumbuhan dari generasi ke generasi. Dengan mempelajari meristem, ilmuwan dapat memahami perubahan evolusi tumbuhan dan bagaimana spesies tumbuhan beradaptasi dengan lingkungan mereka.

Secara keseluruhan, meristem adalah jaringan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kemampuannya untuk terus-menerus membelah dan menghasilkan sel-sel baru memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh, berkembang, dan beradaptasi dengan lingkungan mereka. Dengan penelitian yang terus dilakukan, diharapkan pemahaman tentang meristem akan terus berkembang dan memberikan manfaat besar dalam berbagai bidang termasuk pertanian, bioteknologi, dan ilmu evolusi.

Pengertian

Meristem
Meristem adalah jaringan tanaman yang terdiri dari sel-sel yang mampu melakukan pembelahan secara terus-menerus. Jaringan ini memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman, memungkinkan mereka untuk terus tumbuh sepanjang hidupnya.

Pada tumbuhan, meristem adalah area jaringan tempat pertumbuhan baru terbentuk. Di meristem, sel tumbuhan terus berkembang biak dan belum berdiferensiasi. Tergantung di mana pada tanaman meristem berada, dan pada sinyal yang diterimanya, jaringan meristem dapat memunculkan daun, bunga, atau akar baru.

Meristem merupakan bagian integral dalam pertumbuhan tanaman — tanpanya, tanaman tidak akan memiliki sumber untuk produksi sel baru.

Definisi Meristem

Meristem adalah jaringan yang terdiri dari sel-sel yang belum terdiferensiasi dan memiliki kemampuan untuk membelah dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel yang membentuk jaringan dan organ tanaman. Sel meristematik memiliki dinding sel yang tipis, inti besar, dan sitoplasma yang padat.

Fungsi umum Meristem

Meristem memainkan peran penting dalam berbagai proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman:

Pertumbuhan Primer

Meristem apikal memungkinkan pertumbuhan primer, yang meningkatkan panjang akar dan pucuk. Ini memungkinkan tanaman untuk menjelajahi lingkungan baru, mencari air, dan cahaya matahari. Pertumbuhan primer adalah kunci untuk perkembangan awal tanaman dan ekspansi vertikalnya.

Pertumbuhan Sekunder

Meristem lateral memungkinkan pertumbuhan sekunder, yang meningkatkan ketebalan batang dan akar. Ini penting untuk memperkuat struktur tanaman dan memungkinkan mereka untuk mendukung lebih banyak daun, bunga, dan buah. Pertumbuhan sekunder juga penting dalam pembentukan jaringan vaskular yang meningkatkan efisiensi transportasi air dan nutrisi.

Regenerasi dan Penyembuhan

Meristem juga berperan dalam regenerasi dan penyembuhan luka pada tanaman. Sel-sel meristematik dapat berdiferensiasi untuk menggantikan jaringan yang rusak atau hilang, memungkinkan tanaman untuk pulih dari cedera.

Pembentukan Organ

Meristem bertanggung jawab atas pembentukan organ-organ baru, seperti daun, bunga, dan akar lateral. Aktivitas meristematik ini memastikan tanaman dapat berkembang biak dan beradaptasi dengan lingkungannya.

Fungsi Meristem Apikal:

Meristem apikal ditemukan di ujung akar (meristem apikal akar) atau pucuk pucuk (meristem apikal pucuk) tanaman, dan bertanggung jawab atas pertumbuhan panjang atau tinggi tanaman. Jenis pertumbuhan ini dikenal sebagai pertumbuhan primer. Kehadiran tunas apikal (atau tunas terminal) memberikan dominasi apikal atas tunas ketiak, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan vertikal dan menghambat pertumbuhan lateral.

Ketika tunas apikal dihilangkan, sinyal yang menghalangi pertumbuhan dari tunas ketiak menghilang untuk mengaktifkan pertumbuhan lateral.

Meristem Apikal pucuk:

Meristem apikal pucuk, ditemukan di atas tanah, terdiri dari sel-sel yang tidak berdiferensiasi yang memiliki salah satu dari tiga takdir. Mereka dapat berkembang menjadi salah satu dari tiga meristem utama: protoderm, meristem dasar, atau prokambium. Protoderm akan membentuk jaringan epidermis tanaman; meristem dasar akan membentuk korteks dan empulur tumbuhan; dan prokambium akan menjadi xilem dan floem, jaringan pembuluh tanaman.

Pucuk tanaman juga termasuk daunnya, yang tumbuh dari sisi meristem apikal. Pertumbuhan awal daun pada buku menghasilkan tonjolan, atau tunas ketiak, pada buku. Jika tunas terminal berada di dekat tunas ketiak, tunas ketiak akan tetap tidak aktif.

Akan tetapi, jika pucuk terminal dihilangkan atau jika jarak antara pucuk terminal dan pucuk aksilar bertambah—seperti yang terjadi pada saat tanaman tumbuh—maka faktor penghambat yang menyebabkan dominansi apikal berkurang atau menghilang, memungkinkan tumbuhnya daun pada pucuk lateral dari meristem apikal.

Ketika tanaman berbunga siap mekar, meristem apikal pucuk tanaman menjadi meristem perbungaan di mana kelopak, sepal, benang sari, dan bagian bunga lainnya muncul.

Meristem Apikal Akar:

Meristem apikal akar, ditemukan di bawah tanah, bertanggung jawab untuk pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman. Meristem akar menghasilkan sel dalam arah bilateral, artinya menghasilkan dua jenis jaringan pada saat yang bersamaan. Satu jaringan terdiri dari akar utama tanaman yang memasok sel-sel proliferatif dan tidak berdiferensiasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, dan jaringan lainnya membentuk tudung akar yang melindungi meristem apikal dan sumber sel-sel baru.

Karena akar tumbuh dan tudung akar terus menerus ditumbuk ke dalam tanah, sel-sel tudung akar terus-menerus ditumpahkan dan diganti dengan sel-sel baru, seperti yang disediakan oleh akar utama.

Ini tipikal dari akar tunggang.

Meristem akar lateral menjelaskan pertumbuhan lateral akar dari akar utama, menjadi sistem akar yang sangat bercabang.

Pertumbuhan akar lateral membantu meningkatkan efisiensi tanaman dalam penyerapan air dan nutrisi, penyimpanan nutrisi, dan stabilitas untuk pertumbuhan udara.

Fungsi Meristem Basal:

Juga dikenal sebagai meristem interkalar, meristem basal ditemukan di antara jaringan yang matang dan berdiferensiasi. Meskipun terletak relatif dekat dengan meristem apikal dan juga terdiri dari sebagian besar sel yang tidak berdiferensiasi, meristem interkalar sangat berbeda. Ini bekerja secara independen dari meristem apikal untuk mendorong pertumbuhan vertikal tanaman.

Akan tetapi, pertumbuhan di sini terjadi bukan di ujung pertumbuhan tanaman, melainkan di pangkal.

Hal ini memungkinkan daun untuk terus tumbuh meskipun dipotong, seperti bilah rumput yang terus tumbuh setelah dipotong.

Fungsi Meristem Lateral:

Sementara meristem apikal bertanggung jawab untuk pertumbuhan vertikal, meristem lateral bertanggung jawab untuk pertumbuhan lateral, atau pertumbuhan diameter. Jenis pertumbuhan ini dikenal sebagai pertumbuhan sekunder karena merupakan pertumbuhan di sekitar batang yang sudah terbentuk.

Pada semua tumbuhan berkayu dan beberapa tumbuhan herba, terdapat dua jenis meristem lateral: kambium vaskuler dan kambium gabus.

Mirip dengan prokambium meristem apikal, kambium vaskular menghasilkan xilem dan floem sekunder; Namun, prokambium juga bertanggung jawab atas perkembangan kayu yang menambah ketebalan tanaman.

Kambium gabus memunculkan periderm, yang mirip dengan protoderm.

Sementara protoderm menghasilkan pertumbuhan epidermis primer tanaman, periderm menggantikan epidermis itu untuk menghasilkan kulit kayu.

Kulit kayu bertindak seperti perisai bagi tanaman, menghalanginya dari kerusakan fisik dan mencegah kehilangan air melalui zat lilin yang disebut suberin.

Jenis-Jenis Meristem

Meristem dapat diklasifikasikan berdasarkan lokasi dan fungsinya dalam tanaman. Berikut adalah beberapa jenis meristem yang utama:

Meristem Apikal

Meristem apikal terletak di ujung akar dan pucuk tanaman. Meristem ini bertanggung jawab atas pertumbuhan primer, yang meningkatkan panjang tanaman. Meristem apikal pada pucuk disebut juga tunas apikal, sementara yang berada di ujung akar disebut akar apikal.

Meristem Interkalar

Meristem interkalar terletak di antara jaringan yang sudah terdiferensiasi, biasanya di pangkal daun atau ruas batang. Meristem ini memungkinkan pertumbuhan panjang pada bagian tertentu dari tanaman, terutama pada rumput dan tanaman monokotil lainnya.

Meristem Lateral

Meristem lateral terletak di sepanjang sisi batang dan akar. Meristem ini bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder, yang meningkatkan ketebalan atau diameter tanaman. Ada dua jenis meristem lateral:

  • Kambium Vaskular: Menghasilkan jaringan xilem dan floem sekunder.
  • Kambium Gabus: Menghasilkan periderm (kulit luar) sebagai pengganti epidermis yang terkelupas.

Pentingnya Meristem dalam Kehidupan Tanaman

Meristem adalah pusat dinamika pertumbuhan tanaman, memungkinkan mereka untuk terus tumbuh dan beradaptasi sepanjang hidup mereka. Tanpa meristem, tanaman tidak akan mampu memperpanjang batang, akar, atau menghasilkan organ baru. Ini berarti meristem adalah kunci untuk kelangsungan hidup dan reproduksi tanaman.

Aplikasi dalam Hortikultura dan Pertanian

Pengetahuan tentang meristem digunakan dalam berbagai teknik hortikultura dan pertanian, seperti perbanyakan vegetatif dan kultur jaringan. Misalnya, stek tanaman sering kali melibatkan pemotongan bagian yang mengandung meristem, yang kemudian akan tumbuh menjadi tanaman baru. Kultur jaringan menggunakan sel meristematik untuk menghasilkan banyak tanaman dari satu sampel kecil, yang berguna untuk produksi tanaman skala besar dan konservasi spesies langka.

Kesimpulan

Meristem adalah jaringan tanaman yang terdiri dari sel-sel yang mampu membelah dan berdiferensiasi, memainkan peran kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Dengan memahami fungsi dan pentingnya meristem, kita dapat lebih memahami bagaimana tanaman tumbuh dan berkembang serta bagaimana memanfaatkan pengetahuan ini dalam pertanian dan hortikultura.

Referensi

  • Taiz, L., Zeiger, E., Møller, I. M., & Murphy, A. (2015). Plant Physiology and Development (6th ed.). Sinauer Associates.
  • Raven, P. H., Evert, R. F., & Eichhorn, S. E. (2012). Biology of Plants (8th ed.). W.H. Freeman and Company.
  • Hartmann, H. T., Kester, D. E., Davies, F. T., & Geneve, R. L. (2011). Plant Propagation: Principles and Practices (8th ed.). Prentice Hall.
  • Sachs, T. (1991). Pattern Formation in Plant Tissues. Cambridge University Press.

Ulangan:

  1. Jenis meristem apa yang bertanggung jawab untuk produksi pucuk dan daun?
    A. Meristem Aksila
    B. Meristem Apikal Pucuk
    C. Meristem Lateral
    D. Meristem Apikal Akar

Jawaban pertanyaan #1 B benar. Tunas ketiak adalah tempat pertumbuhan daun, dan ditemukan di bagian lateral meristem apikal pucuk. Meristem lateral bertanggung jawab untuk pertumbuhan lateral.

Meristem apikal akar bertanggung jawab untuk pertumbuhan akar.

  1. Jaringan apakah yang tidak terdapat pada meristem apikal?
    A. Protoderm
    B. Meristem dasar
    C. Prokambium
    D. Kambium gabus

Jawaban Pertanyaan #2 D benar. Kambium gabus ditemukan di meristem lateral dan berkontribusi pada pertumbuhan sekunder daripada pertumbuhan primer.

  1. Apa itu dominasi apikal?
    A. Ketika adanya meristem apikal mencegah pertumbuhan dari meristem lateral.
    B. Ketika kehadiran tunas apikal mencegah pertumbuhan dari meristem lateral.
    C. Ketika kehadiran tunas apikal mencegah pertumbuhan dari tunas lateral.
    D. Ketika adanya meristem apikal mencegah pertumbuhan dari tunas lateral.

Jawaban pertanyaan #3 C benar. Dominasi apikal dipengertiankan sebagai dormansi pada tunas lateral karena adanya faktor penghambat yang diterima dari tunas apikal. Meristem lateral berkontribusi pada pertumbuhan sekunder dan tidak relevan dalam dominasi apikal.

Meristem – Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu meristem?

Meristem adalah jaringan tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk terus-menerus membelah dan menghasilkan sel-sel baru. Ini adalah jaringan yang aktif secara meristematis, artinya sel-selnya terus membelah dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Meristem terdapat di ujung akar dan pucuk tumbuhan serta di wilayah tertentu dalam tumbuhan dewasa.

Apa peran utama meristem dalam tumbuhan?

Meristem memiliki beberapa peran utama dalam tumbuhan, termasuk:

1. Pertumbuhan Tumbuhan:

Meristem adalah sumber utama pertumbuhan tumbuhan. Sel-sel meristem terus membelah dan menghasilkan sel-sel baru yang akan membentuk jaringan baru. Ini memungkinkan tumbuhan untuk terus tumbuh baik secara vertikal (pada pucuk) maupun secara horizontal (pada akar).

2. Pembentukan Jaringan Tumbuhan:

Meristem juga bertanggung jawab untuk membentuk jaringan-jaringan tumbuhan yang berbeda, seperti jaringan pembuluh, jaringan epidermis, dan jaringan parenkim. Sel-sel meristem membelah dan diferensiasi menjadi berbagai jenis sel yang membentuk berbagai jaringan dalam tumbuhan.

3. Regenerasi dan Perbaikan:

Meristem juga berperan dalam regenerasi dan perbaikan jaringan yang rusak. Ketika tumbuhan mengalami kerusakan, sel-sel meristem dapat membelah dan menghasilkan sel-sel baru untuk memperbaiki jaringan yang rusak.

Di mana meristem biasanya ditemukan dalam tumbuhan?

Meristem terdapat di beberapa bagian tumbuhan, termasuk:

1. Meristem Ujung Akar:

Meristem ujung akar terletak di ujung akar tumbuhan. Ini adalah daerah di mana pertumbuhan akar utama terjadi. Meristem ujung akar bertanggung jawab untuk pembelahan sel yang menghasilkan sel-sel baru yang membentuk jaringan akar.

2. Meristem Ujung Pucuk:

Meristem ujung pucuk terletak di puncak batang dan cabang tumbuhan. Ini adalah daerah di mana pertumbuhan pucuk utama terjadi. Meristem ujung pucuk menghasilkan sel-sel baru yang membentuk jaringan pucuk dan mengarahkan pertumbuhan tumbuhan ke atas.

3. Meristem Sisi:

Selain meristem ujung, ada juga meristem yang terletak di samping batang dan akar. Meristem sisi terlibat dalam pertumbuhan lateral tumbuhan, seperti pertumbuhan cabang dan pertambahan diameter batang.

Apa jenis-jenis meristem yang ada dalam tumbuhan?

Ada beberapa jenis meristem yang ada dalam tumbuhan, termasuk:

1. Meristem Apikal:

Meristem apikal terdapat di ujung akar dan pucuk tumbuhan. Ini adalah meristem yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan panjang tumbuhan. Meristem apikal terbagi menjadi meristem apikal akar (di ujung akar) dan meristem apikal pucuk (di ujung pucuk).

2. Meristem Primer:

Meristem primer terdapat di dalam jaringan dewasa tumbuhan. Ini adalah meristem yang memberikan kontribusi pada pertumbuhan lateral tumbuhan, seperti pertumbuhan cabang dan pertambahan diameter batang. Meristem primer juga disebut sebagai meristem sisi.

3. Meristem Sekunder:

Meristem sekunder terdapat di dalam jaringan dewasa tumbuhan yang telah mengalami diferensiasi. Ini adalah meristem yang terlibat dalam pertumbuhan sekunder, seperti pertumbuhan kayu dan kulit kayu pada batang. Meristem sekunder menghasilkan jaringan yang memperkuat dan melindungi tumbuhan.

Bagaimana cara meristem mempengaruhi perbanyakan tumbuhan?

Meristem memiliki peran penting dalam perbanyakan tumbuhan. Beberapa metode perbanyakan tumbuhan yang melibatkan meristem antara lain:

1. Stek:

Metode ini melibatkan pemotongan bagian tanaman yang mengandung meristem, seperti batang atau daun, dan menanamnya untuk menghasilkan tumbuhan baru. Meristem dalam potongan tanaman akan terus tumbuh dan menghasilkan akar serta bagian atas yang baru.

2. Okulasi dan Cangkok:

Metode ini melibatkan penyatuan meristem dari tanaman yang diinginkan (okul) dengan tanaman yang sudah ada (pada batang atau akar). Meristem dari okul akan berkembang dan tumbuh menjadi bagian atas baru, sedangkan sistem akar akan tetap berasal dari tanaman yang sudah ada.

3. Kultur Jaringan:

Metode ini melibatkan isolasi dan pertumbuhan meristem dalam kondisi steril di laboratorium. Meristem yang diisolasi kemudian ditempatkan dalam media nutrisi yang tepat untuk memperbanyak sel-sel dan menghasilkan tumbuhan baru. Metode ini sering digunakan dalam reproduksi tanaman secara massal.

Bagaimana peran meristem dalam pertumbuhan tanaman secara keseluruhan?

Meristem memiliki peran kunci dalam pertumbuhan tanaman secara keseluruhan. Meristem bertanggung jawab untuk pertumbuhan panjang dan lateral tumbuhan. Pertumbuhan panjang terjadi melalui pembelahan sel-sel meristem di ujung akar dan pucuk, sementara pertumbuhan lateral terjadi melalui meristem sisi yang menghasilkan pertumbuhan cabang dan pertambahan diameter batang.

Selain itu, meristem juga memainkan peran dalam pembentukan jaringan-jaringan tumbuhan yang berbeda. Sel-sel meristem membelah dan diferensiasi menjadi berbagai jenis sel yang membentuk jaringan pembuluh, jaringan epidermis, jaringan parenkim, dan lainnya. Ini memungkinkan tumbuhan untuk memiliki struktur yang kompleks dan berfungsi dengan baik.

Meristem juga berperan dalam regenerasi dan perbaikan jaringan yang rusak. Ketika tumbuhan mengalami kerusakan, sel-sel meristem dapat membelah dan menghasilkan sel-sel baru untuk memperbaiki jaringan yang rusak, memungkinkan tumbuhan untuk pulih dan terus tumbuh.

Apakah meristem hanya ditemukan pada tumbuhan?

Ya, meristem hanya ditemukan pada tumbuhan. Tumbuhan adalah organisme yang memiliki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang secara terus-menerus. Meristem adalah jaringan yang memungkinkan tumbuhan untuk melakukan pertumbuhan dan perkembangan ini.

Hewan tidak memiliki meristem yang sama seperti tumbuhan. Namun, ada beberapa jaringan dalam hewan yang memiliki kemampuan regenerasi, seperti jaringan hati dan jaringan darah. Meskipun demikian, mekanisme regenerasi ini berbeda dari meristem pada tumbuhan.

Apakah meristem dapat dipanen atau dikonsumsi?

Meristem pada tumbuhan tidak umumnya dipanen atau dikonsumsi secara langsung. Namun, beberapa meristem, seperti tunas muda atau kuncup bunga, dapat dikonsumsi sebagai bagian dari makanan.

Tunas muda sering digunakan dalam masakan sebagai bahan tambahan atau sebagai hidangan utama. Tunas ini kaya akan nutrisi dan memiliki rasa yang lezat. Beberapa contoh tunas muda yang sering dikonsumsi adalah tunas brokoli, tunas kembang kol, dan tunas bambu.

Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan meristem dalam makanan harus dilakukan dengan bijaksana. Pastikan untuk memilih meristem yang segar dan bebas dari bahan kimia atau pestisida yang berbahaya.

Post terkait

Pentingnya Meristem Apikal dalam Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

Perbedaan Meristem Apikal dan Lateral: Konsep dasar Pertumbuhan Tumbuhan

pengertian Promeristem, Meristem Primer, dan Meristem Sekunder: Peranan dalam Pertumbuhan Tumbuhan

pengertian Meristem Apikal: Pusat Pertumbuhan pada Tanaman

Meristem: Mesin Pertumbuhan Tumbuhan