Holoenzim – Pengertian, fungsi dan contoh

Artikel ini akan memberikan ulasan singkat tentang definisi dan fungsi enzim. Kemudian mendefinisikan holoenzim, menjelaskan fungsinya, dan memberikan beberapa contoh.

Ulasan Enzim

Sahabatmu akan membelikanmu hadiah, tetapi dia tinggal jauh, jauh sekali. Apa cara tercepat baginya untuk memberikan hadiah kepada Anda? Dia bisa berjalan, tetapi itu akan memakan waktu lama. Mengendarai sepeda, mengemudi, atau bahkan naik pesawat akan jauh lebih cepat.

Tanpa enzim, reaksi kimia dalam sel terjadi pada kecepatan yang sama dengan teman Anda berjalan untuk membawakan Anda hadiah itu. Enzim adalah protein yang – seperti sepeda, mobil, atau pesawat yang dapat membantu teman Anda lebih cepat – mempercepat (atau mengkatalisasi) reaksi kimia seluler. Mereka mengikat media dan mengubahnya menjadi produk.

Dalam analogi ini, media akan menjadi hadiah dari teman Anda, sedangkan produk akhir akan menjadi hadiah yang dikirim. Jadi, enzim (sepeda, mobil, atau pesawat) mengkatalisasi perubahan substrat (hadiah yang dibungkus) menjadi produk (hadiah yang dapat digunakan).

Ada tempat khusus pada enzim, yang disebut situs aktif, di mana substrat mengikat dan diubah menjadi produk. Tapi, situs aktif bukan satu-satunya tempat di mana molekul dapat berikatan dengan enzim. Molekul juga dapat mengikat daerah lain pada enzim untuk mengatur (atau mengendalikan) aktivitas enzim. Non-substrat yang mengikat enzim dan membantu mengkatalisasi reaksi disebut kofaktor.

Apa itu Holoenzim?

Sebuah pesawat dapat lepas landas hanya dengan seorang pilot, tetapi ia membutuhkan bantuan co-pilot untuk berbagai tugas, termasuk pemeriksaan pra-penerbangan untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Demikian juga, banyak enzim membutuhkan bantuan kofaktor untuk berfungsi. Kofaktor dapat berupa ion anorganik (seperti seng logam) atau molekul non-protein, organik (mengandung karbon), yang dikenal sebagai koenzim. Sama seperti co-pilot dapat membantu menerbangkan banyak pesawat yang berbeda, kofaktor yang sama dapat mengikat banyak enzim yang berbeda.

Apa hubungan kofaktor dengan holoenzim? Enzim yang membutuhkan kofaktor tetapi tidak memilikinya disebut sebagai apoenzim. Apoenzim dengan kofaktor yang terpasang adalah holoenzim. Jadi, Holoenzim adalah enzim dengan kofaktor terikat, seperti pesawat dengan pilotnya yang terikat, siap lepas landas.

Fungsi suatu Holoenzim

Apoenzim tidak aktif; yaitu, itu tidak akan mengkatalisasi substrat menjadi produk. Apoenzim perlu menjadi holoenzim (apoenzim + kofaktor) agar dapat berfungsi. Fungsi holoenzim adalah mengubah substrat menjadi produk, seperti halnya enzim, tetapi holoenzim membutuhkan kofaktor untuk hadir. Selain itu, holoenzim sering terdiri dari bagian protein yang lebih kecil yang disebut subunit.

Kita dapat menyamakan subunit ini dengan anggota awak pesawat lain: pramugari. Pramugari membantu penumpang dengan berbagai kegiatan termasuk menemukan tempat duduk mereka dan menyimpan barang-barang. Demikian pula, subunit melakukan berbagai fungsi, termasuk mengikat ke situs target. Setelah mengikat, holoenzim dapat lebih mudah menemukan dan memproses substratnya menjadi produk. Protein lain juga dapat menempel pada enzim dan membentuk kompleks holoenzim. Protein ini memiliki banyak peran berbeda dan, seperti halnya subunit, dapat membantu enzim menemukan substratnya.

Ada banyak holoenzim yang berbeda di dalam sel yang mengkatalisasi berbagai reaksi seluler. Untuk membuat DNA, sel perlu memiliki enzim yang akan menyatukan bagian-bagian DNA (nukleotida). Salah satu enzim yang membantu dalam perakitan adalah polimerase.

Enzim DNA polimerase III adalah contoh dari holoenzim yang membantu menyatukan tulang punggung fosfat DNA dalam sel E. coli. Contoh lain holoenzim adalah kinesin-II. Holenzim kinesin-II adalah protein motor yang membantu memindahkan berbagai hal dalam sel (seperti mitokondria) dari satu tempat ke tempat lain. Contoh dari kompleks holoenzim adalah holoenzim RNA polimerase II, yang membantu membuat DNA menjadi RNA. Protein yang berbeda mengikat RNA polimerase dan diperlukan untuk menemukan situs pengikatan DNA dan mengaktifkan polimerase.holoenzim

Ringkasan

Enzim adalah protein yang mengkatalisasi pembentukan produk dari substrat melalui situs aktif. Kofaktor membantu enzim mengkatalisasi reaksi kimia dan dapat berupa ion anorganik atau organik, molekul non-protein. Kofaktor dapat berupa ion anorganik atau non-protein, molekul organik, yang dikenal sebagai koenzim.

Apoenzim adalah enzim yang tidak memiliki kofaktor yang dibutuhkan. Holoenzim adalah enzim dengan kofaktor yang diperlukan; fungsinya sama dengan enzim. Holoenzim dapat terdiri dari banyak bagian yang lebih kecil yang disebut subunit. Protein lain dapat menempel pada enzim untuk membentuk kompleks holoenzim.

Loading...